Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lulusan OTC Bali Terserap di Industri Perhotelan Dalam dan Luar Negeri

vokasi
Bali Tribune / saat wisuda lulusan lembaga pendidikan tinggi vokasi dan pelatihan profesional di bidang perhotelan serta kapal pesiar atau OTC Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Lulusan lembaga pendidikan tinggi vokasi dan pelatihan profesional di bidang perhotelan serta kapal pesiar atau OTC Bali (Overseas Training Center Bali) diminati dunia industri khususnya perhotelan di luar negeri dan hotel berbintang di dalam negeri. Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Mada Werdi Utama/Owner OTC Bali, I Wayan Rediyasa saat Wisuda X Peserta Latih OTC Bali di The Meru, Sanur, Denpasar, Senin (29/9). Wisuda tahun ini mengusung tema “Madara Kiran Abhinaya”, dengan semangat Menyalakan Cahaya Kompetensi, Mengukir Masa Depan Gemilang. 

Kata dia, tema ini menjadi simbol harapan dan energi bagi seluruh lulusan untuk membawa cahaya kompetensi ke mana pun mereka melangkah. Cahaya tersebut bukan hanya untuk menerangi perjalanan pribadi, tetapi juga untuk memberikan manfaat bagi organisasi, industri, masyarakat, dan bangsa.

Wisuda OTC Bali Tahun 2026 merupakan momentum penting untuk merayakan keberhasilan para peserta yang telah menyelesaikan program pelatihan dan memenuhi persyaratan kelulusan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, lebih dari sekadar seremoni, wisuda adalah perayaan atas perjuangan, ketekunan, dan keberanian para lulusan dalam membangun kompetensi serta mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja dan menapaki perjalanan profesional. 

OTC Bali mewisuda 600 orang wisudawan dan wisudawati, para lulusan Overseas Training Center Bali ini bukan hanya membawa sertifikat kelulusan, tetapi juga membawa harapan, pengalaman, keterampilan, dan semangat untuk memberikan kontribusi nyata bagi industri pariwisata dan hospitality. "OTC Bali 12 tahun sudah mengabdi untuk negeri ini meningkatkan kompetensi SDM Bali. Ribuan lulusan sudah memiliki pengalaman di luar negeri," jelasnya. 

Sebagai lembaga pelatihan yang berkomitmen mengembangkan sumber daya manusia berkompetensi dan berdaya saing global, OTC Bali menempatkan pelatihan berbasis kompetensi sebagai landasan dalam mempersiapkan para lulusannya. Proses pelatihan tidak hanya diarahkan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan sikap profesional, integritas, disiplin, kemampuan berkomunikasi, dan kesiapan menghadapi tuntutan industri yang terus berubah. 

Kompetensi menjadi bermakna ketika diwujudkan dalam tindakan nyata. Pengetahuan harus diterapkan dengan tepat, keterampilan harus dilaksanakan dengan kecermatan, dan sikap profesional harus tercermin dalam setiap keputusan serta perilaku kerja. Inilah bekal yang diharapkan mampu dibawa oleh para lulusan OTC Bali ke dalam dunia profesional. 

Industri pariwisata dan hospitality membutuhkan individu yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, keramahan, dan kemampuan membangun kepercayaan. Setiap pelayanan merupakan kesempatan untuk menunjukkan kualitas kompetensi. Setiap interaksi merupakan kesempatan untuk memberikan pengalaman yang bermakna. Setiap tantangan merupakan kesempatan untuk membuktikan bahwa seorang profesional mampu terus belajar, beradaptasi, dan memberikan yang terbaik. 

Lebih lanjut Rediyasa mengatakan, sesuai dengan visi OTC Bali, maka ada tiga pesan penting yang dititipkan kepada lulusan. "Berdasarkan tema yang kita usung kali ini yaitu Madara Kiran Abhinaya, pertama miliki semangat baru (Madara). Jangan pernah puas dengan apa yang sudah diraih hari ini. Jadilah pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner). Setiap tempat kerja baru adalah ruang kelas baru untuk kalian bertumbuh. Kedua, jadilah cahaya (Kiran). Di mana pun kalian ditempatkan nanti, baik di hotel berbintang, kapal pesiar mewah, atau saat membangun usaha sendiri, jadilah solusi, bukan masalah. Pancarkan aura positif, integritas, dan etos kerja yang tinggi. Bersinarlah melalui dedikasi kalian. Yang ketiga, tunjukkan kemampuan dengan berani (Abhinaya). Jangan ragu untuk berinovasi. Jangan takut salah selama kalian berniat untuk belajar. Tampilkan kompetensi terbaik kalian dengan rasa percaya diri. Dunia membutuhkan keahlian dan keberanian kalian," pesannya. 

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Suparto turut hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, OTC merupakan mitra strategis bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dalam hal ini Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus karena lembaga-lembaga kursus dan pelatihan di Indonesia memiliki peran strategis dan signifikan terutama untuk menjawab bagaimana dunia usaha serta industri mesti diwarnai oleh anak-anak bangsa. 

"OTC adalah salah satu lembaga yang memberikan kompetensi-kompetensi yang diperlukan oleh dunia usaha dan dunia industri, sekaligus juga memberikan kesempatan bagi anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah untuk mendapatkan pelatihan-pelatihan yang memang dibutuhkan," ujarnya. 

wartawan
YUE

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengadaan LPJU dengan Skema KPBU, Dewan Minta Proses Dikawal

balitribune.co.id | Denpasar - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Program JKN Jamin 29,7 Juta Kasus Penyakit Jantung dengan Pembiayaan Rp17,35 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pendekatan Value-Based Health Care. Pendekatan tersebut menempatkan health outcomes dan total biaya sepanjang siklus pelayanan sebagai dasar dalam menciptakan nilai bagi peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.