Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sempat Terpuruk, Kini Harga Babi Mengalami Peningkatan

Bali Tribune/ BABI - Salah satu peternakan babi di Bangli.
Balitribune.co.id | Bangli - Beberapa bulan yang lalu harga babi dipasaran sempat menurun, namun  belakangan ini harga babi justru mengalami peningkatan. Kalau sebelumnya  berkisar Rp 15.000 namun kini melonjak menjadi Rp 23 ribu hingga Rp 25 ribu.
 
Ketua GUPBI Bangli Sang Putu Adil saat dikonfirmasi  membenarkan kalua harga babi potong belakangan ini mengalami lpeningkatan. Dari awal  Rp 15 ribu, naik ke angka Rp 18 ribu kemudian naik lagi ke angka Rp 20 ribu. “Sejak lima hari ini  naik menjadi Rp 23 ribu hingga Rp 25 ribu. Harganya memang masih bervariatif,”jelas Sang Putu Adil, Minggu (17/5).
 
Menurutnya  lonjakan harga, dikareanakan beberapa factor ,diantaranya karena  kelangkaan stok babi potong akibat kematian  babi yang cukup besar akibat virus ASF. Selain itu dikarenakan sudah mulainya aktifitas penjualan daging babi keluar daerah. “Kematian babi ditingkat peternak begitu besar sehingga menyebabkan ketersediaan babi menipis. Sementara permintaan tinggi yang mengakibatkan harga naik drastic,”jelasnya.
 
Sementara soal kematian babi di Kabupaten Bangli, jelas Sang Putu Adil, sesuai informasi yang didapat dari peternak kematian babi masih terjadi di Bangli. Dia menyebutkan, kemarin kematian babi masih terjadi di wilayah Susut, seperti Apuan dan desa lainnya. Sementara di Kecamatan  Bangli, kematian babi dalam jumlah banyak terjadi di wilayah banjar Tegal, Bebalang. “Kita berharap antivirus ASF segere  ditemukan,” ucapnya.
 
Sang Putu Adil lanjut menjelaskan, untuk anti virus ASF ini kini tengah diuji coba di Medan oleh putra Bali. “Kami berharap uji coba itu membuahkan hasil, sehingga penyakit yang selama ini membayangi peternak babi bisa segera teratasi,” harapnya. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kabur ke Badung, Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Blahbatuh

balitribune.co.id | Gianyar - Digiring ke Mapolsek Blahbatuh, menandai berakhirnya pelarian ANB (26 tahun). Terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini berakhir di sebuah tempat kos di Banjar Selat Beringkit, Mengwitani, Badung. Setelah disanggong Tim Opsnal Reskrim Polsek Blahbatuh tanpa perlawanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.