Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pekenan Galungan dan Kuningan, FKLJK Bali Dorong UMKM Hadirkan Kebutuhan Hari Raya dengan Harga Terjangkau

pasar murah
Bali Tribune / PASAR MURAH - Menyambut hari raya Galungan dan Kuningan FKLJK Provinsi Bali menggelar Pasar Murah.

balitribune.co.id I Denpasar - Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi Bali menghadirkan kegiatan Pasar Murah Pekenan Galungan dan Kuningan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (14/6/2026), menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, pelaku usaha, pemerintah, regulator, serta industri jasa keuangan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di Bali.

Berada di lokasi strategis di sisi utara Lapangan Renon, tepatnya di depan Kantor Gubernur Bali, pasar murah tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan menjelang hari raya dengan harga lebih terjangkau.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (PEPK) OJK Provinsi Bali, Irhamsyah, Ketua FKLJK Provinsi Bali, Nyoman Sudharma, serta jajaran pimpinan anggota FKLJK Provinsi Bali.

Pasar murah tersebut menghadirkan sekitar 40 pelaku UMKM binaan Otoritas Jasa Keuangan dan berbagai Lembaga Jasa Keuangan (LJK). Beragam kebutuhan masyarakat, mulai dari bahan pokok hingga produk unggulan UMKM lokal, ditawarkan dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran UMKM binaan menjadi salah satu fokus utama kegiatan. Melalui pasar murah ini, produk-produk lokal Bali mendapatkan ruang lebih luas untuk dikenal masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan penjualan bagi para pelaku usaha kecil.

Selain memberikan akses belanja dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi keuangan kepada masyarakat, khususnya mengenai layanan informasi dan pengaduan konsumen jasa keuangan melalui Kontak OJK 157.

Salah satu program menarik yang mendapat perhatian masyarakat adalah penjualan canang, sarana upacara umat Hindu menjelang Hari Raya Galungan, dengan harga simbolis Rp157 melalui transaksi digital menggunakan QRIS.

Program tersebut merupakan bentuk sosialisasi layanan OJK 157 sekaligus edukasi penggunaan transaksi digital. Dengan pembayaran melalui QRIS, masyarakat dapat memperoleh canang dengan harga murah karena telah mendapatkan subsidi dari FKLJK Provinsi Bali.

Angka 157 sendiri memiliki makna khusus sebagai bagian dari kampanye layanan OJK, yakni “satu layanan untuk Indonesia maju”. Nomor tersebut merupakan kanal informasi dan pengaduan OJK yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam terkait layanan sektor jasa keuangan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya minat terhadap program tersebut. Sebanyak 15 ribu canang yang disediakan dalam kegiatan Pekenan Galungan dan Kuningan habis terjual hanya dalam waktu sekitar satu jam.

Ketua FKLJK Provinsi Bali Nyoman Sudharma, menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah ini merupakan wujud sinergi antara regulator, industri jasa keuangan, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

"Melalui kegiatan tersebut, FKLJK Bali berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat berupa kebutuhan hari raya dengan harga terjangkau, tetapi juga semakin mengenal produk-produk UMKM lokal yang memiliki potensi besar untuk berkembang," sebutnya. 

FKLJK Provinsi Bali berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Kolaborasi berbagai pihak diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi Bali yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dengan semakin dikenalnya produk UMKM lokal, pelaku usaha kecil di Bali diharapkan mampu meningkatkan kapasitas bisnisnya serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. 

wartawan
ARW
Category

Sukses Raih 18 Prestasi, Tabanan Perkuat Ekosistem Budaya di Utsawa Dharma Gita Bali XXXIII

balitribune.co.id | Tabanan - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Kabupaten Tabanan dalam ajang Utsawa Dharma Gita (UDG) Bali XXXIII Tahun 2026 yang berlangsung pada 11–16 September 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya (Art Center), Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wali Kota Jaya Negara Apresiasi Capaian Duta Seni Kota Denpasar di PKB ke-48

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengapresiasi capaian para Duta Seni Kota Denpasar yang telah tampil dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 Tahun 2026. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri evaluasi pelaksanaan PKB ke-48 bersama pembina seni, koordinator seni, serta para seniman Duta Kota Denpasar di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Rabu (16/9/2026) siang.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kasus PO Emas Divine Gems Tembus Miliaran Rupiah, OJK Bali Tekankan Prinsip 2L

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penipuan yang menyeret toko perhiasan Divine Gems and Jewellery di Pertokoan Duta Wijaya, Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar, menjadi pengingat bagi masyarakat Bali untuk lebih waspada terhadap tawaran investasi dengan iming-iming keuntungan yang tidak masuk akal.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Dorong Transformasi Sektor Pariwisata, Wujudkan Pariwisata Badung Berkualitas dan Berkelanjutan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus mematangkan langkah strategis dalam mentransformasi sektor pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat membuka Sharing Session bertajuk "Mewujudkan Pariwisata Badung Berkualitas dan Berkelanjutan" di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (16/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Soroti Potensi Galian C dan Piutang Rp 123 Miliar, DPRD Buleleng Minta Bapenda Realistis Kejar PAD

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng, Ketut Ngurah Arya, menyoroti sikap pesimistis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Buleleng terkait capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD). DPRD mendesak agar penyusunan target PAD dilakukan secara realistis, terukur, serta dibarengi dengan strategi eksekusi yang jelas di lapangan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.