Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengurus Pusat Terbelah, Hanura Bali Tetap Solid

Munaslub
Gede Pasek Suardika

BALI TRIBUNE - Badai menghantam Partai Hanura di awal tahun 2018 ini. Situasi di internal partai ini memanas, hingga memicu munculnya kubu-kubuan. Di satu sisi, ada kubu yang dipimpin Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), hasil Munaslub 2016. Di sisi lain, ada kubu Sekjend DPP Partai Hanura Sirajudin Sudding.

Kedua kubu bahkan sama-sama menggelar rapat di Jakarta, Senin (15/1). Kubu OSO menggelar rapat membahas persiapan Pemilu di Hotel Manhattan Jakarta, sementara kubu Sudding menggelar rapat di Hotel Ambhara Jakarta. Bukan itu saja, kedua kubu juga saling memecat. Semula, kubu Sudding memecat OSO dari jabatannya sebagai ketua umum Partai Hanura.

Kubu OSO pun melakukan ‘perlawanan’, dengan memecat balik Sudding dari jabatannya sebagai Sekjend DPP Partai Hanura. Terkait dinamika partai di pusat ini Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bali Made Sudarta, menegaskan, pihaknya tidak terpengaruh. Apa yang terjadi saat ini, disebutnya adalah dinamika yang terjadi di pusat.

“Itu ranah di pusat. Yang jelas, kami di Hanura Bali tetap solid,” ujar Sudarta, saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, di Denpasar, Senin (15/1) sore. Ia menambahkan, DPD Partai Hanura Provinsi Bali, berkomitmen memegang teguh AD/ART. Artinya, pergantian ketua umum tidak bisa dilakukan sewenang - wenang, namun harus merujuk pada konstitusi partai.

“Amanat AD/ART sudah jelas. Pergantian ketua umum hanya bisa dilakukan jika ketua umum berhalangan tetap, melakukan pelanggaran AD/ART, atau terkait tindak pidana. Itu pun, pergantian harus dilakukan di Munaslub, tidak boleh sewenang - wenang. Emang partai ini ga ada aturan?” tandas Sudarta.

Ia pun menjamin, DPD Partai Hanura Provinsi Bali tetap memegang teguh hasil Munaslub 2016, yang menetapkan OSO sebagai ketua umum. “Sikap kami jelas, sesuai AD/ART dan hasil Munaslub tahun 2016,” tegas Sudarta.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura Gede Pasek Suardika (GPS), juga mengatakan bahwa pergantian ketua umum tidak bisa dilakukan melalui rapat yang hanya dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Apalagi dilakukan dengan sekedar kumpul-kumpul.

Pergantian ketua umum, kata GPS, harus berdasarkan AD/ART. Pergantian itu juga harus dilakukan melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). “Yang namanya pemilihan ketua umum, yang saya tahu di AD/ART, itu lewat Munaslub. Bukan lewat kumpul-kumpul,” tandas GPS, di sela-sela pertemuan pengurus kubu OSO, di Hotel Manhattan Jakarta.

wartawan
San Edison
Category

Biadab! Hanya Karena Setoran, Bos Tega Bakar Sopir 

balitribune.co.id | Amlapura - Nasib tragis menimpa I Gede Slamet (20), seorang sopir truk asal Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem. Ia mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya setelah dibakar hidup-hidup oleh bosnya sendiri, I Putu CP (39), asal Kecamatan Rendang, pada Jumat (18/9/2026) siang. 

Baca Selengkapnya icon click

Koster Bagikan Nasi Jinggo di SMPN 13 Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 13 Denpasar pada Jumat (18/9/2026). Kedatangan orang nomor satu di Bali dan Denpasar ini disambut antusias oleh seluruh siswa, guru, dan jajaran sekolah lewat beragam kreativitas seni dan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Jembrana Gulung Jaringan Narkoba Antarpulau 

balitribune.co.id I Negara - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jembrana berhasil membongkar tujuh kasus peredaran narkotika dalam operasi beruntun periode Agustus hingga September 2026. 

Dari rangkaian penindakan tersebut, polisi meringkus delapan tersangka yang terdiri dari tujuh pria dan satu wanita, serta menyita barang bukti sabu seberat total 111,25 gram netto (119,02 gram bruto).

Baca Selengkapnya icon click

Tagihan Semu PBB Jembrana Capai Miliaran

balitribune.co.id | Negara - Ketidaksinkronan data pertanahan antara instansi vertikal pusat dan daerah memicu pembengkakan piutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Jembrana hingga menembus angka fantastis, yakni Rp54,5 miliar. 

Data yang tidak akurat ini memicu penumpukan tagihan semu yang terus bertambah setiap tahun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Sepakati APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Jadi Prioritas

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung bersama Pemerintah Kabupaten Badung menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat arah pembangunan Badung, khususnya melalui peningkatan porsi anggaran untuk sektor infrastruktur.

Baca Selengkapnya icon click

APBD-P Badung 2026 Tembus Rp13 Triliun, Infrastruktur Dapat Porsi 59,23 Persen

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung bersama DPRD Badung menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Dalam perubahan anggaran tersebut, belanja daerah dipatok lebih dari Rp13 triliun dengan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.