Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasien DB di Klungkung Meningkat Tajam

Bali Tribune / DIRAWAT - Kondisi Komang Ayu Ely yang dirawat inap di RSU Klungkung.

balitribune.co.id | SemarapuraPasien demam berdarah (DB) mulai bermunculan di berbagai desa di Klungkung. Dinas Kesehatan mulai gencar melakukan langkah antisipasi melonjaknya angka kasus DB Klungkung. Wilayah Kecamatan Klungkung menjadi perhatian khusus dari Dinas Kesehatan, karena jumlah kasusnya paling tinggi dibandingkan kecamatan lainnya.

"Jika melihat tren 5 tahunan, pada bulan April, Mei, Juni memang warga harus meningkatkan kewaspadaan dari peningkatan kasus demam berdarah ini," ujar Kadis Kesehatan Klungkung, dr Ni Made Adi Swapatni, Kamis (26/5/2022).

Berdasarkan data yang didapat dari Dinas Kesehatan Klungkung, sejak Januari hingga saat ini sudah ada 111 kasus demam berdarah di Klungkung. Di Kecamatan Klungkung terdapat 68 kasus, di Kecamatan Banajrangkan sebanyak 15 kasus, Kecamatan Dawan sebanyak 20 kasus, dan Kecamatan Nusa Penida sebanyak 8 kasus.

Jumlah ini tidak signifikan, namun perlu diwaspadai karena dalam beberapa hari terakhir mulai ada penambahan kasus demam berdarah di beberapa desa, khususnya di Kecamatan Klungkung. "Kemarin ada juga tambahan 3 kasus baru demam berdarah di Desa Gelgel. Bulan Mei ini belum kami rekap semua angka kasus demam berdarahnya, namun memang mulai ada peningkatan kasus demam berdarah di beberapa desa," ungkapnya.

Pihaknya sudah mulai bergerak melakukan upaya antisipasi mewabahnya demam berdarah ini dengan bersurat ke desa dan ke kecamatan, untuk mulai gencar melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk.

Salah satu pasien diketahui menghuni ruang rawat inap di Zal Durian, RSUD Klungkung Komang Ayu Ely (14), remaja asal Desa Gelgel, Klungkung masih terbaring lemahm Kamis (26/5/2022). Sudah 3 hari, gadis kelas VIII SMP itu harus dirawat di RSUS Klungkung karena menderita demam berdarah. "Sudah tiga hari saya dirawat di RSUD Klungkung, kondisi saya sekarang sudah membaik," ungkap Komang Ayu Ely.

Ia mengaku sudah lebih dari sepekan mengalami demam yang naik dan turun. Tubuhnya juga sangat lemah dalam beberapa hari. Bahkan gadis itu saat terpaksa harus memaksakan diri ujian dalam keadaan sakit. Setelah diperiksakan dan dilakukan cek laboratorium, Ayu Ely didiagnosa demam berdarah sampai akhirnya dirujuk ke RSUD Klungkung. "Panasnya naik turun, sempat paksakan ujian saat sakit," jelas Komang Ayu Ely.

Komang Ely merupakan satu dari 10 pasien demam berdarah yang masih dirawat di RSUD Klungkung. Selama bulan Mei ini, pasien demam berdarah di RSUD Klungkung mengalami peningkatan yang siginfikan.  Berdasarkan data RSUD Klungkung, pasien demam berdarah sepanjang bulan Mei berjumlah 47 pasien. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan pada bulan April yang berjumlah 29 pasien. Sementara pada bulan Maret tercatat jumlah pasien demam berdarah berjumlah 15 pasien. "Pasien DB di RSUD Klungkung tersebut didominasi pasien anak-anak," ujar Kabid Pelayanan Medis RSUD Klungkung Drg. Sriasih Lilawati.

Peningkatan angka pasien demam berdarah itu sudah terjadi sejak akhir April 2022 lalu. Pihaknya pun tetap mewaspadai kemungkinan adanya lonjakan pasien DB dalam beberapa bulan kedepan. Mengingat dalam 3 bulan terkahir, tren pasien demam berdarah di RSUD Klungkung meningkat. "Kami kan hanya merawat pasien rujukan, nanti terkait langkah langkah pencegahan tentu dibantu teman-teman di puskesmas," jelas Sriasih Lilawati.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Rabu (25/5), sempat meninjau pasien DB di RSUD Klungkung menjelaskan, masyarakat diharapkan untuk semakin mengaktifkan prilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah demam berdarah. "Kami ada data, sehingga langkah pencegahan bisa disampaikan lebih awal. Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus digencarkan, mulai dari membersihkan selokan, mengurangi genangan air, sampai dengan menggencarkan penggunaan bubuk abate untuk antisipasi jentik nyamuk penyebar DB," jelasnya.

wartawan
SUG
Category

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.