Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terbuka bagi Mereka yang Ingin Kembali, Soal Belasan Atlet Cricket Mengundurkan Diri

Ketut Suwandi

BALI TRIBUNE - KONI Bali masih membuka pintu kepada belasan atlet cricket yang sudah mengundurkan diri untuk kembali menjadi bagian dari Bali. KONI Bali juga akan mengadakan pertemuan dengan para atlet cricket yang pernah memperkuat Bali di ajang PON XIX/2016 Jawa Barat tersebut.  “Kami selalu terbuka jika belasan atlet cricket tersebut kembali ingin menjadi bagian dari Bali. Mereka juga anak-anak kita. Yang penting ada niat baik mereka untuk selesaikan masalahnya,” ujar Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi seusai rapat dengan KONI Kabupaten/Kota seluruh Bali dan Pengprov Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Bali, Rabu (7/11). Seperti diberitakan sebelumnya, 10 atlet cricket (diralat oleh Suwandi jumlahnya sekitar 13 atlet) mengundurkan diri sebagai atlet cricket Bali karena akan mutasi ke Provinsi Papua. Namun berdasarkan penelusuran, ternyata pihak Papua tidak minta mereka mutasi dan memperkuat Papua sebagai tuan rumah PON 2020 mendatang. “Kan kabar awalnya seperti itu, pihak Papua menghendaki belasan atlet cricket Bali tersebut bergabung ke Papua dan memperkuat tim cricket Papua pada PON 2020 mendatang. Ternyata setelah ditelusuri, pihak Papua tidak ada keinginan seperti itu,” ujar Suwandi. Baginya, sekarang ini memang status atlet cricket tersebut masih merupakan atlet Bali, dan surat pengundurannya pun juga masih belum ada resmi dari Pengkab/Pengkot atau Pengprov PCI Bali. Mantan Ketua Umum KONI Badung itu mengatakan, jika para atlet cricket Bali tersebut memang memiliki keinginan itu (bergabung kembali sebagai atlet Bali), setidaknya mereka harus menarik surat pengunduran dirinya, atau membuat surat yang menyatakan tidak jadi mengundurkan diri. “Kalau kami membuka lebar jika para atlet itu mau kembali ke Bali. Apalagi mereka kan belum sampai pindah ke daerah lain. Tapi kami masih belum tahu apakah benar semuanya bakal balik lagi atau beberapa saja. Pastinya kami akan selalu terbuka,” tambahnya. Bahkan pihaknya siap untuk menerima jika memang para atlet tersebut ingin mengutarakan langsung ke KONI Bali. “Kapan saja saya akan siap menerima mereka dan mendengar apa sebenarnya yang mereka akan atau ingin sampaikan,” demikian Suwandi, seraya menambahkan jika dirinya melakukan itu juga demi karir cricket para atlet itu sendiri ke depannya. 

wartawan
habit

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Pengadaan LPJU dengan Skema KPBU, Dewan Minta Proses Dikawal

balitribune.co.id | Denpasar - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Program JKN Jamin 29,7 Juta Kasus Penyakit Jantung dengan Pembiayaan Rp17,35 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pendekatan Value-Based Health Care. Pendekatan tersebut menempatkan health outcomes dan total biaya sepanjang siklus pelayanan sebagai dasar dalam menciptakan nilai bagi peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.