Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peringati Hari Bermain Sedunia, Cakrawala Ajak Siswa Bermain Permainan Tradisional

Permainan tradisional
Bali Tribune / PERMAINAN - Permainan kreasi tradisional anak-anak menjadi kegiatan siswa sekolah tingkat Dasar.

balitribune.co.id I Denpasar - Panitia CAKRAWALA yang merupakan Duta Anak Kota Denpasar 2026, menjadi Komisi Partisipasi untuk menghadirkan kegiatan Ceria Anak dalam Kreasi dan Warisan Lestari Nusantara. Untuk memperingati Hari Bermain Sedunia, menggelar kegiatan permainan Tradisional Kreasi bagi anak-anak sekolah, Rabu (19/8/2026).

Panitia CAKRAWALA, Amorina Clareta Putri Permadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya pemenuhan hak anak untuk bermain dan berekreasi.

“Melalui program CAKRAWALA, kami menyelenggarakan sosialisasi interaktif terkait pengenalan dan pelestarian permainan tradisional, serta lomba permainan berbasis olahraga yang dikemas secara inovatif,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat mengajak anak-anak mengenal kembali permainan tradisional sekaligus menumbuhkan kepedulian untuk melestarikan warisan budaya di tengah perkembangan teknologi dan era globalisasi.

Dalam kegiatan itu, dua permainan tradisional diperkenalkan kepada anak-anak, yakni bakiak dan enggrang batok. Kegiatan diikuti siswa dari tiga sekolah dengan jumlah lebih kurang 60 anak siswa SD di sekitar kawasan Taman Kota Lumintang Denpasar.

Keceriaan dan antusiasme anak-anak terlihat saat mengikuti perlombaan. Mereka dituntut bekerja sama dalam kelompok untuk mencapai garis finis. Peserta dari sekolah yang berbeda juga ditempatkan dalam satu kelompok sehingga secara tidak langsung mendorong terjadinya interaksi dan komunikasi antaranak.

Permainan tradisional tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memberikan pengalaman bermain yang melibatkan aktivitas fisik, kerja sama, komunikasi, dan sportivitas. Hal ini menjadi alternatif kegiatan bagi anak agar tidak hanya terpaku pada permainan berbasis gawai.

Panitia menegaskan perkembangan teknologi tidak sepenuhnya memberikan dampak negatif. Teknologi dapat memberikan manfaat apabila digunakan secara tepat dan sesuai kebutuhan. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol berpotensi memengaruhi pola interaksi, cara belajar, hingga kebiasaan bermain anak.

Di sisi lain, permainan tradisional merupakan bagian dari budaya yang menjadi identitas masyarakat. Permainan seperti bakiak dan enggrang batok mengandung nilai kebersamaan, kerja sama, ketangkasan, serta interaksi sosial yang penting bagi perkembangan anak.

Karena itu, pengenalan kembali permainan tradisional dinilai penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga agar anak-anak tetap mengenal budaya lokal sekaligus memiliki aktivitas bermain yang lebih beragam, edukatif, dan melibatkan interaksi langsung dengan lingkungan sekitarnya.

wartawan
JRO
Category

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah dan Mobil Ludes Terbakar di Sukawana Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - Rumah milik I Nengah Sudarma di Subak Gambir  Banjar/ Desa Sukawana, Kintamani ludes terbakar pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 12.00 wita. 

Selain menghanguskan rumah semi permanen tersebut, kebakaran yang terjadi di siang bolong tersebut  turut  menghanguskan 1 unit mobil jenis pick up  dan kendaraan roda dua. Kerugian ditaksir capai Rp 200 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Peringatan 24 Tahun Tragedi Bom Bali, Pemkab Badung Gaungkan Perdamaian dan Toleransi 

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung kembali meneguhkan komitmen toleransi global melalui doa bersama lintas agama di Monumen Ground Zero, Jalan Legian, Kuta, Senin (12/10/2026) malam. Kegiatan ini digelar untuk memperingati 24 tahun tragedi Bom Bali I (2002) sekaligus mengenang peristiwa Bom Bali II (2005).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.