Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Proyek PPN Pengambengan Resmi Dimulai

 GROUNDBREAKING
Bali Tribune / GROUNDBREAKING - Menteri KKP, Wahyu Sakti Trenggono saat peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek PPN Pengambengan, Selasa (29/9/2026).

balitribune.co.id | Negara - Proyek penataan dan pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan resmi memasuki tahap konstruksi fisik. 

Proyek Integrated Fishing Ports and International Fish Market (IFP-IFM) Phase-I senilai Rp1,276 triliun ini ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Wahyu Sakti Trenggono, Selasa (29/9/2026).

Proyek yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) ini dibiayai melalui skema pinjaman luar negeri dari Islamic Development Bank (IsDB). Pengerjaannya dilakukan melalui Kerja Sama Operasi (JO) antara China Road and Bridge Corporation (CRBC) dan PT Nindya Karya. Pengembangan ini bertujuan memindahkan seluruh aktivitas pelabuhan perikanan dari Pelabuhan Benoa, Denpasar ke PPN Pengambengan.

Menteri KKP Wahyu Sakti Trenggono menegaskan, seluruh kapal ikan yang saat ini bersandar di Benoa wajib pindah ke Pengambengan. "Saya yang memiliki kewenangan mengeluarkan izin penangkapan ikan. Saya tidak akan mengeluarkan izin jika mereka tidak beroperasi dari sini. Pelabuhan Benoa itu kawasan pariwisata, kalau dicampur industri perikanan bisa mengganggu kualitas pariwisata Bali," tegas Trenggono.

Ia juga menepis kekhawatiran terkait jarak fasilitas kargo. Menurutnya, akses dari Pengambengan menuju Surabaya tergolong mudah. Pemisahan pelabuhan industri perikanan dengan pariwisata merupakan standar penataan global demi memajukan ekonomi daerah.

Sementara itu, Kepala PPN Pengambengan, Kartono, menjelaskan bahwa pekerjaan konstruksi dijadwalkan berlangsung selama 915 hari kerja (30 bulan) dengan masa pemeliharaan 365 hari. Pelabuhan terintegrasi ini ditargetkan rampung dan siap diresmikan pada 27 Desember 2028. 

wartawan
PAM
Category

Kera Resahkan Warga Nyalian, Rusak Lahan Pertanian hingga Masuk Pemukiman

balitribune.co.id | Semarapura - Perbekel Desa Nyalian, Cok Gede Agung Putra, mengeluhkan keberadaan kera ganas yang merusak tanaman pertanian warga. Ia menyampaikan kondisi tersebut kepada Kepala BPBD Klungkung, Putu Widiada, S.Sos., melalui grup penanggulangan bencana.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Tegaskan Rp32,45 Miliar untuk Revitalisasi 94 Sekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 32,45 miliar untuk merevitalisasi 94 satuan pendidikan pada Tahun Anggaran 2026. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dibuka langsung oleh Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, di Aula Mall Pelayanan Publik (MPP) Karangasem pada Kamis (10/9/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bos PMA Asal India Kabur Bawa Ratusan Miliar, Komisaris Serahkan Mobil Mewah ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi investasi bodong berkedok jual beli emas kembali menelan ratusan korban di Indonesia. Direktur Utama PT Nellafa Refinery and Bullion sekaligus PT Nellafa Fine Jewellery, Jaya Krishna Reddy, warga negara asing (WNA) asal India, dilaporkan kabur ke luar negeri setelah melarikan dana dan emas nasabah yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

Baca Selengkapnya icon click

Gerebek Bandar Sabu Polisi Temukan Senpi

balitribune.co.id | Singaraja - Satresnarkoba Polres Buleleng menangkap seorang petani berinisial MN (50) di rumahnya, Banjar Dinas Tamblingan, Desa Munduk, Banjar, Buleleng (3/9/2026). Penangkapan tersangka pengedar sabu ini justru membuka kasus pidana lain setelah polisi menemukan senjata api (senpi) rakitan beserta delapan butir amunisi ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.