Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perawatan Penggabungan Teknik Tradisional Diminati Wisatawan

YAI JARTA - Terapis sedang melakukan Treatment Yaj Jarta Ritual

 BALI TRIBUNE - Pulau Bali tampaknya kedepan layak menjadi destinasi wisata kesehatan bagi wisatawan asing maupun domestik. Pasalnya di pulau ini wisatawan tidak sulit untuk mendapatkan perawatan kesehatan baik berupa spa. Produk spa ini pun bervariasi mulai dari Balinese Treatment hingga mengadopsi teknik pengobatan yang ada di dalam Ayurveda (India).  Salah satu resort yang berada di kawasan Ubud, Gianyar ini menawarkan perawatan Yaj Jarta Ritual untuk mengaktifkan sel saraf. Wisatawan yang sedang berlibur di kawasan seni dan budaya Bali ini dapat menikmati treatment tersebut.  Yaj Jarta adalah ritual spa yang menggunakan yogurt sebagai media terapi. Perawatan jenis ini tidak saja berfungsi meremajakan kulit, juga mampu memberikan efek kesehatan yang maksimal. Managing Director salah satu akomodasi yang menyediakan Yaj Jarta Ritual, Putu Sawitri beberapa waktu lalu di Gianyar mengatakan, perawatan tersebut juga berfungsi untuk mendinginkan tubuh.  Selain itu, bermanfaat untuk melepaskan ketegangan dan mengaktifkan sistem saraf. "Ini merupakan teknik penyembuhan yang ada dalam Ayurveda dan Bali Usadha Treatment. Sehingga setiap perawatan yang dilakukan difokuskan pada menyeimbangkan, merevitalisasi dan meremajakan sistem saraf manusia," jelas Sawitri.  Kata dia, teknik tersebut pun membuat tubuh terasa lebih ringan, terang dan menjernihkan pikiran, bahkan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.  Para turis yang sedang memanfaatkan produk perawatan kesehatan itu akan  diarahkan untuk mencapai tingkat relaksasi yang nyaman.    Sehingga wisatawan bisa mendapatkan seluruh manfaat dari ritual spa dan produk yang digunakan secara maksimal. Wisatawan biasanya membeli paket ini karena penasaran dengan penggabungan dua teknik pengobatan tradisional tersebut. 

wartawan
Ayu Eka Agustini

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.