Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Parpol Masih Saling Intip Rekomendasi

Nyoman Sugawa Korry
Nyoman Sugawa Korry

BALI TRIBUNE - Hingga saat ini, belum ada satupun partai politik di Bali yang sudah menerbitkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung pada Pilgub Bali 2018 mendatang. Kalaupun ada rekomendasi, hal tersebut masih sebatas rekomendasi nama tunggal, sebagaimana dilakukan Partai Golkar dan Partai NasDem.

Partai NasDem misalnya, sejak tahun lalu sudah merekomendasikan nama Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, sebagai calon gubernur. Sementara Partai Golkar, juga sudah merekomendasikan nama Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Ketut Sudikerta sebagai calon gubernur. Kedua partai ini tak menyertakan nama calon wakil gubernur dalam rekomendasinya.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Bali Nyoman Sugawa Korry, mengaku bahwa masing-masing partai politik memiliki strategi dalam menentukan calon.Ia berpandangan, untuk menentukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung, tentu harus mencermati dinamika politik yang berkembang.

"Ini politik.Kita tentu melihat perkembangan. Dan ini memerlukan strategi. Kita tidak bisa serta-merta tentukan pasangan calon," ujar Sugawa Korry, di Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (4/9).

Ia membantah keras spekulasi yang berkembang, bahwa Partai Golkar saat ini kesulitan menentukan figur yang ideal sebagai calon wakil gubernur untuk mendampingi Ketut Sudikerta. Menurut dia, pihaknya sama sekali tidak kekurangan stok figur untuk ditandemkan dengan Ketut Sudikerta.

"Tidak benar kalau dibilang kita sulit mendapatkan figur.Itu keliru. Justru kami sudah punya (figur) kok," tandas Sugawa Korry, yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali.

Disinggung kenapa belum berani mengumumkan pasangan calon yang akan diusung, ia berkilah bahwa itu adalah bagian dari strategi. Selain itu, Sugawa Korry juga tak menampik jika saat ini rata-rata partai politik masih saling menunggu dan saling mengintip.

"Kita masih saling menunggu.Saling intip. Kita akan lihat strategi lawan, karena semua varian pasangan calon harus ada antitesanya. Tidak asal ditentukan saja," tegas Sugawa Korry.

Ia bahkan buka-bukaan bahwa pihaknya belum mengumumkan pasangan calon karena masih menunggu pasangan calon yang akan diusung oleh PDIP. "Kita lihat dululah, siapa yang diusung PDIP,"  pungkas Sugawa Korry.

wartawan
San Edison
Category

CCTV Strategis di Klungkung Tak Berfungsi, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Keamanan

balitribune.co.id | Semarapura - Keberadaan kamera pengawas (CCTV) milik Pemkab Klungkung mendapat sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Klungkung. Sejumlah CCTV di titik strategis dilaporkan mati dan tidak berfungsi, sehingga menghambat pengawasan keamanan serta penanganan kasus kriminalitas di wilayah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.