Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Merawat Mobil Daihatsu Selama PSBB

Bali Tribune/ Merawat Mobil Daihatsu.
Balitribune.co.id |  SAAT pemerintah memberlakukan peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), banyak dari kita melakukan pekerjaan dari rumah (WFH), yang membuat rutinitas kegiatan juga berubah.
 
Berhentinya rutinitas harian ini membuat kendaraan, khususnya mobil yang biasa kita gunakan sehari-hari akan terpakir di garasi rumah. Pada sisi lain, mobil tetap membutuhkan perawatan karena ditakutkan tidak dalam kondisi optimal jika tidak digunakan dalam waktu yang lama.
 
Sementara kita mengetahui bahwa mobil pribadi jadi kendaraan untuk bepergian dengan aman khususnya di kala darurat, seperti membeli kebutuhan pokok dan medis. Kali ini Daihatsu membagikan tips agar mobil tetap dalam kondisi baik selama tidak digunakan.
 
Panaskan mobil paling tidak 1-2 kali dalam seminggu untuk menjaga daya yang tersimpan pada aki. Mobil yang tidak dipakai mengalami pengurangan daya sekitar tiga persen dari kapasitas dalam kurun tertentu. Saat memanaskan mobil di garasi rumah, pastikan juga agar asap knalpot mobil tidak mengarah langsung ke dalam rumah.
 
Wiper dapat diangkat apabila mobil diparkir di area parkir terbuka. Ketika suhu panas di luar, karet wiper akan lebih cepat rusak ketika terus menempel pada kaca mobil. Namun sahabat tidak perlu mengangkat wiper apabila mobil diparkir di garasi rumah yang teduh.
 
Area parkir di garasi rumah menjadi pilihan terbaik. Bagi Sahabat yang tidak memarkir di garasi, pastikan mobil tidak diparkir di area yang terkena matahari dan dijemur langsung, karena dapa t membuat cat mobil menjadi pudar dan kusam. Pastikan juga lokasi parkir tersebut juga aman dan terpantau. Tambahkan kunci setir kendaraan bila diperlukan.
 
Tekanan angin pada ban dapat berkurang apabila kendaraan diparkir dalam waktu lama terlebih di garasi berlantai keramik. Sahabat dapat menambahkan tekanan angin paling tidak sekitar lima persen dari tekanan angin normalnya. Sahabat juga dianjurkan untuk menggerakan kendaraan maju-mundur paling tidak seminggu sekali agar beban kendaraan pada permukaan bidang ban dapat bertumpu secara merata, sehingga kerusakan ban akibat deformasi dapat dicegah.
 
Transmisi dan rem tangan juga tidak luput untuk diperhatikan. Demi keamanan, aktifkan rem tangan sekalipun parkir di bidang jalan yang rata. Khusus untuk mobil transmisi automatic, pastikan ada di posisi P (Parking) untuk mencegah mobil bergerak saat parkir.
 
Kebersihan mobil dapat dijaga dengan mencuci sisi eskterior dan membersihkan interior mobil paling tidak seminggu sekali. Pastikan setiap sudutnya dicuci bersih agar terbebas dari kotoran, terlebih ada virus atau bakteri yang menempel.
 
"Lewat sharing tips ini, Sahabat dapat menjaga dan merawat mobil Daihatsu kesayangan di rumah selama tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama. Jangan lupa untuk bisa menerapkan tips ini agar mobil tetap dalam kondisi yang baik dan optimal ketika akan digunakan kembali," ujar Bambang Supriyadi selaku Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor.
wartawan
Hendrik B Kleden
Category

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.