Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tega! Bayi Baru Lahir Dibuang ke Semak-semak

Bali Tribune / BAYI - Kondisi Bayi yang ditemukan di Semak-samak berhasil diselamatkan

balitribune.co.id | GianyarEntah siapa pelakunya,  bayi yang baru dilahirnya malah dibuang ke semak-semak di Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati. Syukurnya, tangis sang bayi ini didengar oleh seorang warga yang sedang buang air kecil dan nyawa sang bayi pun berhasil diselamatkan.

Bayi perempuan ini ditemukan pertama kali oleh pedagang pasar Sukawati asal Tampaksiring, Ni Wayan Mangkin (50). Sekitar Pukul 09.00 Wita,  Mangkin melintas  di Tegenungan dan berhenti di sebelah utara Pura Crancang Kawat, lantaran kebelet buang air kecil. Saat jonggkok di semak-semak, samar-samar terdengar tangisan bayi. Lantaran takut, Mangkin lantas memanggil warga yang melintas dan bersama-sama mencari suara tangisan itu. Seorang bayi akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak diselimuti dan dikerubuti semut. Dengan gerak cepat, bayi itu dibawa ke Puskesmas Sukawati I untuk mendapatkan penanganan.

Kepala Puskesmas Sukawati I, dr. Ida Bagus Ketut Suryana menjelaskan bahwa bayi tersebut langsung mendapat perawatan medis, mulai dari dibersihkan, hingga diberikan vitamin K. Terlebih saat ditemukan bayi tersebut dikerubuti semut, beruntung tidak sampai masuk ke dalam telinga dan hidungnya. “Ari-ari  masih ada dan kami potong  disini,” ungkapnya.

Diduga kuat bayi tersebut lahir lebih dari 8 jam sebelum ditemukan. Bayi itu lahir sudah cukup bulan atau kemungkinan sudah berusia 9 bulan kandungan karena alat geraknya sudah lengkap. Beratnya 3 kilogram dengan panjang 50 cm. Selanjutnya bayi itu kita rujuk ke RSU Sanjiwani.

Selain ditangani aparat kepolisian,  pihak desa Kemenuh juga ikut proaktif menelusuri  jika ada kemungkinan warganya yang melakukan tindakan keji itu. Perbekel Kemenuh, Dewa Nyoman Neka  menyebutkan, selain penduduk asli,  penduduk pendatang yang kos atau menetap permanen langsung dipantau. " Kami sudah
berkoordinasi dengan klian banjar agar memantau warga dan penduduk pendatang yang mengarah pada aborsi. Namun tidak menuduh penduduk pendatang, karena jika penduduk asli, kecil kemungkinan membuang bayi. Atau mungkin saja orang luar yang membuang di Kemenuh," terangnya.

wartawan
ATA
Category

Alat Berat Mogok Gara-Gara Pertadex Langka, Truk Sampah Antre Panjang Depan TPA Mandung

balitribune.co.id I Tabanan - Operasional alat berat di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, berhenti total hingga mengakibatkan puluhan truk pengangkut sampah mengantre panjang sejak Selasa (21/4/2026) siang. Berhentinya dua unit alat berat tersebut dipicu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamina Dex (Pertadex) yang membuat proses perataan sampah di lokasi tidak bisa terlaksana.

Baca Selengkapnya icon click

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Tutup Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM di Kecamatan Denpasar Utara

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris 1 TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, secara resmi menutup kegiatan Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM bagi Ibu Hamil, Balita, dan Lansia yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Denpasar melalui DPMD Kota Denpasar, bertempat di Banjar Tangguntiti, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Ipda Haris Budiyono Adukan Dua Media ke Dewan Pers

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali, Emanuel Dewata Odja, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Ipda Haris Budiyono yang mengadukan dua media siber ke Dewan Pers. Langkah tersebut dinilai sebagai tindakan yang sangat tepat dan konstitusional bagi siapa pun yang merasa dirugikan oleh pemberitaan pers.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.