Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lapastik Bangli Bina 377 Napi

Bali Tribune/ Kepala Lapas Narkotika Bangli, Arif Rahman
balitribune.co.id | Bangli - Lembaga Pemasyarakatan Narkotika ((Lapastik) Bangli yang berlokasi di Banjar Buungan, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Bangli berkapasitas 468 orang. Saat ini baru terisi 377 napi narkoba, 12 orang di antaranya warga negara asing (WNA).
 
Tidak ada persyaratan khusus napi dari Lapas lain ditempatkan di sini sehingga sewaktu-waktu Lapastik bisa menerima kiriman napi atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) dari Lapas dan Rutan di Bali. 
 
“Yang dibina di sini yakni napi yang memang diputus menjalani masa hukum di Lapastik dan napi kiriman dari Lapas lainnya. Masa hukumnya beraneka ragam dari tahunan, belasan tahun sampai hukuman seumur hidup. Napi-napi tersebut dipindahkan ke Lapastik Bangli lantaran di tempat awal terjadi over kapasitas,” ujar Kepala Lapastik Bangli Arif Rahman.
 
Mengenai alasan pemindahan napi tersebut, Arif Rahman mengaku tidak tahu karena itu kebijakan dari Lapas yang bersangkutan. Kalau Lapas Kerobokan, alasan pemindahan dilakukan karena di sana sudah over kapasitas. 
 
“Namun jika ada alasan lain, akan lebih pas jika ditanyakan langsung ke pihak Lapas Kerobokan. Bagi kami di sini, kalau ada kiriman napi dan kapasitas masih memadai tentunya kita terima,” ujarnya.
 
Arif Rahman yang sudah 3 tahun memimpin di Lapas Narkotika mengungkapkan, napi kasus narkoba di Bali nantinya akan dipusatkan di Lapastik Bangli. Sehingga secara bertahap dilakukan pemindahan dari Lapas ataupun Rutan yang lainnya ke Lapastik Bangli. Apalagi sejauh ini kapasitas tampungnya masih memadai.
 
Diuraikannya, napi kiriman akan menjalani pemerikasaan sebelum bergabung dengan penghuni lainnya di Lapastik. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap, untuk memastikan napi tidak membawa barang-barang yang dilarang masuk areal Lapastik. Pemeriksaan barang bawaan dilakukan secara saksama, pemeriksaan dengan manual serta dibantu alat body scanner. 
 
“Napi yang baru masuk tidak langsung digabung dengan napi yang ada di sini. Napi yang baru akan melalui tahapan orientasi selama dua minggu," sebutnya.
 
Perihal sempat terjadinya kegaduhan di Lapas Narkotika Bangli belum lama ini, berujung pada pemindahan sejumlah napi ke Nusa Kambangan. Napi-napi tersebut sejatinya baru dipindahkan ke Lapas Narkotika. Setelah melalui berbagai pertimbangan napi tersebut akhirnya dilayarkan bersama sejumlah napi Lapas Kerobokan ke Nusa Kambangan.
 
Ditambahkan pula, pihaknya memiliki komitmen bagaimana napi mendapatkan hak-haknya. “Kami pastikan tidak adanya pungutan liar, warga binaan tidak membayar sesuatu untuk pemenuhan hak yang sejati wajib mereka terima. Warga binaan berhak atas pengajuan remisi, pelayanan kesehatan. Begitu pula hak para keluarga warga binaan,” tegasnya.
 
Lanjutnya, Lapas Narrkotika harus bebas dari peredaran handphone, peredaran dan penggunaan narkoba, maupun pungutan liar. Jika sampai ketahuan maka akan ada sanksi tegas bagi para pelanggar, tidak hanya napi namun jika pegawai juga terlibat maka akan diproses. 
 
"Jika ada yang melanggar sudah pasti dikenakan sanksi sesuai kode etik petugas pemasyarakatan serta Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN)," terangnya.
 
