Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tama Tenaya: Bali Harus Siaga 1

Ketut Tama Tenaya
Ketut Tama Tenaya

BALI TRIBUNE - Seorang anggota Brimob Polda Bali menjadi korban penganiayaan dan penyerangan di Hotel Ayana, Jimbaran, Selasa (8/8). Bukan itu saja, senjata api serta 30 peluru milik sang Brimob juga dirampas oleh pelaku yang hingga kini masih misterius.

Kondisi ini memicu kekhawatiran banyak kalangan. Apalagi, pelaku penyerangan dan perampasan senjata sejauh ini belum ditangkap. Yang paling ditakutkan, pelaku ini justru dari kelompok radikal dan akan memanfaatkan senjata hasil rampasan tersebut untuk melakukan penyerangan.

"Penyerangan terhadap anggota Brimob ini harus segera terungkap. Apakah ini dilakukan oleh kelompok radikal atau malah ada motif lain. Jangan membuat masyarakat resah," ujar Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali Ketut Tama Tenaya, di Denpasar, Rabu (9/8).

Politikus asal Tanjung Benoa itu mengingatkan, peristiwa penyerangan anggota pasukan elit polisi itu merupakan warning bagi Bali. Ini membuktikan bahwa Bali sesungguhnya belum benar-benar aman.

"Ini bukti Bali tidak aman. Saya selalu warning, jangan sampai kita terlena. Ingat bahwa kita hidup dari pariwisata, dan kuncinya ada pada keamanan. Kalau keamanan kebobolan, maka Bali akan habis," tegas Tama Tenaya.

Tak sekedar waspada. Politisi PDIP ini juga meminta agar Bali ditetapkan siaga satu, menyusul belum ditemukannya pelaku penyerangan. Ia khawatir, setelah personel polisi bisa diserang, justru markas kepolisian yang akan dibobol setelah ini.

"Ini kejadian sudah luar biasa, karena pelaku berani menyerang Brimob dan merampas senjata. Hati-hati, bisa-bisa besok markas yang diserang dan senjata dirampas. Kita mau apa kalau seperti ini. Karena itu Bali harus siaga satu," tandas Tama Tenaya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Sugawa Korry, mengakui bahwa peristiwa penyerangan anggota Brimob ini memang menjadi indikasi kelengahan aparat. Seharusnya, hal seperti ini tidak boleh terjadi, apalagi korbannya pasukan elit.

"Ke depan ini tidak boleh terulang lagi. Peristiwa ini membuktikan bahwa, kita lengah. Jangan sampai ini terulang lagi ke depan," pungkas Sugawa Korry.

wartawan
San Edison
Category

Dinas Kesehatan Temukan 10 Kasus Influenza A di Denpasar, Seluruh Pasien Dinyatakan Sembuh

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Denpasar mencatat sebanyak 10 kasus Influenza A sepanjang periode Januari hingga September 2026. Seluruh pasien yang terkonfirmasi positif dilaporkan telah sembuh dan kembali beraktivitas normal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Segera Direlokasi, Pemkab Tabanan Ancam Putus Kabel Utilitas di Jalan Gajah Mada

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengeluarkan surat peringatan terakhir kepada seluruh penyedia jasa telekomunikasi (provider) yang menggelar jaringan utilitas di Jalan Gajah Mada, Kawasan Alit Saputra, dan sekitarnya.

Baca Selengkapnya icon click

Gandeng Poltrada Bali, Astra Motor Gelar Edukasi Safety Riding Bertajuk "Safe Ride, Safe Life"

balitribune.co.id | Tabanan – Astra Motor Bali bersama PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar seminar Safety Riding bertajuk “Safe Ride, Safe Life: Membangun Generasi Muda Pelopor Keselamatan Transportasi” di Kampus Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali, Tabanan, Jumat (25/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Tertibkan Enam Warung Kumuh di Jalan Gatot Subroto Barat

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung melaksanakan penertiban terhadap sejumlah warung yang berdiri di sepanjang Jalan Gatot Subroto Barat, tepatnya di kawasan perbatasan Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, Rabu (30/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Usut Kasus Dugaan Penipuan, Polda Bali Geledah Toko Emas Divine dan PT Emas Now

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali melakukan penggeledahan dan penyitaan di Toko Emas Divine serta PT Emas Now yang berlokasi di Pertokoan Duta Wijaya, Jalan Raya Puputan No. 8, Renon, Denpasar.

Langkah hukum ini diambil menyusul adanya laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan yang melibatkan kedua perusahaan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.