Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mudarta Bakal Digusur?

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Made Mudarta (kanan) didampingi Sekretaris Wayan Adnyana, saat memberikan keterangan pers.

     BALI TRIBUNE - Setelah Partai Golkar, giliran Partai Demokrat Bali dipastikan akan menghadapi prahara internal jelang Pileg 2019. Pasalnya dari kabar yang berkembang, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) justru sudah mengantongi nama Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, untuk menggusur Made Mudarta. =============lead============= Menariknya, sinyalemen ini justru tak ditampik oleh Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Putu Supadma Rudana (PSR), ketika dikonfirmasi melalui saluran telepon, di Denpasar, Senin (14/1). Menurut dia, SBY memang sudah mempersiapkan nama sebagai Plt Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali. “Prinsipnya, Bali menjadi perhatian serius Pak SBY. Bali termasuk daerah yang dievaluasi. Memang nama Pak Mudarta dipastikan akan segera diganti. Sudah disiapkan Plt," kata PSR, yang juga anggota Komisi X DPR RI. Disebutkan, sesuai hasil survei Roda Tiga Konsulting (RTK), ditemukan sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian serius di Partai Demokrat Bali. Mulai dari pemasangan atribut yang sangat terbatas hingga mesin partai yang belum bekerja optimal jelang Pemilu 2019. "Kondisi ini membuat kader jadi bingung, bahkan para caleg akhirnya berjalan sendiri-sendiri," tandas anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini. PSR menambahkan, saat ini juga ada kesan lesunya gebrakan DPD Partai Demokrat Provinsi Bali. Salah satu alasannya, karena Mudarta selaku Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, justru tak maju sebagai caleg. “Jadi kondisi ini tak boleh dibiarkan berlarut-larut dan jangan sampai terlambat,” imbuhnya. Secara terpisah, Mudarta membenarkan bahwa ada evaluasi menjelang Pileg 2019. Hanya saja, evaluasi tersebut terkait rencana penetapan Plt untuk menggeser dirinya dari kursi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali. "Partai besar sekelas Demokrat, tentu ada evaluasi. Begitu masa kampanye ditetapkan, evaluasi bulanan dilakukan. Pusat juga pantau pergerakan caleg pusat, kami di provinsi pantau caleg tingkat provinsi dan pengurus di kabupaten pantau pergerakan caleg tingkat kabupaten," tutur Mudarta, dalam jumpa pers di Kantor DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, Senin (14/1) sore.  Ke depan, imbuhnya, evaluasi bisa saja dilakukan mingguan dan bahkan harian. "Jadi apa yang disampaikan Pak Supadma Rudana, itu betul. Memang ada evaluasi. Saya juga kontak langsung dengan ketua umum. Dengan sekjen juga saya koordinasi," tegasnya. Hanya saja ia memastikan bahwa evaluasi tersebut tidak terkait penunjukan Plt. Evaluasi lebih pada soal pergerakan caleg di semua tingkatan. "Apa yang disampaikan Pak Supadma Rudana selaku Korwil Bali, wajar. Beliau memang wajib menjewer kami. Kalau beliau bilang Bali bagus, kami dan caleg pada tidur semua. Jadi evaluasi itu penting. Itu adalah motivasi bagi kami. Kami butuh pil pahit hari ini, dan kami semakin solid," pungkas Mudarta.

wartawan
San Edison
Category

Terkait Polemik Videotron, Dewan Minta Pemerintah Tak Persulit Warga Lokal Berinvestasi di Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Polemik pembangunan videotron di pertigaan Penelokan, Kintamani  mengundang reaksi kalangan DPRD Bangli. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa mengatakan sejatinya pada prinsipnya  nafas pembangunan di Bangli yakni  prioritas utamanya buat orang Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri

balitribune.co.id | Denpasar - Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri, istri Gubernur Bali periode 1978-1988, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, sekaligus ibunda Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, berlangsung khidmat pada Redite Pon Wuku Prangbakat, Minggu (13/9/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Badung Tembus Rp13,09 Triliun, PDIP Soroti Infrastruktur dan Wajah Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Belanja daerah Kabupaten Badung dalam RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dirancang mencapai Rp13,09 triliun. Angka tersebut meningkat Rp1,56 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD induk yang sebesar Rp11,52 triliun. Sementara pendapatan daerah dirancang Rp10,50 triliun, naik Rp170,11 miliar atau 1,65 persen dari APBD induk Rp10,33 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Upah Pekerja di Bali Dinilai Terlalu Imut, Nyoman Parta Sebut Kebutuhan Hidup Layak Harus Jadi Acuan Pengupahan

balitribune.co.id | Gianyar - Upah pekerja di Bali dinilai belum sebanding dengan tingginya biaya hidup. Upah pekerja di Bali dinilai terlalu kecil alias Imut jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup pekerja di Bali.  

Baca Selengkapnya icon click

Gerindra Setujui Perubahan APBD Badung 2026, Soroti Infrastruktur Kuta dan Banjir

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung menyatakan menyetujui Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPRD Badung, Jumat (11/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.