Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kemarau Panjang, PDAM Denpasar Perluas Daya Tampung

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, I Putu Yasa
Bali Tribune / Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, I Putu Yasa

balitribune.co.id | Denpasar - Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar mulai melakukan langkah antisipasi menghadapi potensi krisis air akibat kemarau panjang. Meski produksi air bersih saat ini masih berjalan normal, penurunan debit sungai di sejumlah wilayah menjadi perhatian serius.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, I Putu Yasa, Rabu (7/10/2026), mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga ketersediaan air baku. Salah satunya dengan memperluas daya tampung long storage di kawasan Waribang dengan melakukan pengerukan pasir. “Sekarang kami siap-siap membuat alur air. Walaupun produksi masih normal, tetap kami antisipasi. Seandainya debit menyusut, kami sudah meminta bantuan alat kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida untuk mengeruk pasir yang ada di Waribang, sehingga daya tampung long storage lebih luas untuk produksi,” ujarnya.

Selain pengerukan, perumda juga menyiapkan armada mobil tangki sebagai langkah darurat apabila terjadi penurunan produksi. Mobil tangki disiagakan di kawasan Waribang maupun Blusung untuk memastikan kebutuhan air masyarakat tetap dapat dilayani jika kondisi memburuk.

Menurut Putu Yasa, kondisi sumber air saat ini perlu diwaspadai. Sejumlah sungai di daerah lain mulai mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.

Bahkan, kondisi estuari juga dilaporkan mengalami penurunan debit air. “Kami khawatir jangan sampai kejadian tahun 2015 terulang lagi. Waktu itu air di Denpasar sempat menyusut sampai 50 persen. Itu yang kami khawatirkan, karena daerah lain sungainya sudah mulai mengering,” ucapnya.

Kendati demikian, kondisi produksi air bersih di Denpasar hingga kini masih relatif normal. Perumda terus memantau kondisi sumber air untuk memastikan pelayanan kepada pelanggan tidak terganggu.

Gangguan juga terjadi pada sumber air di IPA Penet dan Petanu, namun menurut dia, masih dalam skala terbatas karena adanya perbaikan bendung karet. Di tengah kondisi tersebut, perumda mengimbau masyarakat supaya mulai menghemat penggunaan air.  “Kami imbau masyarakat jangan boros dalam penggunaan air. Kurangi pengeluaran air yang tidak bermanfaat, seperti penyiraman. Kondisi sungai sudah mulai menurun,” ucapnya sembari menyatakan pihaknya juga menyiapkan mobil tangki untuk pelayanan ke masyarakat jika nantinya ada kendala di wilayah Kota Denpasar.

wartawan
HEN
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gandeng PT KAI, Pemkab Badung Siapkan Moda Trem Penghubung Kuta hingga Canggu

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menandatangani Naskah Kesepakatan Bersama rencana pengembangan perkeretaapian di Kabupaten Badung, Selasa (1/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.