Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mencari Cawapres

Bali Tribune

BALI TRIBUNE - Dalam ketidakmenentuan politik, kita bisa menemukan rumus sosial yang mendekati kepastian. Meski tahapan proses Pilpres baru akan berlangsung Agustus 2018 mendatang, namun figur Capres hampir pasti sudah terang di hadapan pemilih: Jokowi dan Prabowo. Rival lama yang masih terus menguat itu sudah berada pada posisi berhadapan dalam satu garis kantinum yang bernama posisi dan oposisi. Relasi antagonis itu sudah tercipta sejak Jokowi naik tahta tiga tahun lalu. Hal yang masih menjadi diskusi publik adalah figur Wapres yang bakal mendampingi kedua tokoh. Bahkan, bagi partai pengusung pun, ketidakmenentuan figur Cawapres masih diliputi kabut politik. Sebab, figur Wapres yang tepat, menentukan lebih dari separoh indikator penentu kemenangan Pilpres. Parpol pengusung dan pendukung Jokowi saat ini harus bekerja keras untuk memilih figur Cawapres dengan berbagai kriteria. Yang jelas, sebagai tokoh nasionalis yang cenderung dengan kebijakan yang jauh dari haluan kanan, Cawapres paling tepat adalah yang berasal dari Parpol atau golongan kanan (golongan agama). Kepadanya diharapkan menarik gerbong pemilih muslim santri yang luar biasa besar. Secara geopolitik, figur pendamping Jokowi bisa jadi ditarik dari tokoh luar Jawa guna mengulang kesuksesan Pilpres 2014 bersama Jusuf Kalla. Latar belakang sipil-militer juga tentu menjadi pertimbangan agar menghadirkan kombinasi ideal untuk memenangkan kontestasi. Akan tetapi, perkembangan politik kesenian menunjukkan akan ada rivalitas internal parpol pengusung dalam merebut posisi Wapres. Muhaimin Iskandar (PKB), Airlangga Hartarto (Golkar), Rumohurmuzi (PPP), Surya Pallo (NasDem) serta Agus Harimurti Yudhoyono (Demokrat) masuk dalam bursa itu. Dari nama-nama tersebut, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tampaknya lebih ideal sebagai pendamping Jokowi karena memenuhi ketiga kriteria di atas. Kecenderungan mendampingkan Jokowi dan AHY juga kian menguat dengan adanya pertemuan Menko Polhukam, Wiranto dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Umum Partai Demokrat kemarin. Spekulasi itu berkembang juga berdasarkan analisis politik kombinatif dengan sebanyak mungkin elemen penguat dan pengait. Namun, jika itu terjadi maka diprediksi Parpol pengusung Jokowi akan retak, terutama PKB yang saat ini sangat getol 'menjual' ketuanya, Muhaimin Iskandar untuk mendampingi Jokowi. Analisis ini berdasarkan perkembangan terbaru dimana internal PKB mematok kombinasi Jokowi-Muhaimin sebagai harga mati karena telah berjasa menggiring Islam Santri memenangkan Jokowi pada Pilpres 2014 lalu. Bagaimana dengan Prabowo? Soliditas Gerindra, PKS dan PAN, ditambah massa PBB yang diperkirakan menampung ormas Islam Kanan, ditambah kader turunan Masyumi, PSII, dan lain-lain, masih sangat solid. Bila keretakan di parpol pengusung Jokowi terjadi, maka ada kecenderungan PKB mengubah haluan ke Prabowo. Analisis ini dengan asumsi bahwa poros ketiga gagal terbentuk. Prabowo yang mengantongi dukungan seperti itu, diyakini akan terseret dalam dua pilihan untuk mendampingi dirinya: kader PKS (Ahmad Heriawan) atau PAN (Zulkifli Hasan). Sedangkan PKB mengalami kelemahan dalam posisi tawar karena baru bergabung dalam koalisi. Atau bisa juga figur Muhaimin diyakini bisa mengubah peta itu jika PAN dan PBB tertarik membentuk poros baru bersama Partai Demokrat. Jika yang terakhir ini terjadi, maka peta koalisi teracak lagi dan pendamping Jokowi bisa ditarik dari tokoh non parpol yang memiliki elektabilitas tinggi seperti Mahfud MD. Demikianlah bandul politik itu bergerak mencari  Cawapres  menurut kekuatan parpol dan energi politik yang melekat pada figur.

wartawan
Mohammad S. Gawi
Category

Bayang-Bayang Kepunahan, Disbudpar Buleleng Gaet Anak Muda Lestarikan Wayang dan Prasi

balitribune.co.id | Singaraja – Upaya menjaga keberlanjutan kesenian tradisional Bali di tengah minimnya minat generasi muda terus dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng. Salah satunya melalui pergelaran Lomba Berbasis Tradisi dan Budaya Masyarakat Bali yang melibatkan pemuda dari sembilan kecamatan.

Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus Kencang di Nusa Penida, Wisatawan Asal Malaysia Tewas saat Diving

balitribune.co.id | Semarapura – Musibah terseret arus saat beraktivitas diving kembali menelan korban jiwa di perairan Nusa Penida, Klungkung. Seorang wisatawan mancanegara (WNA) asal Malaysia, Siti Nuraini Binti Rusidi (40), meninggal dunia usai menyelam di perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Rabu (16/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sukses Raih 18 Prestasi, Tabanan Perkuat Ekosistem Budaya di Utsawa Dharma Gita Bali XXXIII

balitribune.co.id | Tabanan - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Kabupaten Tabanan dalam ajang Utsawa Dharma Gita (UDG) Bali XXXIII Tahun 2026 yang berlangsung pada 11–16 September 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya (Art Center), Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wali Kota Jaya Negara Apresiasi Capaian Duta Seni Kota Denpasar di PKB ke-48

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengapresiasi capaian para Duta Seni Kota Denpasar yang telah tampil dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 Tahun 2026. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri evaluasi pelaksanaan PKB ke-48 bersama pembina seni, koordinator seni, serta para seniman Duta Kota Denpasar di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Rabu (16/9/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus PO Emas Divine Gems Tembus Miliaran Rupiah, OJK Bali Tekankan Prinsip 2L

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penipuan yang menyeret toko perhiasan Divine Gems and Jewellery di Pertokoan Duta Wijaya, Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar, menjadi pengingat bagi masyarakat Bali untuk lebih waspada terhadap tawaran investasi dengan iming-iming keuntungan yang tidak masuk akal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.