Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komisi II DPRD Bali Gelar Rapat Koordinasi UMP 2027

DPRD
Bali Tribune / rapat koordinasi yang digelar Komisi II DPRD Provinsi Bali terkait rencana UMP Bali dan upah minimum sektoral pariwisata tahun 2027 yang berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Bali, Selasa (15/9/2026)

balitribune.co.id | Denpasar - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah instansi pemerintah, organisasi pengusaha, serta asosiasi pariwisata dalam rangka menyerap aspirasi dan masukan terkait rencana upah minimum provinsi (UMP) Bali tahun 2027 dan upah minimum sektoral pariwisata tahun 2027 yang berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Bali, Selasa (15/9/2026). Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih menjelaskan, mekanisme penetapan upah memiliki formula yang ditentukan pemerintah pusat. 

Menurutnya, Dewan tidak menolak kenaikan UMP, namun diharapkan kenaikan tersebut benar-benar meningkatkan kesejahteraan pekerja tanpa diikuti kenaikan harga bahan pokok. "Kenaikan tersebut (UMP) harus terukur," ujarnya.

Pihaknya mengingatkan risiko jika kenaikan upah ditetapkan terlalu tinggi tanpa mempertimbangkan kemampuan perusahaan atau pemberi kerja. Pasalnya, kenaikan biaya tenaga kerja akan berpotensi membuat pengusaha menaikkan harga produk atau jasa. 

Kondisi tersebut dikhawatirkan akan berdampak pada kenaikan harga barang dan jasa. Hal itu akan membuat manfaat kenaikan upah tidak sepenuhnya dirasakan oleh pekerja. "Misalnya UMP naik Rp5,2 juta kemampuan pengusaha untuk membiayai itu tidak mampu, terjadi PHK (pemutusan hubungan kerja)," katanya. 

Ia pun menyampaikan terkait upah minimum sektoral pariwisata di Bali yang saat ini diterapkan di Kabupaten Badung. Pria yang akrab disapa Ajus Linggih menyampaikan agar terdapat pembedaan perlakuan upah sesuai karakter investasi. 

Sebelumnya saat Rapat Paripurna beberapa waktu lalu di hadapan Gubernur Bali, Dewan Bali tidak hanya mendorong kenaikan UMP bagi pekerja di Bali pada tahun 2027. Dewan Bali pun meminta Pemerintah Provinsi Bali untuk menjaga harga pangan supaya tidak mengalami kenaikan seiring kenaikan UMP untuk menjaga daya beli masyarakat.

wartawan
YUE
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.