Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkot Denpasar Alokasikan Rp32 Miliar Atasi Banjir 

Pengerukan
Bali Tribune / PENGERUKAN - Aktivitas pengerukan di Tukad Loloan Sanur, Denpasar.

balitribune.co.id | Denpasar -  Pemerintah Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp32 miliar pada 2026 untuk memperkuat upaya pengendalian banjir melalui normalisasi sungai, pembangunan drainase baru, serta penataan saluran irigasi di sejumlah titik rawan genangan.

Wali Kota Denpasar Jaya Negara mengatakan, dari total anggaran tersebut, sekitar Rp17 miliar dialokasikan untuk penataan dan pembangunan drainase baru beserta saluran irigasi. Sementara Rp15 miliar lainnya diperuntukkan bagi kegiatan normalisasi yang menyasar sekitar 40 titik. “Ini kan 40 titik. 40 titik ini sudah ada yang dikerjakan,” ujar Jaya Negara, Rabu (7/10/2026).

Sejumlah sungai yang menjadi sasaran normalisasi antara lain Tukad Mati, Tukad Ayung, Tukad Rangda, dan Tukad Loloan. Khusus penanganan Tukad Mati, Pemkot Denpasar juga menjalin kerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS), termasuk dengan mengerahkan dua unit wheel loader untuk mendukung proses pekerjaan. 

Normalisasi dilakukan untuk mengembalikan kapasitas aliran sungai dan saluran air agar dapat berfungsi lebih optimal, terutama saat terjadi peningkatan debit akibat curah hujan tinggi.

Jaya Negara berharap berbagai pekerjaan tersebut dapat menekan potensi genangan dan banjir yang kerap terjadi ketika musim hujan. Selain normalisasi sungai, Pemkot Denpasar juga melakukan pembangunan dan perbaikan drainase disejumlah lokasi.

Beberapa disebutkan diantaranya Jalan Kerta Raharja Sidakarya, Jalan Gunung Salak, Jalan Gunung Catur, kawasan Pantai Duyung Sanur, sekitar SD 10 Sesetan, Jalan Tukad Batanghari, Jalan Pulau Adi Pedungan, Jalan Kebo Ireng Padangsambian Kaja, Gang Klampit Jalan Gunung Batur, Jalan Pura Demak III, serta Jalan Suradipa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa menjelaskan, sistem pengelolaan drainase di Kota Denpasar terbagi menjadi lima sistem utama. Sistem pertama berada di kawasan Tukad Badung, sistem kedua di Tukad Ayung, dan sistem ketiga mencakup Tukad Mati. Sistem keempat meliputi kawasan Renon, Panjer, Sanur, Sidakarya dan sekitarnya. Sementara sistem kelima berada di kawasan Pemogan.

Menurut Cipta, masing-masing sistem memiliki strategi pengendalian dan pengelolaan tersendiri sebagai bagian dari upaya mengantisipasi potensi banjir.

Ia menjelaskan terdapat lima faktor utama yang secara umum dapat memicu terjadinya banjir. Faktor tersebut meliputi kondisi geografis, termasuk kawasan yang berada di daerah cekungan seperti Bumi Ayu, sampah di sungai, sedimentasi, penyempitan badan sungai akibat berkurangnya sempadan karena pembangunan, serta faktor alam.

Dari berbagai faktor tersebut, sampah menjadi salah satu penyebab yang paling sering memicu terjadinya banjir. Karena itu, Cipta menegaskan bahwa pengendalian banjir tidak cukup hanya dilakukan melalui pengerukan sungai atau pembangunan dan perbaikan drainase. Peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi faktor penting.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran air. Kesadaran tersebut dinilai penting agar kapasitas aliran tetap terjaga dan sistem drainase dapat berfungsi secara optimal, terutama saat curah hujan tinggi.

Dengan kombinasi normalisasi sungai, pembangunan drainase, pengelolaan sistem pengairan, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan, Pemkot Denpasar berharap risiko genangan dan banjir di sejumlah wilayah dapat ditekan.

wartawan
JRO
Category

Layanan Homecare Puskesmas Mengwi I, Solusi Kesehatan Bagi Pasien Berbaring di Rumah

balitribune.co.id | Mangupura - Bagi sebagian orang, pergi ke puskesmas mungkin hanya membutuhkan perjalanan beberapa menit. Namun, bagi pasien yang sudah lama terbaring di tempat tidur (bedridden), sekadar keluar rumah untuk berobat bisa menjadi tantangan besar.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kabel Fiber Optik Megaburan, Dinas Kominfosanti Buleleng Kembali Turun Tangan

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai mempercepat penataan jaringan kabel fiber optik yang selama ini terlihat semrawut di sejumlah ruas jalan di Kota Singaraja. Langkah tersebut dilakukan untuk mengakhiri kesan kumuh akibat kabel yang menjuntai sekaligus menciptakan jaringan telekomunikasi yang lebih tertib, aman, dan selaras dengan wajah kota.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pascagempa NTT, AHM Perkuat Layanan Kesehatan untuk Mobilitas Produktif Masyarakat

balitribune.co.id | Manggarai - PT Astra Honda Motor (AHM) secara sigap memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi sejak Agustus di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui berbagai rangkaian bantuan kemanusiaan. Berkolaborasi dengan pemerintah, AHM memperkuat salah satu fondasi utama pemulihan yaitu prasarana pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Warsawe, Kabupaten Manggarai Barat (3/10).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Sidang Pemalsuan Surat Subak Kerdung, Tim Hukum Terdakwa: Keterangan Ahli Ambigu dan "Ngeles"

balitribune.co.id | Denpasar - Sidang kasus dugaan pemalsuan surat dengan terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (6/10/2026). Agenda persidangan kali ini mendengarkan keterangan dua ahli yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy, yakni pakar hukum pertanahan Prof. Dr. Sri Winarsi, S.H., M.H. dan pakar hukum pidana Prof. Dr. Sadjijono, S.H., M.Hum.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.