Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perkuat Peringatan Dini dan Respons Bencana, BPBD Bali Eksplorasi AI

pelatihan
Bali Tribune / saat pelatihan agent AI untuk mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana di Provinsi Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika cuaca ekstrem melanda beberapa wilayah sekaligus, informasi kebencanaan dapat mengalir dari berbagai sumber dalam waktu yang bersamaan. Laporan masyarakat, pemerintah daerah, media sosial, hingga petugas lapangan menghadirkan peluang sekaligus tantangan, bagaimana memastikan informasi yang berlimpah tersebut dapat diolah menjadi dasar pengambilan keputusan yang cepat, akurat, dan dapat diandalkan. 

Menjawab kebutuhan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali terus mengeksplorasi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), termasuk Agent AI, untuk memperkuat pengelolaan informasi kebencanaan, mendukung sistem peringatan dini, dan membantu pengambilan keputusan yang lebih cepat berbasis data. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Gede Agung Teja Bhusana, mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi perlu diarahkan untuk membantu petugas menghadapi kompleksitas informasi yang terus meningkat, terutama dalam situasi darurat. 

"Harapannya, melalui pelatihan Agent AI bisa membantu para petugas di bidang kebencanaan untuk lebih fokus pada operasi penanganan bencana, karena sistem informasi sudah dikelola dengan baik," ujar Teja Bhusana dalam siaran persnya, Kamis (1/10/2026).

Pelatihan ini difokuskan pada tiga area utama yang menjadi prioritas dalam pengelolaan informasi kebencanaan di Bali. 

Pertama, komunikasi risiko hidrometeorologi, termasuk pengelolaan informasi cuaca, prakiraan risiko, dan peringatan dini agar dapat diterjemahkan menjadi informasi yang lebih mudah dipahami serta lebih cepat diteruskan kepada masyarakat. 

Kedua, Bali Tsunami Early Warning System (BTEWS), untuk mengeksplorasi bagaimana AI dapat mendukung pengelolaan dan penyebarluasan informasi peringatan dini tsunami secara lebih cepat, terstruktur, dan efektif. Ketiga, laporan situasi kebencanaan, yang menjadi tantangan penting ketika berbagai kejadian terjadi secara bersamaan. Dalam konteks ini, AI dieksplorasi untuk membantu mengumpulkan, mengelompokkan, dan merekap informasi dari berbagai sumber. Sehingga petugas memiliki gambaran situasi yang lebih cepat dan komprehensif. 

Menurut Teja, kebutuhan untuk memperkuat pengelolaan informasi semakin mendesak seiring meningkatnya kecepatan arus informasi dan kompleksitas kejadian bencana. "Ketika cuaca ekstrem, kejadian bisa terjadi di enam sampai tujuh kabupaten sekaligus. Selama ini kita mengandalkan laporan dari kabupaten, sementara masyarakat sering kali sudah lebih dulu menyampaikan informasi secara langsung. Kecepatan informasi ini menjadi tantangan sekaligus peluang yang perlu dikelola dengan baik," jelasnya. 

Ia menambahkan bahwa kemampuan mengelola informasi secara cepat dan akurat menjadi faktor penting dalam melindungi masyarakat. "Di tengah meningkatnya frekuensi kejadian hidrometeorologi dan kompleksitas risiko bencana, kemampuan mengelola informasi secara cepat dan akurat menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung keselamatan masyarakat," tambah Teja. 

Eksplorasi pemanfaatan AI dilakukan melalui penguatan kapasitas personel Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Bali. Dalam pendekatan yang dikembangkan, AI tidak ditempatkan sebagai pengganti petugas ataupun pengambil keputusan. Sebaliknya, teknologi ini berfungsi sebagai alat bantu yang dapat mempercepat pengolahan informasi, merangkum data dari berbagai sumber, serta menghasilkan dukungan analisis yang membantu petugas memahami situasi secara lebih cepat dan menyeluruh. 

Ke depan, pemanfaatan Agent AI berpotensi mendukung berbagai tahapan penyelenggaraan penanggulangan bencana, mulai dari pengelolaan informasi risiko sebelum bencana, dukungan analisis situasi saat tanggap darurat, hingga pemantauan dampak dan kebutuhan pemulihan pascabencana. Lebih dari sekadar adopsi teknologi baru, langkah ini mencerminkan komitmen BPBD Provinsi Bali untuk terus membangun sistem kebencanaan yang adaptif terhadap perkembangan risiko dan teknologi. Dengan memperkuat peringatan dini, pengelolaan informasi, dan analisis situasi berbasis data, Bali terus mengembangkan pendekatan yang menempatkan inovasi sebagai bagian penting dari upaya melindungi masyarakat dan mengurangi risiko bencana di masa depan.

wartawan
YUE
Category

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diskominfo Tabanan Tegaskan Isu Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Adalah Hoaks

balitribune.co.id | Tababan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh beredarnya informasi palsu (hoaks) terkait isu pemadaman jaringan internet secara nasional selama tiga hari yang disebut-sebut dimulai pada 25 September 2026.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.