Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Srotragrahana Duta Badung Memukau PKB XLVIII 2026, Angkat Harmoni Alam dan Pemurnian Jiwa

kesenian
Bali Tribune / PKB - Sanggar Seni Kadung Tresna bersama Barong Binal Mengwitani dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Art Centre Denpasar, Sabtu (20/6/2026) sore

balitribune.co.id | Denpasar – Sanggar Seni Kadung Tresna bersama Barong Binal Mengwitani sukses memukau penonton dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Art Centre Denpasar, Sabtu (20/6/2026) sore. Melalui garapan bertajuk “Srotragrahana”, para seniman menghadirkan pertunjukan yang sarat nilai spiritual, keharmonisan alam, serta makna pemurnian jiwa dalam ajaran Hindu.

Koordinator pertunjukan, Made Dita Cahyadinata, menjelaskan bahwa karya tersebut mengisahkan kehidupan harmonis di jantung Hutan Greseh, tempat berbagai satwa seperti unggas, kera, anjing, kura-kura, babi, hingga macan hidup berdampingan dalam suasana damai dan seimbang.

Menurutnya, Srotragrahana tidak hanya menjadi sajian seni pertunjukan yang menghibur, tetapi juga membawa pesan penting tentang pelestarian budaya Bali dan penjagaan warisan spiritual leluhur.

“Menjaga taksu leluhur kita, kemudian melestarikan budaya Bali, terlebih adalah proses pemurnian roh,” ujarnya.

Salah satu bagian menarik dalam pertunjukan ini adalah penggambaran sosok macan yang ditafsirkan berbeda dari citra umumnya sebagai hewan buas. Meski tetap diperlihatkan sebagai sosok yang kuat dan agresif, macan justru menggunakan kekuatannya untuk melindungi seluruh penghuni hutan.

Simbol tersebut menegaskan bahwa kekuatan sejati tidak selalu diwujudkan dalam bentuk ancaman, melainkan dapat menjadi sarana perlindungan dan penjagaan keseimbangan kehidupan.

Kisah kemudian berkembang dengan hadirnya Dang Hyang Nirartha atau Pedanda Sakti Wawu Rauh yang digambarkan sedang menjalani laku spiritual di sebuah taman asri di sisi timur Hutan Greseh. Dalam suasana hening, tokoh suci tersebut menulis untaian sastra pada lembaran lontar sambil memancarkan jenyana atau pengetahuan suci.

Pancaran kebijaksanaan dan kasih sayang yang dimiliki Dang Hyang Nirartha digambarkan mampu menyelimuti seluruh makhluk di hutan. Melalui kemuliaan batinnya, ia dapat memahami bahasa alam serta berkomunikasi dengan setiap ciptaan Tuhan yang hidup di kawasan tersebut.

Puncak pertunjukan terjadi ketika para satwa dengan penuh ketulusan bersedia menjadi bagian dari sarana ritual di Pura Sada Kapal. Adegan tersebut mengarah pada makna prosesi Mapepada yang memiliki kedudukan penting dalam tradisi Hindu Bali.

Dalam filosofi Hindu, hewan yang digunakan sebagai sarana upacara tidak dipandang sebagai korban semata, melainkan makhluk yang sedang menjalani pengabdian suci. Melalui prosesi Mapepada, roh atau atman hewan diyakini disucikan dari sifat-sifat kebinatangan sehingga pada kelahiran berikutnya dapat mencapai tingkat kehidupan yang lebih luhur.

“Upacara Mapepada bertujuan untuk menyucikan roh (atman) hewan tersebut dari sifat-sifat kebinatangan agar nantinya, saat bereinkarnasi, jiwa mereka dapat meningkat statusnya ke derajat kehidupan yang lebih tinggi atau lebih baik,” jelasnya.

Melalui garapan Srotragrahana, Sanggar Seni Kadung Tresna dan Barong Binal Mengwitani tidak hanya menghadirkan tontonan yang artistik dan memikat, tetapi juga menyampaikan tuntunan spiritual mengenai hubungan harmonis antara manusia, alam, dan seluruh ciptaan Tuhan.
Penampilan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya Bali tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga taksu leluhur, kearifan lokal, serta kesucian nilai-nilai spiritual yang diwariskan secara turun-temurun. 

wartawan
ANA
Category

Kapolda Bali Irjen Pasma Royce Sapa Pemedek Pura Jagatnatha

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali Irjen Pol Dr Pasma Royce SIK MH melanjutkan rangkaian agenda silaturahminya dengan menyambangi tokoh lintas agama di Pulau Dewata. Kali ini, jenderal bintang dua tersebut melaksanakan Sambang Kamtibmas dan berinteraksi bersama Pemedek (umat) di Pura Agung Jagatnatha, Kota Denpasar, Selasa (20/10/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ratusan Media Promosi Liar Ditertibkan Petugas

balitribune.co.id | Denpasar - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melalui Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibum Tranmas) melaksanakan penertiban baliho, spanduk, banner, umbul-umbul, pamflet, dan papan nama yang terpasang di fasilitas umum, Selasa (20/10/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Revitalisasi Pasar Taman Sari-Taman Perjuangan Singasana 77 Persen

balitribune.co.id | Tabanan - Pengerjaan proyek revitalisasi Pasar Taman Sari dan penataan Taman Perjuangan Singasana di Desa Delod Peken, Kabupaten Tabanan sudah mencapai 77,677 persen. Pengerjaan fisik kini berfokus pada perapian eksterior pada struktur bangunan utama di lantai atas yang secara eksterior dirancang menyerupai Kapal Pinisi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.