Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Paket “Surga Dewata” Terus Gerilya

Surga Dewata
Pasangan Dewa Bagus Made Suharya dan Made Arga Pynatih, yang dikabarkan akan maju melalui jalur independen pada Pilgub Bali 2018.

BALI TRIBUNE - Banyak kalangan memrediksi akan sulit bagi pasangan calon independen untuk ikut bertarung pada Pilgub Bali 2018 mendatang. Salah satu alasannya, karena tak mudah mengumpulkan dukungan berupa foto copy KTP, apalagi dalam jumlah besar. Selain itu, pasangan calon independen juga harus bertarung dengan permainan partai politik, yang tak menghendaki kehadiran mereka. 

Hanya saja, hal ini ternyata tak membendung langkah beberapa tokoh di Bali untuk tampil sebagai calon independen pada Pilgub Bali 2018. Buktinya, saat ini sudah ada pasangan calon independen yang diam-diam telah bergerilya mencari dukungan dari masyarakat di seluruh pelosok Bali. Mereka adalah duet mantan Kapoltabes Denpasar Brigjen Pol (Pur) Dewa Bagus Made Suharya dan mantan Wakil Bupati Buleleng Made Arga Pynatih. 

Pasangan Suharya-Arga Pynatih ini bahkan sudah memiliki jargon dalam memperkenalkan diri kepada masyarakat Bali, yakni Paket Surga Dewata 18. Selama satu tahun terakhir, pasangan ini aktif memburu dukungan masyarakat dengan mengumpulkan KTP pendukung. Namun belum diketahui berapa dukungan yang telah didapat Paket Surga Dewata. 

Salah satu orang dekat Suharya, di Denpasar, Minggu (7/5), menuturkan, selama ini pergerakan paket Surga Dewata memang masih minim publikasi media. Hal tersebut terjadi, karena baik Suharya maupun Arga Pynatih memilih lebih fokus mendapatkan dukungan masyarakat. Ia berkeyakinan jika dukungan ini sudah mencukupi, maka paket Surga Dewata akan mengumumkan keikutsertaannya pada Pilgub Bali secara terbuka kepada publik. 

"Saat ini keduanya masih fokus mengumpulkan dukungan. Dan setahu saya, saat ini keduanya sudah mendapatkan dukungan yang signifikan. Mungkin menunggu waktu saja mereka umumkan kepada publik Bali," beber sumber yang enggan namanya dikorankan, kemarin. 

Ia menambahkan, kehadiran paket Surga Dewata tentu akan menjadi alternatif bagi masyarakat Bali, di samping pasangan calon yang nantinya dijagokan partai politik maupun gabungan partai politik. "Kita bersyukur kalau ada juga yang maju melalui jalur perseorangan. Jadi masyarakat akan punya banyak alternatif pilihan," tandasnya. 

Sayangnya hingga berita ini ditulis, baik Suharya maupun Arga Pynatih, belum berhasil dikonfirmasi. Begitu pula dengan beberapa tokoh yang dikabarkan masuk dalam barisan tim pemenangan paket Surga Dewata, sejauh ini belum berhasil ditemui wartawan. 

Sementara Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Kade Raka Wiarsa Sandi, yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, untuk pasangan calon independen yang berniat ikut bertarung pada Pilgub Bali 2018, harus mempersiapkan berbagai persyaratan sebagaimana diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016. Salah satunya adalah terkait jumlah dukungan yang wajib disetorkan ke KPU Provinsi Bali. 

Terkait dukungan berupa KTP ini, kata dia, sejauh ini memang belum ada penetapan resmi dari penyelenggara. Namun demikian, ia memperkirakan bahwa pasangan calon independen yang berniat untuk menjadi peserta Pilgub Bali 2018 setidaknya harus mempersiapkan minimal 250 ribu KTP. Hal itu diakuinya berdasarkan data penduduk Bali yang ada saat ini. 

"Jumlah dukungan minimal sekitar 250 ribu KTP. Saat ini, terkait hal itu belum ditetapkan. Jika tahapan sudah dimulai, kami di KPU Bali pasti akan mengadakan rapat pleno guna membahas dan menetapkan hal itu," pungkas Raka Sandi.

wartawan
San Edison
Category

Dorong Perajin Naik Kelas, Dekranasda Tabanan Bawa Produk IKM Binaan ke Ajang Kriyanusa 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Kerajinan lokal asal Kabupaten Tabanan resmi tampil di panggung nasional dan global melalui keikutsertaan Dekranasda Tabanan dalam Pameran Kerajinan Kriya Nusantara (Kriyanusa) 2026. Ajang berskala nasional ini berlangsung pada 26–30 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”.

Baca Selengkapnya icon click

Diskominfo Tabanan Terima Visitasi Monev KIP Provinsi Bali, Bersiap Menuju Tahap Uji Publik

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabanan menerima kunjungan tim visitasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Bali pada Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

114 Penduduk Pendatang Disasar Sidak Temesi Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Satpol PP Kabupaten Gianyar bersama Tiga Pilar Desa Temesi bersama melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penduduk pendatang di Banjar Temesi, Desa Temesi, Kecamatan dan Kabupaten Gianyar, Minggu (27/9/2026) malam. Seratus lebih penduduk pendatang diperiksa dan masih ada yang belum laporan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Propam Polres Gianyar Selidiki Anggota Jual Senpi Ilegal 

balitribune.co.id | Gianyar - Usut asal-usul kepemilikan senjata yang diamankan Satreskrim Polresta Denpasar dari seorang pria berinisial Ade Ready MP alias ARM yang ditangkap dalam kasus narkoba, menjadi perhatian serius Kapolres Gianyar. Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Gianyar pun langsung mengamankan personilnya dna kini sedang menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Selengkapnya icon click

Pemotor Oleng Tabrak Truk Angkut Baja Ringan Hingga Tewas

balitribune.co.id | Tabanan – Seorang pengendara sepeda motor, Saiful Anwar (24), tewas di Jalur Denpasar-Gilimanuk usai menabrak truk pengangkut baja ringan di wilayah Kecamatan Kerambitan.

Kecelakaan maut yang melibatkan motor Honda Beat DK 3576 UR dan truk AG 8147 Y tersebut terjadi pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 19.40 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.