Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Polisi Asal Bangli Bunuh Diri, Keluarga Pasrah

Bali Tribune/ PASRAH Keluarga almarhum yakni mertua, istri dan anaknya pasrah atas nasib yang dialami Brigadir Dewa Gede Alit Wirayuda.
Balitribune.co.id | Bangli - Salah seorang anggota polisi asal Bangli yang berdinas di Polsek Arosbaya, Polres Bangkalan Jawa Timur, Brigadir I Dewa Gede Alit Wirayuda (31) nekat bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri menggunakan senjata api (senpi). 
 
Polisi asal Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga Kecamatan Bangli ini mengakhiri hidupnya di belakang kantor Mapolsek Arosbaya, Kamis (5/9) malam.
 
Jenazah Brigadir I Dewa Gede Alit Wirayuda sudah tiba di Bangli, Jumat (6/9) sore. Rencananya jenazah akan dikremasi di Crematorium di Banjar Pundukdawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung.
 
Ditemui di rumah duka, orangtua dari Brigadir Dewa Alit yakni I Dewa Anom Banjar mengatakan, almarhum merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara. Menurutnya Anom Banjar, anaknya habis menjalani pendidikan SPN Mojokerto langsung berdinas di Pulau Madura.
 
"Memang dari tahun 2007 sudah tugas di sana, waktu pendidikan di Mojokerto," ujar I Dewa Anom Banjar.
 
Dewa Anom Banjar mengakui jika dirinya jarang berkomunikasi via telepon dengan putranya. Walaupun Dewa Alit terbilang rajin pulang ke Bangli, baik pada hari raya atau sekadar ingin bertemu keluarga.
 
"Kalau pulang kampung memang sering apalagi kalau ada upacara. Cuma dia tidak pernah bercerita punya masalah apa. Dan sepengetahuan kami dia baik-baik saja," ujar pensunan pegawai Rutan Bangli ini.
 
Sebutnya alamrhum, Dewa Alit meninggalkan seorang istri dan putrinya yang baru duduk di bangku kelas II sekolah dasar. "Istri dan anaknya tinggal bersama di sana. Dewa Alit kenal dengan istrinya di tempat tugasnya, Madura," kata Dewa Anom Banjar.
 
Disinggung terkait upacara pemakaman, sesuai rencana jenazah akan langsung dikremasi, Minggu (8/9) di Crematorium Pundukdawa. "Jenazah kami titip sementara di rumah sakit umum Bangli karena di Banjar kami baru saja melaksanakan upacara Ngeroras," jelasnya.
 
Terpisah, istri almarhum, Dwi Ucayanti (31) mengatakan, suaminya memang pendiam dan terkesan tertutup. Suaminya tidak pernah bercerita jika punya masalah. Ketika ditanya, sang suami mengaku tidak ada masalah.
 
"Sampai kejadian ini suami saya tidak ada bilang apa-apa," ungkapnya.
 
Menurut Dwi Ucayanti, di hari ditemukanya suami dalam keadaan tidak bernyawa, dirinya memang sengaja ke Polsek. Pasalnya sang suami belum pulang. Sedangkan hari itu suaminya mendapat jadwal piket.
 
"Karena sudah mau jam piket, tapi belum pulang, saya inisiatif mendatangi Polsek," ujarnya.
 
Suaminya ditemukan sudah tidak bernyawa dengan luka tembak di kepala. Sementara senjata yang digunakan adalah pegangan suaminya. Ditanya soal pesan suaminya yang meminta dikubur di Bangli jika meninggal, Dwi Ucayanti mengatakan, suaminya memang sempat berujar kalau kelak meninggal agar dikubur di Bangli. Namun ucapan tersebut disampaikan beberapa bulan lalu.
 
"Itu dikatakan sudah lama, jauh sebelum kejadian ini. Saat itu kita hanya ngobrol biasa," sebutnya.
 
Terkait kabar yang beredar bahwa Dewa Alit nekat bunuh diri karena masalah utang piutang, pihak keluarga menampik hal tersebut. Pihak keluarga berharap kematian anggota keluarga tidak disangkutan dengan hal-hal lain.
"Kami sudah ikhlas, mungkin ini jalannya," ujar salah seorang pihak keluarga almarhum.(u) 
wartawan
Agung Samudra
Category

OJK-Kemenkes Satukan Langkah, Asuransi Kesehatan Didorong Lebih Terjangkau

balitribune.co.id | Jakartya - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terus memperkuat ekosistem asuransi kesehatan melalui peningkatan koordinasi antara perusahaan asuransi, penyelenggara jaminan kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click

Bangun Etos Kerja dan Kedisiplinan, 100 ASN Pemkab Tabanan Jalani Diklat Bela Negara

balitribune.co.id | Tabanan - Sebanyak 100 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Tabanan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara Angkatan I Tahun 2026 di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) IX/Udayana. Pendidikan dan pelatihan tersebut berlangsung selama enam hari, mulai 6 hingga 11 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ashram Gandhi Puri Rayakan HUT ke-29 dengan Tiga Cahaya Keteladanan

balitribune.co.id | Semarapura - Ashram Gandhi Puri Sevagram, Klungkung, Bali, memperingati 29 tahun perjalanannya pada 6 September 2026, bersamaan dengan Shantisena Sangha Jayanti. Peringatan tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan 99 tahun kunjungan penyair besar India sekaligus peraih Nobel Sastra, Rabindranath Tagore, ke Bali pada 1927.

Baca Selengkapnya icon click

Mantan Kepala Kanwil BPN Bali Tersangka Pemalsuan Surat Tanah

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan "penyunatan" tanah Pura Dalam Balangan, Jimbaran, memasuki babak baru setelah penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali menetapkan mantan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh., M.H., sebagai tersangka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tertinggal di Start, Rheza Danica Sukses Sabet Podium ARRC Sepang

balitribune.co.id | Jakarta - Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Rheza Danica Ahrens, tampil gemilang dan sukses mengamankan podium ketiga pada kelas Asia Production 250 (AP250) dalam race pertama ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Sepang International Circuit, Sabtu (5/9). Di atas Honda CBR250RR, Rheza melakukan aksi penpilan impresif untuk menaklukkan rival-rivalnya meski harus memulai balapan dari posisi start ke-30.

Baca Selengkapnya icon click

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Persembahyangan Tumpek Uye di Pura Jagatnatha

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menghadiri persembahyangan bersama Rahina Tumpek Uye atau Tumpek Kandang di Pura Agung Jagatnatha, Denpasar. Perayaan yang jatuh pada Saniscara Kliwon Wuku Uye ini dimanfaatkan umat Hindu untuk memuliakan hewan sebagai ciptaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus menjaga keharmonisan alam dan makhluk hidup.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.