Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ombudsman Minta Kedua Paslon Serius Implementasikan Program

Umar Ibnu Alkhatab
Umar Ibnu Alkhatab

BALI TRIBUNE -  Setelah sempat tertunda, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Nomor Urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), akhirnya memaparkan program layanan publik, di Kantor Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Provinsi Bali, di Jalan Diponegoro Denpasar, Kamis (17/5).  Kepada wartawan usai mendengarkan pemaparan Mantra-Kerta, Kepala Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Bali Umar Ibnu Alkhatab, secara khusus berterima kasih karena kedua pasangan calon. Sebab baik Mantra-Kerta maupun sebelumnya pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Nomor Urut 1, Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Koster-Ace), sudah memenuhi undangan Ombudsman.  Ia mengakui, program yang dipaparkan kedua pasangan calon di bidang layanan publik, sangat visioner. Umar pun meminta agar program tersebut benar-benar bisa diimplementasikan kedua pasangan, apabila dipercaya memimpin Bali lima tahun ke depan.  Menurut Umar, pemaparan program kedua pasangan calon terkait layanan publik juga sangat komprehensif. Apabila semua itu bisa diwujudkan, Umar yakin, saat bersamaan ada upaya peningkatan kesejahteraan publik.  "Publik akan menikmati pelayanan yang baik, pendidikan yang baik, akses pada perizinan juga semakin baik. Nah, itu kalau diterapkan, tentu sangat bagus," ujar Umar.  Ombudsman, lanjut Umar, akan melihat nantinya, seberapa besar program - program itu bisa diimplementasikan. Pihaknya akan melihat satu demi satu, apakah program - program yang dipaparkan pasangan calon akan dilaksanakan di lapangan.  "Misal tadi disampaikan soal infrastruktur. Apakah jalan - jalan di pedesaan akan semakin bagus. Kita akan lihat. Begitu juga komunikasi daerah dan provinsi, apakah semakin bagus. Jadi satu persatu nanti akan kita urai, dan kita lihat sebagai indikator," tandasnya.  Khusus terkait adanya sumbatan komunikasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi yang berbuntut pada tidak sinkronnya kebijakan, Umar berpendapat, pihaknya berharap dengan lahirnya kepemimpinan baru maka akan ada komunikasi baru. Jika sebelumnya ada sumbatan, maka hal tersebut tidak boleh terjadi lagi.  "Ya mungkin saja di era kepemimpinan lama, diduga ada sebagai hambatan, sehingga tidak ada komunikasi yang bagus. Ingat bahwa pemimpin ke depan bukan menjadi pemimpin warna apalagi pemimpin kelompok, tapi harus menjadi pemimpin masyarakat," tegas Umar.  Ia juga berharap, dengan lahirnya kepemimpinan baru nanti, mampu membangun komunikasi dua arah. "Komunikasi tidak hanya monolog dari gubernur ke bupati, tapi juga sebaliknya," ucapnya.  Seperti diketahui, untuk urusan pelayanan publik ini, baik Mantra-Kerta maupun Koster-Ace sebelumnya, menandatangani Komitmen Pelayanan Publik dengan Kepala ORI Provinsi Bali Umar Ibnu Alkhatab.

wartawan
San Edison
Category

Tangani Inflasi, Pemkot Depasar Fokus Stabilkan Harga Pangan

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Rapat Teknis Penanganan Inflasi Kota Denpasar di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (22/9/2026). Rapat tersebut digelar sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.