Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Piala Presiden dan AFC Cup Sama-sama Penting

Bali United
Yabes Tanuri (kiri pegang jersey) saat memperpanjang kontrak kerja sama dengan salah satu sponsor.

BALI TRIBUNE - CEO Bali United, Yabes Tanuri menilai turnamen Piala Presiden 2018 dan AFC Cup sama-sama penting untuk dilakoni, dan dari kedua turnamen itu diharapkan skuat Bali United memberikan hasil maksimal.

Kepada wartawan, Selasa (6/2), dia mengatakan bulan Februari menjadi bulan spesial bagi Bali United. Wajar saja, di bulan ini memasuki hari jadinya. Tentu saja, trofi yang diingin-inginkan harus bisa mampir ke rak Serdadu Tridatu.

“Saya minta kepada para pemain untuk tidak setengah-setengah melakoni kedua turnamen itu, di Piala Presiden kita sudah masuk semifinal,” ujar Yabes Tanuri.

 Lebih lanjut dikatakan, bukan sembarang tim yang bisa mencapai level ini, mengingat ada tim yang sudah bertahun-tahun menginginkannya, namun gagal tercapai. Bagi Bali United, bermain di level Asia dengan umur yang masih sangat muda adalah moment yang tidak bisa didapat dua kali.

"Jadi kami manfaatkan dan sangat fokus menatapnya. Piala Presiden dan AFC Cup, suatu pencapaian luar biasa untuk kami dan juga para pecinta Bali United," tegasnya.

Soal kesiapan teknis, Yabes enggan membeberkannya. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada tim pelatih. Sementara itu, pelatih kepala Bali United, Widodo Cahyono Putro menambahkan, soal kesiapan di AFC Cup dan Piala Presiden ia sudah ia antisipasi. Begitu soal jadwal, meskipun sangat merugikan, diakui pelatih asal Jatim ini tak perlu dirisaukan secara berlebihan.

"Kami sudah sangat siap, jadi tidak ada kata tidak siap. Soal jadwal kan itu sudah ditetapkan, jadi jalani saja. Soal recovery yang hanya sehari, saya tidak mau berandai-andai. Yang jelas saya menatap yang terdekat dahulu," tegasnya.

Nah, di AFC Cup nanti, Bali United akan membawa nama Indonesia bersama tim lokal lainnya yakni Persija Jakarta. Meski aura persaingan di kancah tanah air sangat sengit dan penuh gengsi, namun lain halnya jika sudah keluar dengan membawa nama Indonesia.

"Tak ada istilah gengsi-gengsian. Kami dna Persija sama-sama membawa nama Indonesia. Tak ada istilah kami atau Persija yang paling kuat. Kita harus sama-sama membawa nama harum bangsa," tegasnya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.