Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lilipaly Akhiri Puasa Gol

Stefano Lilipaly
Stefano Lilipaly asyik menggendong anaknya di hadapan sang istri tercinta.

BALI TRIBUNE - Nama Stefano Lilipaly benar-benar jadi perbincangan di laga Minggu malam kontra Arema FC, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar. Setelah sebelumnya banyak pihak yang cukup kecewa dengan penampilannya, namun tidak untuk laga malam itu. Fano—sapaan akrab Lilipaly akhirnya mampu mengakhiri paceklik golnya. Tak tanggung tanggung, dua gol dia cetak ke gawang Arema FC yang dikawal Dwi Kuswanto.

Meski sebelumnya selalu kesulitan mencetak gol akhirnya Lilipaly bisa membuktikan kalau dia pantas dipercaya untuk turun bermain. Dua golnya ke gawang Arema seolah menegaskan kualitas pemain Indonesia berdarah Belanda tersebut.

"Saya tentu senang akhirnya bisa mencetak gol setelah sebelumnya beberapa peluang yang gagal saya manfaatkan menjadi gol. Saya hanya terus berusaha dan yakin akan gol itu akan hadir. Hari ini bisa dibilang hasil kerja keras saya selama ini ditambah dukungan dari rekan-rekan di tim serta tim pelatih," ungkap Fano.

Kehadiran keluarga dalam laga kontra Arema, ternyata mempengaruhi performa Fano di laga tersebut. Kehadiran istri serta anaknya seolah memberinya motivasi berlipat untuk tampil lebih baik dari sebelumnya.

"Rasanya sangat sulit berada jauh dari istri dan anak. Semenjak anak saya lahir, kami harus berpisah karena saat ini saya harus bermain di Timnas lalu setelah itu di Bali United. Saya tentunya sangat bahagia akhirnya mereka bisa datang dan tinggal di Bali bersama saya," ucap Lilipaly penuh bahagia.

Tidak bisa dipungkiri bila kerinduan Fano terhadap istri dan anaknya begitu terpancar. Saat proses marching, Fano terlihat menggendong anaknya yang baru berusia empat bulan. Lalu begitu laga berakhir, Fano buru buru menghampiri istri dan kembali menggendong sang anak tercinta.

Laga lawan Arema itu memang membuktikan bila seorang Stefano Lilipaly bukan hanya seorang pemain yang hebat, tapi juga seorang suami dan ayah yang penyayang. Selamat Fano!.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

370 Calon Paskibraka dan Paskibra Badung Ikuti Gelar Pasukan

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 370 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung dan Paskibra Kecamatan se-Kabupaten Badung mengikuti gelar pasukan di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan pengibaran bendera Merah Putih pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Burung Derkuku: Lestarikan Warisan Tradisi Leluhur

balitribune.co.id | Negara - Suara derkuku bersahutan dari gantangan di Taman Sangkur, Kelurahan Banjar Tengah, Negara, Minggu (9/8/2026). Puluhan sangkar berjajar, sementara para penghobi menunggu suara burung masing-masing mengalun. Bukan sekadar ramai oleh bunyi, setiap suara yang terdengar menjadi bagian dari penilaian untuk menentukan kualitas irama dan keindahan nada.

Baca Selengkapnya icon click

PAW KORPRI Denpasar Dikukuhkan, DPN Apresiasi "Sembagi Arutala" untuk Lindungi Pekerja Rentan

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) KORPRI, Prof. Dr. Zudan Arif Fahrulloh, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Pemerintah Kota Denpasar dan KORPRI Kota Denpasar dalam mengimplementasikan program gotong royong kepedulian sosial bertajuk "Sembagi Arutala".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAD Tak Baik-Baik Saja, Pencairan Dana Hibah di Bangli Tersendat

balitribune.co.id | Bangli - Rapat gabungan antara DPRD Bangli dan jajaran eksekutif yang digelar secara tertutup pada Jumat (7/8/2026) berjalan memanas. Pasalnya, sebagian besar dana hibah yang bersumber dari pokok-pokok pikiran (pokok-pokok pikiran/pokir) dewan hasil penjaringan aspirasi masyarakat saat reses tak kunjung cair.

Baca Selengkapnya icon click

Tokoh Adat Desa Subaya Tewas Terperosok ke Jurang Saat Cari Kayu Bakar

balitribune.co.id | Bangli - Nasib tragis menimpa Jro Bau Wayan Asung (75), seorang tokoh masyarakat asal Banjar/Desa Subaya, Kecamatan Kintamani, Bangli. Pria yang menjabat dalam struktur kepemimpinan adat Ulu Apad tersebut ditemukan meninggal dunia setelah terperosok ke jurang sedalam kurang lebih 75 meter saat mencari kayu bakar di kawasan hutan setempat, Sabtu (8/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.