Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terkait Virus ASF, Pariwisata Bali Masih Aman

Bali TribuneKETERANGAN PERS - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, I Wayan Mardiana (kiri) bersama Plt. Kepala Dinas Pariwisata Daerah Bali, Putu Astawa saat memberikan keterangan pers terkait virus ASF
balitribune.co.id | Denpasar - Sejak merebaknya isu penyakit menular pada babi yang disebabkan oleh virus African Swine Fever (ASF), Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak) Provinsi Bali telah melakukan langkah pencegahan dengan membentuk Satgas kewaspadaan dini terhadap virus ASF di pulau pariwisata ini. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, I Wayan Mardiana kepada awak media, Jumat (27/12) mengatakan, tim respon cepat akan segera turun ke lapangan melakukan pengecekan jika ada warga yang melaporkan ternak babinya dalam kondisi sakit.  
 
Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran virus ASF di Bali. Sebab penyakit menular pada babi tersebut dapat menyebar dengan cepat dengan tingkat kematian yang tinggi sehingga menimbulkan kerugian ekonomi yang besar. "Virus ini hanya menyerang babi. Hingga saat ini kondisi ternak babi di Bali masih aman. Tidak terjangkit virus ini," tegasnya. 
 
Pulau Bali dikatakan Mardiana merupakan salah satu daerah yang menjadi peternakan babi paling besar di Indonesia selain Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara dan Sulawesi Utara. Sementara itu di tempat yang sama, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Daerah Bali, Putu Astawa mengungkapkan, melalui langkah antisipasi yang dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, tentunya wisatawan tidak perlu khawatir jika berwisata di destinasi yang dijuluki Pulau Seribu Pura ini. "Selain itu langkah pencegahan di bandara terhadap barang bawaan penumpang dan juga dibentuk Satgas kewaspadaan dini terhadap virus ASF oleh Disnak," jelasnya. 
 
Dari hasil pantauan data kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Bali, dikatakan Astawa, belum ada tanda-tanda penurunan turis asing. Setiap bulan menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun lalu. "Bali masih aman sekali terhadap virus ASF. Kita khawatirkan dari sisi ekonomi, karena Bali sebagai peternak babi terbesar di Indonesia," ucap Astawa. 
 
Disebutkannya, jumlah kunjungan wisman ke Bali pada Januari-November 2019 sebanyak 5,7 juta wisman. Pihaknya berharap pada bulan Desember tahun ini sebanyak 600 ribu lebih wisman datang ke Pulau Dewata. 
 
Pihaknya juga mengimbau kepada Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali maupun kabupaten/kota untuk paham terhadap mekanisme penularan penyakit patogen tersebut yang hanya menular dari babi ke babi. 
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Tembus Pasar Nasional, Kerajinan Khas Tabanan Sabet Penghargaan Kreatif di AOE 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Kerajinan khas Tabanan mendapat panggung lebih luas di tingkat nasional melalui keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus membuka peluang pasar bagi produk unggulan daerah, dengan dukungan langsung Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut Harpelnas 2026, Astra Motor Bali Ajak Customer Champion City Rolling Bersama Manajemen

balitribune.co.id | Denpasar – Menyambut Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap 4 September, Astra Motor Bali menghadirkan pengalaman berbeda bagi konsumen setianya melalui kegiatan City Rolling bersama manajemen dan Customer Champion.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Keamanan Desa, Polda Bali Gandeng Forum Perbekel Tekan Angka Kriminalitas

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Intelkam Polda Bali memperkuat sinergi dengan para perbekel se-Bali guna menekan potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Langkah kolaboratif ini ditekankan melalui sistem kewaspadaan dini berbasis desa demi menciptakan situasi yang kondusif di seluruh wilayah Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Pegadaian Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Desa Adat Sade

balitribune.co.id | Praya - Kepedulian PT Pegadaian (Persero) terhadap masyarakat terdampak musibah kembli diwujudkan melalui penyaluran bantuan bagi korban kebakaran di Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Melalui PT Pegadaian (Persero) Kanwil Bali Nusra, bantuan disalurkan PT Pegadaian (Persero) Area Ampenan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.