Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

“Scarring Effect” Pariwisata Bali

Bali Tribune / Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho di Lombok, NTB.
balitribune.co.id | Mataram - “Scarring Effect” yang ditinggalkan pandemi Covid-19 betul-betul memukul industri pariwisata Bali. Scarring Effect (luka, red) sektor pariwisata menyebabkan berbagai akibat seperti menurunnya tenaga kerja perhotelan (SDM), rusaknya infrastruktur, demand (permintaan) pariwisata yang belum sepenuhnya pulih dan sulitnya mendapatkan pembiayaan perbankan.  
 
Dari data yang ditampilkan Bank Indonesia Provinsi Bali, kontribusi Bali terhadap devisa travel nasional mencapai 55,1%. Sedangkan share untuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali sebesar 52,2%. Kontribusi pariwisata dalam perekonomian Bali tercermin dar besarnya pangsa lapangan usaha (LU) akmamim, pergadangan, dan transportasi dalam PDRB Bali.  
 
Bercermin dari kondisi yang ada, pariwisata Bali membutuhkan pemulihan sesegera mungkin, akibat dampak dari bekas luka yang ditinggalkan Covid-19 . Minimnya sektor pendukung jadi persoalan tersendiri.  Apalagi perekonomian Bali selama ini ditopang sektor yang paling dominan yakni, pariwisata. 
 
“Bali perlu perbaikan secara mobilitas global dan domestik, diberikannya stimulus pariwisata dan dikembangkannya trend pariwisata pasca pandemi yang mengarah kepada ‘sustainable’ dan pariwisata yang berkualitas,” ucap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Jumat (30/9) di Lombok, NTB, dihadapan sekitar 25 wartawan media di Bali dalam kegiatan “Capacity Building dan Media Gathering”. Selain itu ia juga mendorong konsumsi lokal agar secara perlahan perekonomian Bali kembali pulih, sambungnya.
 
Mencermati kondisi terkini Trisno Nugroho, berpendapat, selain tantangan yang dihadapi, Bali memiliki peluang melakukan penetrasi ekonomi melalui berbagai kebijakan yang ditawarkan. Seperti, meningkatkan jumlah negara penerima bebas visa kunjungan (VOA), menggelar berbagai even dan MICE ditengah trend workcation, dikembangkannya trend desa wisata yang didukung UMKM, digitalisasi sektor pariwisata, dikembangkannya sektor ekonomi kreatif dan memperhatikan pergeseran trend pariwisata global. 
 
“Perlu kiranya penguatan momentum pasca melandainya Covid-19 bagi pemulihan pariwisata Bali dalam rangka mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi Bali,” ucapnya. 
 
Sementara itu pemulihan akibat “scarring effect” dalam ekosistem pariwisata Bali dibutuhkan dukungan semua pihak, akselerasi pembiayaan investasi/pembiayaan untuk memperbaiki “scarring effect”, sehingga pergerakan ekonomi terus berlanjut. 
 
“Sebetulnya terkait hal ini pemerintah, Bank Indonesia dan OJK telah mengeluarkan berbagai kebijakan stimulus untuk mendorong kredit perbankan agar bisa disalurkan,” ungkap pejabat yang dekat dengan kalangan media ini. Namun diakui meski kredit di Bali tumbuh sebesar 2,97% (yoy) pada triwulan II 2022 tapi masih jauh dari trend nasional yakni 11, 81% (yoy) di triwulan yang sama. 
 
Selain sektor pariwisata yang menjadi andalan, Trisno Nugroho berpendapat dari sisi sumber pertumbuhan ekonomi baru, Bali bisa fokus pada pengembangan “light idustries/manufacture” yakni, industri kreatif. “Pertimbangannya Bali sebagai tujuan wisata memiliki warisan budaya yang kuat, serta tersedianya tenaga kerja yang kompeten di tengah bidang usaha pariwisata yang sudah berkembang,” pungkasnya.
 
wartawan
ARW
Category

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Meninjau Baksos Kesehatan di Desa Antiga

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem memperkuat komitmennya dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Bakti Sosial (Baksos) Kesehatan secara menyeluruh. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 ini dipusatkan di Banjar Dinas Kelod, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, pada Selasa (11/11/2025).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua WHDI Karangasem Ny. Anggreni Pandu Lagosa Hadiri Sosialisasi Peran Strategis di Bidang Publik

balitribune.co.id | Amlapuira - Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Karangasem, Ny. Anggreni Pandu Lagosa, mengajak ibu-ibu di Karangasem untuk meningkatkan perannya. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan sosialisasi yang digelar di Gedung MPP Karangasem pada Senin (10/11/2025) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hingga Oktober 2025 Bank BPD Bali Catat Kinerja Cemerlang

balitribune.co.id | Denpasar - Bank BPD Bali hingga Bulan Oktober 2025 kembali mencatatkan kinerja cemerlang di seluruh indikator utama, sebuah bukti efektivitas strategi bisnis yang diterapkan dengan pencapaian asset  Rp42,4 triliun, melampaui target yang dipatok sebesar Rp41,10 triliun  atau mencapai 103,13% dan mencatatkan pertumbuhan tahunan (YoY) sebesar 6,60% dibandingkan Oktober 2024 sebesar Rp39,76 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Pelaku Perusakan Hutan Ditangkap Polsek Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - Jajaran Polsek Kintamani  berhasil mengungkap kasus perusakan hutan di kawasan Banjar Dinas Pengejaran, Desa Pengejaran, Kecamatan Kintamani. Dalam kasus ini petugas  mengamankan tiga pelaku masing-masing berinisial KS (62), NL (54), dan WSW (33), semuanya warga setempat

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.