Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penyu 40 Tahun Diduga Mati Keracunan

Bali Tribune/Petugas mengidentifikasi bangkai penyu berusia sekitar 40 tahun di Pantai Yeh Kuning,Jembrana.

balitribune.co.id | NegaraKondisi perairan kini sudah semakin mengkhawatirkan. Terbukti kasus penyu mati kembali ditemukan di pesisir selatan Jembrana, Jumat (26/4). Kali ini bangkai penyu ditemukan di Pantai Yeh Kuning, Desa Yeh Kuning, Kecamatan Jembrana. Saat ditemukan kondisi bangkai penyu yang diduga keracunan ini sudah mengeluarkan bau busuk. Warga akhirnya mengubur bangkai penyu yang diperkirakan berusia puluhan tahun tersebut.

Warga dan pengunjung pantai Yeh Kuning,Desa Yeh Kuning, Kecamatan Jembrana Jumat kemarin dihebohkan penemuan bangkai penyu di pantai setempat. Bangkai penyu tersebut ditemukan pertama kali oleh warga sekitar tepat di pantai selatan Pura Dalem Desa Pakraman Yeh Kuning. Warga pun sempat bermai-ramai datang ke lokasi penemuan bangkai satwa laut dilindungi ini. Penemuan bangkai penyu ini langsung disampaikan ke komunitas konservasi penyu Kurma Asih di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana serta dilaporkan kepetugas Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang ada di Jembrana.

Aktifis pelestari penyu di Kabupaten Jembrana, Wayan Anom Astika Jaya dikonfirmasi Jumat kemarin mengatakan setelah pihaknya menerima informasi dari warga terkait ditemukannya bangkai penyu tersebut, pihaknya bersama petugas BKSDA di Kabupaten Jembrana langsung mengecek kondisi bangkai penyu tersebut. “Setelah kami turun dan lakukan pengecekan, ternyata kondisinya sudah membusuk dan mengeluarkan bau,” ujarnya.

Setelah dilakukan pengecekan, pihaknya memastikan penyu tersebut mati di tengah laut. “Mati di tengah laut, sekitar semingguan karena kondisinya sudah bengkak,” jelasnya.

Penyu dewasa ini menurutnya diduga mati karena keracunan. “Matinya diduga karean keracunan. Sama sekali tidak ada bekas luka dan dari usianya sekitar 40 tahun, masih sangat produktif,” ungkapnya. 

Saat diidentifikasi, penyu ini diketahui berjenis Penyu Lekang yang memang habitatnya ada diperairan selatan Bali. Penyu berjenis kelamin betina ini memiliki panjang cangkang belakang 67 centimeter dan lebar 64 centimeter. Lantaran sudah membusuk mengeluarkan bau menyengat, akhirnya penyu ini di kubur dilokasi penemuan. “Ini bangkai penyu kedua  yang ditemukan tahun ini. Tahun lalu sampai puluhan,” tandasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Pengadaan LPJU dengan Skema KPBU, Dewan Minta Proses Dikawal

balitribune.co.id | Denpasar - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Program JKN Jamin 29,7 Juta Kasus Penyakit Jantung dengan Pembiayaan Rp17,35 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pendekatan Value-Based Health Care. Pendekatan tersebut menempatkan health outcomes dan total biaya sepanjang siklus pelayanan sebagai dasar dalam menciptakan nilai bagi peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.