Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Semburan Asap Gunung Agung Setinggi 2.100 Meter

asap
Semburan asap Gunung Agung, Jumat pagi kemarin.

BALI TRIBUNE - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung Agung kembali meletus (erupsi) dengan menyemburkan asap berwarna kelabu tebal yang bertekanan sedang.

"Asap menyembur dengan ketinggian sekitar 2.100 meter di atas puncak yang condong mengarah barat," kata Kepala Sub Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana di Pos Pengamatan Gunung Agung di Desa Rendang, Karangasem, Jumat (8/12).

Devy menjelaskan arah asap mengikuti arah angin saat ini yang bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Menurut dia, letusan bertekanan sedang yang terjadi sekitar pukul 07.59 Wita itu menandakan bahwa aktivitas vulkanik di dalam gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut tersebut masih tinggi meski sejak beberapa hari belakangan sempat jeda dari erupsi.

PVMBG mencatat aktivitas kegempaan enam kali dengan frekuensi yang rendah beramplitudo 11-25 milimeter, tiga kali tektonik jauh dan delapan kali embusan beramplitudo 4-24 milimeter pada pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 Wita. PVMBG juga merekam tremor menerus atau "microtremor" yang terekam dengan amplitudo 1-2 milimeter.

Erupsi dengan asap tekanan sedang tersebut tercatat merupakan erupsi lanjutan setelah sebelumnya erupsi dengan menyemburkan abu gunung pada Selasa (21/11) dan Minggu (26/11) disusul rentetan semburan abu Gunung Agung. Sebelumnya, PVMBG merekam berkurangnya gas sulfur dioksida atau SO2 di Gunung Agung.

Menurut Devy, hal itu menandakan dua kemungkinan yakni laju magma yang naik ke permukaan melemah karena kehilangan energi akibat gas magmatik semakin berkurang yang pada akhirnya habis dan menuju keseimbangan.

Kemungkinan kedua terjadinya penyumbatan pada pipa magma sehingga fluida magma yang bergerak ke permukaan terhalang oleh lava di permukaan yang mendingin dan mengeras.

Apabila kemungkinan pertama yang terjadi maka, menurut dia, potensi erupsi akan berkurang karena magma kehilangan mobilitasnya. Namun, jika kemungkinan kedua yang terjadi maka potensi erupsi akan meningkat karena akumulasi tekanan magma bertambah.

Adanya pendekatan kemungkinan itu, kata dia, karena para ahli vulkanologi belum bisa menggunakan metode pendekatan yang pasti mengingat kompleksitas yang dimiliki gunung berapi.

"Artinya meski saya menjelaskan beberapa kemungkinan, bisa jadi Gunung Agung memiliki rencana sendiri yang tidak masuk pada kemungkinan tersebut," ucapnya.

wartawan
Redaksi
Category

Puskesmas II Sanur Direncanakan Pindah Lokasi 

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar tengah mengkaji rencana relokasi Puskesmas II Denpasar Selatan yang saat ini berlokasi di Jalan Danau Buyan III, Sanur. Relokasi diusulkan sebagai langkah jangka panjang untuk memastikan keberadaan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut berada di atas aset milik pemerintah daerah. 

Baca Selengkapnya icon click

5 Kebakaran dalam Sebulan, Polres Bangli Ancam Pidanakan Pelaku Pembakaran Hutan

balitribune.co.id | Bangli - Peristiwa kebakaran kerap mengancam kawasan hutan Bangli. Sepanjang September 2026, sedikitnya lima kali kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah hukum Polres Bangli. Meminimalisir terjadi kebakaran hutan, polisi pun mengeluarkan peringatan keras. Pelaku yang sengaja membakar hutan atau lahan terancam dipidanakan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Defisit Rp96,324 Miliar, P-APBD Buleleng 2026 Akhirnya Diketok

balitribune.co.id | Singaraja - Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Buleleng Tahun Anggaran 2026 akhirnya mendapat persetujuan DPRD Buleleng. Di balik kesepakatan tersebut, pemerintah daerah harus menjalankan postur anggaran dengan defisit mencapai Rp96,324 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Salah Satu Tersangka Kasus Jual Beli Bayi dalam Kondisi Hamil

balitribune.co.id | Bangli - Penyedik Satreskrim Polres Bangli telah menetapkan tiga tersangaka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan transaksi jual beli bayi. Ketiga tersangka yakni l IWD (35) warga Desa Songan, Kecamatan Kintamani; JR alias Ria (26), warga asal Pandeglang, Banten; dan CS alias Putri (18), warga Lampung, sudah sejak sepekan meringkuk di ruang tahanan Polres Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Copot Sekda Klungkung, Bupati Satria Tepis Spekulasi Politik

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria secara mendadak mengganti Sekretaris Daerah (Sekda) Klungkung A.A. Gede Lesmana dan melantik Gusti Ngurah Agung Mahajaya sebagai Penjabat (Pj) Sekda Klungkung. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.