Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tiba di Denpasar, PMI Masuk Karantina Hotel Berbintang

Bali Tribune / Karantina – Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Denpasar yang sudah datang dan langsung menjalani karantina di hotel berbintang yang disediakan Pemkot Denpasar.
balitribune.co.id | Denpasar Sebanyak 40 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Denpasar telah tiba di Denpasar, Selasa (14/4) malam. Puluhan PMI yang baru tiba melalui jalur udara dari pintu masuk Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ini pun langsung diwajibkan menjalani karantina selama 14 hari. Menariknya, sebanyak 40 PMI ini tak menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing, melainkan menjalani karantina di hotel berbintang yang telah disediakan Pemerintah Kota Denpasar.
 
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Rabu (15/4) mengatakan, pada Selasa (14/4) malam sejumlah 40 PMI asal Denpasar telah pulang. Untuk itu telah dilakukan antisipasi dengan melakukan karantina terhadap puluhan PMI tersebut. Dikatakan, puluhan PMI tersebut diwajibkan menjalani karantina di hotel yang sudah disiapkan Pemkot Denpasar. “Sudah ada yang datang sekitar 40 orang. Dikarantina di hotel berbintang yang sudah disediakan,” ujarnya.
 
Dewa Rai mengatakan, karantina di hotel ini dilakukan mengingat  bercermin dari beberapa kasus sebelumnya ada PMI yang tidak disiplin menjalani karantina mandiri. Dikatakan, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi tambahan kasus, Pemerintah Kota Denpasar menyiapkan lima hotel berbintang bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diperkirakan tiba di Bali dalam beberapa hari ke depan. Lima hotel ini  berkapasitas 400 kamar.  “Sampai saat ini sudah siap sebanyak 400 kamar dan bisa bertambah sesuai dengan kebutuhan. Jadi kami siapkan hotel biar mereka nyaman, ada hotel bintang 2, ada bintang 3,“ ujarnya.
 
Dikatakan, mengingat sudah disiapkan tempat untuk melakukan karantina, Pemkot Denpasar tidak lagi mengizinkan PMI yang baru datang untuk melakukan karantina mandiri. “Jadi, PMI yang akan datang, tidak diizinkan lagi melakukan karantina mandiri karena cukup berisiko. Begitu mereka tiba, akan langsung dilakukan penjemputan untuk dibawa ke hotel untuk menjalani karantina,” ujarnya.
 
Selama menjalani karantina, kata Dewa Rai, Pemkot Denpasar menanggung konsumsi serta keperluan lainnya. Pihak nya mengingatkan agar pihak keluarga tidak melakukan kunjungan ke hotel tempat karantina. “Kami minta permakluman kepada keluarga PMI dengan situasi ini. Selama karantina, PMI tidak boleh dijenguk keluarga. Selama karantina pula, PMI akan dilakukan tes kesehatan termasuk rapid tes,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar ini.
 
Ditanya, apakah PMI yang sudah terlanjur pulang dan melakukan karantina mandiri juga akan dikarantina di hotel yang disediakan? Menannggapi pertanyaan tersebut, Dewa Rai mengaku untuk PMI yang sudah terlanjur pulang dan melakukan karantina mandiri tetap melakukan karantina mandiri di rumah namun dengan catatan harus disiplin. “Yang sudah terlanjur melakukan karantina mandiri diminta benar-benar disiplin. Satgas di tingkat desa/kelurahan diminta melakukan pengawasan dengan ketat,” ujarnya.
 
 Dikatakan sebelumnya tercatat sudah ada 215 PMI yang pulang kampung. Mereka tersebar di semua kecamatan. “PMI yang isolasi mandiri kami tegaskan untuk disiplin. Terkait bantuan, kami sudah serahkan berupa sembako untuk keperluan konsumi. Kita sudah drop ke rumahnya masing-masing,”tandas pejabat asal Klungkung ini.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Peringati HUT ke-81 RI, Pemkab Karangasem Gelar Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I ​Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar Upacara Pelepasan Pelacakan/Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu (15/8/2026) di Lapangan Dusun Pemuteran, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

AI Undiksha Baca Gelombang Otak untuk Petakan Emosi Manusia

balitribune.co.id I Singaraja - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) memperkenalkan riset kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengolah aktivitas listrik otak untuk mengenali kondisi emosi manusia. Teknologi tersebut dipamerkan dalam Buleleng Digital Expo (BDE) di RTH Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Rabu (19/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Musim Kemarau, Produksi Garam Tradisional di Pantai Yeh Malet Meningkat

balitribune.co.id I Amlapura - Musim kemarau dan cuaca yang cukup panas yang terjadi saat ini sangat sangat menguntungkan bagi produksi garam petani di Pantai Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem dan wilayah sentra produksi garam lainnya di Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

Pria 53 Tahun Diduga Perkosa Pelajar SMP, Dibujuk dengan Iming-Iming Uang Rp50 Ribu

balitribune.co.id I Singaraja - Satreskrim Polres Buleleng menahan seorang pria berinisial IKA (53) setelah diduga melakukan perbuatan  tidak senonoh terhadap seorang gadis dibawah umur. Perbuatan pelaku bahkan dilakukan hingga dua kali setelah sebelumnya gadis yang masih berstatus pelajar SMP itu dibujuk dengan iming-iming uang Rp50 ribu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Pasokan Energi di Flores, Pertamina Patra Niaga Alih Suplai dan Tambah Armada Mobil Tangki

balitribune.co.id I Malang - PT Pertamina Patra Niaga bergerak cepat memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi mengguncang wilayah tersebut.

Selain memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM), Pertamina juga menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan pengungsi yang terdampak bencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.