Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rumput Laut Tetap Layak Dibudidayakan di Nusa Penida

KELOMPOK - Sosialisasi budidaya rumput laut oleh pemda kepada Kelompok Budidaya rumput lajut di Nusa Penida

 BALI TRIBUNE - Budidaya rumput laut terbesar di Bali adalah Kepulauan Nusa Penida. Ratusan ribu ton rumput laut yang dihasilkan, bahkan hingga diekspor ke luar negeri. Namun, sejak awal tahun 2017 produksi rumput laut terus menurun. Banyak masyarakat Nusa Penida kehilangan mata pencaharian. Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung, mengadakan Sosialisasi Hasil Kajian Akademis Budidaya Rumput Laut, yang dibuka langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di damping Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali I Made Gunaja dengan Tema "Melalui Revitalisasi Budidaya Rumput Laut Kita Lakukan Gerakan Bersama Menanam Rumput Laut". Acara tersebut dipusatkan di Balai Desa Lembongan,  Kecamatan Nusa Penida, Jumat (18/1) sore. Bupati Suwirta menjelaskan, dengan hasil kajian tersebut membuktikan bahwa, rumput laut di Nusa Penida masih hidup normal dan layak untuk dibudidayakan, perairan Nusa Penida selama kajian berada dalam kondisi tidak cemar. “Penurunan produksi rumput laut disebabkan karena masyarakat cendrung beralih kepariwisata yang belakangan ini berkembang pesat” ujar Bupati Suwirta. Pada kesempatkan kali ini, Bupati Suwirta mengajak beberapa stakeholder dari yg menangani rumput laut di hulu dan hilir serta pembudidayaan udang, kepiting, abalone, krapu dan termasuk hidroponik untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pariwisata di Nusa Penida. “Saya tugaskan Perbekel bersama Dinas terkait mendata dengan serius, berapa kelompok masyarakat yang serius kembali kebudidaya rumput laut. Kalau tidak ada yang mau, sekalian areal tersebut digunakan atraksi wisata/ water sport. Dan di desa segera akan dibentuk kelompok untuk budidaya udang kepiting dan krapu”. Tegas Bupati asal Ceningan ini Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung, I Wayan Durma secara cepat merespon permasalahan ini melalui kegiatan Demplot dan Kajian Akademis Budidaya Rumput Laut untuk mengetahui secara pasti penyebab penurunan produksi rumput laut. “Kajian ini berlangsung pada bulan April, Agustus, dan November yang tersebar di tiga titik, yaitu Desa Lembongan, Batumulapan, Desa Batununggul dan Semaya, Desa Suana yang sudah dilakukan penanamannya bulan April, Agustus dan November Tahun 2018 lalu” beber Wayan Durma Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali I Made Gunaja, meapresiasi dari kepedulian Pemerintah Kabupaten Klungkung di dalam budidaya rumput laut. Melalui hasil kajian tersebut, mendukung semua apa yang di impikan pemerintah Kabupaten Klungkung untuk membangkitkan kembali budidaya rumput laut di kepulauan Nusa Penida. “Kewenangan diwilayah laut itu ada di Provinsi, tapi saya membuat MOU dengan Dinas terkait untuk berkerjasama supaya masyarakat mendapat maanfaatnya”. ujar Gunaja Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali I Made Gunaja, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung I Wayan Durma,  FKP Kecamatan Nusa Penida, kelompok budidaya rumput laut masyarakat Lembongan dan undangan terkait lainnya. 

wartawan
Ketut sugiana
Category

Terkait Polemik Videotron, Dewan Minta Pemerintah Tak Persulit Warga Lokal Berinvestasi di Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Polemik pembangunan videotron di pertigaan Penelokan, Kintamani  mengundang reaksi kalangan DPRD Bangli. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa mengatakan sejatinya pada prinsipnya  nafas pembangunan di Bangli yakni  prioritas utamanya buat orang Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri

balitribune.co.id | Denpasar - Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri, istri Gubernur Bali periode 1978-1988, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, sekaligus ibunda Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, berlangsung khidmat pada Redite Pon Wuku Prangbakat, Minggu (13/9/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Badung Tembus Rp13,09 Triliun, PDIP Soroti Infrastruktur dan Wajah Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Belanja daerah Kabupaten Badung dalam RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dirancang mencapai Rp13,09 triliun. Angka tersebut meningkat Rp1,56 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD induk yang sebesar Rp11,52 triliun. Sementara pendapatan daerah dirancang Rp10,50 triliun, naik Rp170,11 miliar atau 1,65 persen dari APBD induk Rp10,33 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Upah Pekerja di Bali Dinilai Terlalu Imut, Nyoman Parta Sebut Kebutuhan Hidup Layak Harus Jadi Acuan Pengupahan

balitribune.co.id | Gianyar - Upah pekerja di Bali dinilai belum sebanding dengan tingginya biaya hidup. Upah pekerja di Bali dinilai terlalu kecil alias Imut jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup pekerja di Bali.  

Baca Selengkapnya icon click

Gerindra Setujui Perubahan APBD Badung 2026, Soroti Infrastruktur Kuta dan Banjir

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung menyatakan menyetujui Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPRD Badung, Jumat (11/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.