Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Libur Akhir Tahun, Berwisata di Dalam Negeri Tak Kalah Menarik

Bali Tribune/Meta Rostiawati (kiri)

balitribune.co.id | Denpasar - Momen akhir tahun tentu menjadi salah satu yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang untuk menikmati libur panjang. Bagi sebagian orang, merencanakan liburan akhir tahun tak perlu jauh-jauh pergi keluar negeri. Pasalnya Indonesia senantiasa menyimpan banyak destinasi menarik yang terbentang dari barat hingga timur. Mengenai destinasi lokal di Indonesia, Meta Rostiawati, Head of PR & Communications dari OYO Hotels and Homes, Indonesia mengatakan bahwa tren berlibur ke destinasi lokal di Indonesia juga semakin meningkat seiring dengan kemudahan akses informasi seputar liburan dan ketersediaan berbagai akomodasi. 

"Momen libur panjang akhir tahun menjadi salah satu momen yang tepat untuk menjelajah indahnya destinasi wisata lokal di Indonesia," katanya dalam siaran persnya, Minggu (29/12)

Berdasarkan data internal OYO, 5 daerah ini termasuk destinasi yang ramai dikunjungi oleh pelancong dengan rata-rata okupansi jaringan hotel ini di wilayah tersebut mencapai 60%, terutama pada momen-momen libur panjang, dengan rata-rata durasi menginap selama 3 hari. Tak hanya karena menyimpan destinasi wisata yang tidak biasa, namun juga didukung oleh wisata kuliner dan budaya. Lima daerah tersebut tersebar dari barat hingga timur, yaitu Medan, Sukabumi, Solo, Nusa Penida (Bali), dan Manado,” jelas Meta. 

Kata dia, dari wilayah barat Indonesia bisa eksplor budaya di Medan. Tidak hanya identik dengan kenikmatan duriannya, Medan ternyata menyimpan ragam wisata yang tidak kalah menarik dengan kota-kota lain di Pulau Sumatera. "Ketika membicarakan objek wisata sekitar Kota Medan, aneh rasanya jika tidak membahas soal Danau Toba. Masih banyak destinasi lain yang bisa dikunjungi di Medan yakni bangunan-bangunan artistik dan wisata religi," katanya. 

Kemudian adalah Sukabumi. Dibukanya Jalan Tol Bocimi (Bogor Ciawi Sukabumi) kini semakin memudahkan perjalanan ke kota yang letaknya hanya 1 jam dari Jakarta via tol ini. Sukabumi telah menjadi kota yang menyimpan banyak destinasi wisata alam yang memukau dan didominasi air terjun. Beberapa curug yang bisa dikunjungi antara lain Curug Sodong, Curug Larangan, Curug Cikaso, Curug Cigangsa dan Curug Cikanteh. Jika mau mencoba eksplorasi keindahan alam lain, beberapa pilihan destinasi yang bisa dikunjungi antara lain Jembatan Gantung Situ Gunung, Pantai Karangbolong, Gua Buniayu, dan Tebing Panenjoan. 

Selanjutnya adalah Solo yang menawarkan wisata kuliner sampai puas. Solo dikatakan Meta bisa menjadi destinasi yang tepat untuk dikunjungi. Beragam variasi makanan khas yang tersedia di Kota Solo seakan menutupi minimnya spot wisata di kota batik ini. Meski tidak sebanyak Yogyakarta untuk pilihan wisatanya, tidak ada salahnya untuk mengkhususkan waktu liburan berkuliner sambil mengunjungi beberapa situs sejarah dan budaya di Solo. 

Selain itu bisa mencoba menjadi backpacker sejati di Nusa Penida. Jika selama ini wisatawan selalu berkutat di Bali, tidak ada salahnya menyebrang ke pulau kecil di sekitarnya. Untuk para pecinta alam, Nusa Penida bisa menjadi pilihan. Wilayah yang dinyatakan sebagai destinasi backpacker nomor satu tahun 2020 oleh Hostelworld, wilayah tenggara Bali ini memiliki pesona wisata yang menarik. Karena jarak antara satu tempat wisata dengan tempat yang lain lumayan dekat, ada dua pilihan tipe wisata di Nusa Penida, antara lain pulang-pergi dengan kapal cepat atau menginap di sana. Pulau ini pun juga menyediakan sewa motor dan mobil yang dapat dengan mudah ditemui di setiap dermaga pelabuhan. Inilah alasan Nusa Penida cocok untuk wisatawan yang memiliki jiwa petualang dan penjelajah. 

Dijelaskan Meta, ada tiga kegiatan yang bisa dilakukan antara lain menyusuri ujung selatan, bagian barat, dan sisi timur Nusa Penida. Di bagian ujung selatan dan bagian barat, ada Air Terjun Peguyangan, Pantai Kelingking, dan Pasir Uug yang bisa disambangi. Selain itu, menjemput sunrise di Pantai Atuh dan bersantai di Pantai Suwehan bisa dilakukan di sisi timur pulau ini. Dari Bali, jarak waktu yang ditempuh menuju pulau ini hanya dalam waktu 1 jam menggunakan perahu. 

Ditambahkannya, jika dibanding Bali atau Lombok, Manado mungkin masih kalah tenar sebagai destinasi yang dituju untuk menikmati pantai dan laut Indonesia. Padahal wilayah yang terletak di bagian utara Pulau Sulawesi ini punya sejuta pesona dan panorama alam yang menakjubkan dan masih banyak yang tersembunyi. Tidak hanya Bunaken, berbagai spot wisata yang bisa dikunjungi antara lain Pulau Siladen, Pulau Manado Tua, Pasir Timbul Nain, Taman Laut Pulau Tumbak, dan Pulau Lihaga. Di momen tahun baru, jangan lupa juga untuk melewati jembatan ikonik kota Manado-Jembatan Soekarno untuk menikmati kembang api. Mencoba kuliner Manado juga sebuah keharusan. Beberapa yang harus dicoba antara lain cakalang fufu, woku belanga, pisang goreng goroho, dan klapertart asli dari Manado. 

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Bupati Pastikan Jalan Lingkar Barat dan Jalan Tembus Unud-Ungasan Berproses

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kuta Selatan guna mengatasi persoalan kemacetan yang semakin meningkat, khususnya di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri puncak Karya Nyawa Wedana Utama di Wantilan Nusa Bangsul, Desa Adat Ungasan, Kuta Selatan, Minggu (31/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

175 PNS Pemkab Klungkung Dilantik

baitribune.co.id I Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung menggelar upacara Penyerahan Keputusan Bupati tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024, Pengambilan Sumpah PNS, serta Pelantikan Jabatan Fungsional Teknis dan Kesehatan. Kegiatan ini diawali dengan prosesi ritual Mejaya-jaya di Pura Jagatnatha dan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, pada Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Klaim Lahan hingga Bibir Pantai, Desa Adat Sumberkima Babat Mangrove Tanpa Izin

balitribune.co.id | Singaraja - Aktivitas penebangan pohon mangrove serta dugaan reklamasi di kawasan pesisir Banjar Dinas Mandarsari, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, memicu polemik antara pihak Desa Adat dengan masyarakat nelayan setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.