Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelatnas Karate Tidak Dibubarkan Meski Ada Efisiensi Anggaran

KEJURPROV FORKI BALI
Bali Tribune / KEJURPROV - Sekjen PB FORKI, Mayjen TNI (Pur) Sapriadi SIP M.Si (nomor empat dari kiri) berpose bersama Ketum FORKI Bali, Sensei Armand Setiawan Wulianadi (nomor tiga dari kanan) seusai membuka Kejurprov FORKI Bali, Jumat (21/2)

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Jendral Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB FORKI), Mayjen TNI (Pur) Sapriadi SIP M.Si menegaskan, pemusatan latihan nasional (Pelatnas) karate di Bali tidak dibubarkan meski Kementerian Pemuda dan Olahraga melakukan efisiensi anggaran.

“Pelatnas di Bali jalan terus, bahwa ada pengurangan jumlah atlet itu iya, karena hasil seleksi memang ada atlet yang keluar tetapi bukan karena adanya efisiensi anggaran,” ucap Sapriadi menjawab wartawan seusai membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) FORKI Bali III Tahun 2025 di GOR Lila Buana Denpasar, Jumat (21/2).

Seperti diketahui, seluruh kementerian melakukan efisiensi anggaran. Kemenpora memangkas anggaran mencapai Rp1,29 triliun untuk penyelenggaraan program kerja pada 2025.

Pagu definitif untuk anggaran tahun 2025 yang sebelumnya senilai Rp2,330 triliun berkurang pasca rekonstruksi menjadi Rp1,034 triliun.

Sekjen PB FORKI Sapriadi mengatakan pelatnas karate di Bali yang diperuntukkan mengikuti SEA Games di Thailand 7 -19 Desember 2025 hingga ke Kejuaraan Dunia di Guangzhou, China sepenuhnya didanai Kemenpora. Wamenpora Taufik Hidayat sendiri sudah menyatakan komitmen pemerintah tidak membubarkan pelatnas.

“Pelatnas itu didanai pemerintah, mulai akomodasi, makan, obat-obatan dan lain-lain. FORKI tidak pernah membubarkan pelatnas itu. Saya memang agak kecewa karena teman-teman banyak bilang dibubarkan,” lanjut Sapriadi.

Ia menegaskan, Pelatnas PB FORKI yang ada di Bali itu 200 persen, yang nanti ikut ke SEA Games hanya 100 persen, jadi yang dikembalikan itu yang sudah diseleksi pelatih.

Terkait kejurprov, ia memberikan apresiasi tinggi event bergengsi level Bali ini, yang diyakini dapat menjaring bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat melanjutkan perjuangan Cok Istri Agung Sanistyarani (Coki) untuk menembus prestasi level dunia.

“Ada muncul atlet muda sebagai pengganti Coki yang sudah senior. Coki mungkin tinggal 2 tahun lagi, jadi dengan kejurprov ini muncul atlet-atlet muda yang bagus untuk Bali,” ujarnya.

Ketua Umum KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan juga memberikan motivasi kepada karateka Bali penghuni pelatnas untuk terus meningkatkan kemampuan agar mengukir sejarah di perhelatan SEA Games Thailand Desember mendatang.

“Manfaatkan pelatnas yang masih berlangsung untuk menempa diri dan meraih prestasi terbaik,” harapnya.

Sementara Ketua Umum Pengprov FORKI Bali, Sensei Armand Setiawan Wulianadi mengatakan melalui Kejurprov FORKI Bali 2025, dirinya ingin mendorong karateka Bali untuk berani bermimpi dan meraih prestasi tinggi di tingkat Internasional, salah satunya SEAKF di Brunei Juni mendatang.

“Mereka melihat peluang, mudah-mudahan banyak muncul juara baru. Tadi juga ada yang bertanya targetnya apa, targetnya medali SEAKF bukan hanya medali Kejurnas,” ujarnya.

Sensei Armand yang juga Manajer Pelatnas Karate Menuju SEA Games Thailand menambahkan dalam momentum Kejurprov ini FORKI Bali juga ingin memberikan contoh dengan mengakomodir konsep Tri Hita Karana. Kepedulian terhadap lingkungan dengan mengurangi sampah plastik selama Kejurprov berlangsung  juga menjadi arahan penting bagi setiap karateka yang bertanding.

wartawan
NOM
Category

Astra Motor Bali Gelar Bootcamp Safety Riding, Siapkan Duta Muda ke Tingkat Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Astra Motor Bali kembali menegaskan komitmennya dalam mengampanyekan keselamatan berkendara di kalangan generasi muda melalui gelaran Bootcamp Road to Cari Aman Academy 2026, Rabu (23/9/2026). Dari 50 peserta yang terlibat di awal, sebanyak 16 duta School Safety Riding Advisor (SSRA) terpilih berhasil melaju ke tahap seleksi akhir hingga melahirkan para juara pelopor keselamatan di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

CCTV Strategis di Klungkung Tak Berfungsi, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Keamanan

balitribune.co.id | Semarapura - Keberadaan kamera pengawas (CCTV) milik Pemkab Klungkung mendapat sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Klungkung. Sejumlah CCTV di titik strategis dilaporkan mati dan tidak berfungsi, sehingga menghambat pengawasan keamanan serta penanganan kasus kriminalitas di wilayah tersebut.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terinspirasi Revolusi Digital China, Bank Lestari Perkuat Layanan Digital

balitribune.co.id | Mangupura - Melalui penguatan digitalisasi, Bank Lestari menargetkan layanan BPR semakin mudah diakses, efisien dan aman, sekaligus memperluas fungsi BPR dalam memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat dan pelaku usaha di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.