Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tiga Gubernur Terima Senpi dari Panglima TNI

SENPI
SENPI -- Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP., MSc., diapit Gubernur NTT Frans Lebu Raya (kiri) dan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, usai menyerahkan senpi laras pendek jenis P3A buatan PT Pindad (Persero) dari Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, di Ruang Sthana Yudha Makodam IX/Udayana, Denpasar, Kamis (10/8).

BALI TRIBUNE - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo diwakili Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP., MSc., menyerahkan senjata api laras pendek jenis P3A buatan PT Pindad (Persero) kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya di Ruang Sthana Yudha Makodam IX/Udayana, Denpasar, Kamis (10/8). Sedangkan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr Tuan Guru H Muhammad Zainul Majdi berhalangan hadir, karena dikabarkan sedang sakit.

“Saya selaku Pangdam IX/Udayana maupun pribadi mengucapkan selamat datang di Makodam IX/Udayana dan terima kasih kepada Gubernur Bali, NTB, NTT juga FKPD Provinsi Bali serta Kapolda Bali yang telah meluangkan waktu hadir pada acara penyerahan senjata api dari Panglima TNI ini,” ujar Pangdam, sebelum menyerahkan senpi dan jaket kepada kedua gubernur tersebut.

Penyerahan senpi berupa pistol ini kata Jenderal Komaruddin Simanjuntak, merupakan perintah Panglima TNI, yang penyerahannya dilakukan oleh para Pangdam kepada para gubernur se-Indonesia. Hal ini merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan kepada para gubernur setelah mengikuti rangkaian kegiatan pembekalan, latihan, dan pembaretan saat gelar latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI di Tanjung Datuk, Natuna, Kepulauan Riau, 19 Mei 2017 lalu.

Gelar latihan gabungan yang dihadiri Presiden Joko Widodo, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rachmayadi itu juga disaksikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Mendagri Tjahjo Kumolo dan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani serta 23 gubernur se-Indonesia.

“Tujuan diserahkannya senjata api berupa pistol ini adalah untuk menjaga keamanan dan melindungi diri para gubernur, selaku pemimpin atau Panglima tertinggi di daerah dari segala bentuk gangguan yang mengancam jiwa dan raga para gubernur saat bertugas,” jelas Pangdam, didampingi Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf J Hotman Hutahaean, SSos.

Izin kepemilikan senpi untuk tujuan menjaga keamanan dan melindungi diri ini hanya diberikan kepada pejabat tertentu, sesuai dengan Perppu Nomor: 20 Tahun 1960 tentang kewenangan perizinan yang diberikan menurut perundang-undangan mengenai senpi, dan mereka yang berhak memiliki senpi harus dipilih secara efektif dan selektif. Ada empat golongan, dimana seseorang berhak memperoleh izin kepemilikan senpi, yaitu jajaran TNI/Polri, anggota Perbakin, masyarakat yang lulus tes kepemilikan senpi di Polda dan disetujui Mabes Polri serta pejabat pemerintah, swasta, dan perbankan yang salah satunya adalah gubernur.

Dengan diserahkannya senpi kepada para gubernur, diharapkan agar selalu mengutamakan faktor keamanan, baik dalam penyimpanan maupun pembawaannya, karena senjata ini adalah barang yang harus dirawat dan dipelihara agar mempunyai usia pakai yang panjang. Kemudian dalam penggunaannya agar digunakan sesuai dengan prosedur dan dilengkapi administrasi kepemilikan senjata.

“Saya yakin para gubernur dapat membaca situasi, kapan senjata ini digunakan dan kapan senjata ini tidak digunakan.Apabila dalam penggunaannya para gubernur menemui kendala, agar segera dikoordinasikan dengan Korem setempat untuk mengatasinya,” saran Jenderal TNI bintang dua berkumis tebal, mantan Dandim 1611/Badung, Kasrem 163/Wira Satya, dan Aster Kasad itu.

Turut hadir dalam acara tersebut Kapolda Bali Irjen Polisi Dr Drs Petrus Reinhard Golose, MM., Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Stefanus Trimulyono, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, SE., MM., Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Inf Farid Makruf, MA., dan sejumlah pejabat teras di Kodam IX/Udayana dan Polda Bali, serta sejumlah undangan dari instansi terkait.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Diskominfo Tabanan Tegaskan Isu Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Adalah Hoaks

balitribune.co.id | Tababan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh beredarnya informasi palsu (hoaks) terkait isu pemadaman jaringan internet secara nasional selama tiga hari yang disebut-sebut dimulai pada 25 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click

Pedestrian Gajah Mada Dongkrak Bisnis Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah kawasan di Bali mulai melirik penataan ruang pejalan kaki dengan perbaikan jalur pedestrian, penataan kawasan, serta upaya pengendalian parkir liar. Setelah Pemerintah Kota Denpasar melakukan penataan di Kawasan Sanur, saat ini perhatian pemerintah tertuju pada Kawasan Heritage Gajah Mada untuk ditata kembali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.