Di sisi lain, Lapas Narkotika terbilang produktif yang mana kegiatan pembinaan kreatifitas napi beragam, mulai dari pertanian, perikanan, peternakan, kerajian hingga memiliki band music. 
 
Arif Rahman mengungkapkan, kegiatan ini tidak hanya untuk mengisi keseharian napi, namun diharapkan saat keluar dari Lapas para napi memiliki bekal. “Kemampuannya membuat sokasi dari koran bisa dilanjutkan nantinya, bisa membuka usaha sendiri. Begitu pula dengan kegiatan lainya,” sebutnya.
 
Diakui, untuk saat hasil kerajinan dari koran bekas para napi cukup laris. Hasil kerajinan dipasarkan oleh keluarga para napi dan para pegawai juga ikut mempromosikan. Sesekali hasil kerajinan para napi diikutkan dalam pameran. “Ini tidak terlepas dari dukungan para keluarga napi. Dengan adanya kegiatan ini, pola pikir terarah untuk kegiatan positif. Kegiatan ini dilakukan dilakukan di seruluh lembaga pemasyarakatan, hanya kegiatan yang diambil berbeda sesuai dengan potensi yang ada,” kata Arif Rahman.
 
Belum lama ini, para napi mengikuti pelatihan budidaya ikan air tawar, dan melibatkan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli. Dalam waktu dekat juga akan dilakukan pelatihan sablon. “Beberapa kegiatan pelatihan kami melibatkan pihak ketiga. Termasuk, untuk tiga band yang telah dibentuk sebelumnya juga telah rekaman album, ya tinggal menunggu waktu untuk produksi,” tutupnya. 
 
wartawan
Agung Samudra
Category

Perempuan Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Rekannya Histeris

balitribune.co.id | Gianyar - Temuan penghuni rumah kos dalam kondisi tak bernyawa sempat riuhkan suasana  lingkungan di Jalan Raden Wijaya Gang II Nomor 6A, Lingkungan Candibaru, Kelurahan Gianyar, Kecamatan/Kabupaten Gianyar. Korban diketahui bernama Ni Putu Ayu Adi (47) dan diduga meninggal karena sakit.

Baca Selengkapnya icon click

Cegah Perundungan, Forum PUSPA Bangli Sosialisasi Sekolah Aman di SMPN 3 Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Ketua Forum Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPA) Kabupaten Bangli, Ny. Suciati Diar, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Pencegahan Bullying pada Satuan Pendidikan Tahun 2026 di SMP Negeri 3 Bangli, Kamis (24/9/2026). Kegiatan ini mengusung tema "Mewujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman untuk Pendidikan Bermutu untuk Semua."

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gebyar Literasi Denpasar ke-2 Siap Digelar Oktober

balitribune.co.id | Denpasar - Menyusul kesuksesan gelaran perdana, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kembali menggelar Gebyar Literasi (GELIS) kedua tahun ini pada 2–3 Oktober 2026. Acara yang mempertemukan pelajar, penulis, dan pegiat literasi ini akan dipusatkan setiap hari pukul 08.00–17.00 WITA.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Bangli Genjot Percepatan Verval KDMP, 18 Unit Dinyatakan Layak dengan Catatan Perbaikan

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli terus memacu percepatan verifikasi dan validasi (verval) fisik, gerai, pergudangan, hingga kelengkapan sarana dan prasarana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Langkah krusial ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Percepatan Verval Pembangunan Fisik, Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan KDMP yang berlangsung di Gedung Bukti Mukti Bhakti, Kantor Bupati Bangli, Kamis (24/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Capaian Rendah, Komisi III DPRD Bangli Desak Evaluasi Realisasi Retribusi Parkir

balitribune.co.id | Bangli - Realisasi retribusi parkir di Kabupaten Bangli menuai sorotan tajam dari Komisi III DPRD Bangli saat rapat kerja bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangli, Kamis (24/9/2026). Dewan menilai Dishub kerap gagal memenuhi target pendapatan yang ditetapkan setiap tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.