Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tiga Pesilat Bali Perkuat Indonesia di Asian Games

Nyoman Yamadhiputra
Nyoman Yamadhiputra

BALI TRIBUNE - Tiga pesilat putra dan putri Bali dipastikan bakal membela tim nasional (timnas) pencak silat Indonesia pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, yang bakal dilangsungkan pada Agustus mendatang.

Menurut Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali, Nyoman Yamadhiputra, ketiga pesilat tersebut yakni satu pesilat laga putra kelas F, Komang Harik Adiputra, serta dua pesilat putri nomor Tunggal Ganda Regu (TGR) atau seni nomor ganda putri, Sang Ayu Sidan dan Dwiyanti.

“Kedua sudah resmi menghuni tim definitif pencak silat Asian Games Indonesia. Kepastian itu sudah kami peroleh beberapa pekan lalu. Dan kami menilai memang ketiganya pantas membela Indonesia di Asian Games,” ungkap Yamdhiputra, Minggu (10/6).

Penilaian pantas itu karena ketiga pesilat tersebut menurutnya, memiliki prestasi sangan bagus yakni penyandang juara dunia. Ketiganya menjadi terbaik di dunia, setelah juara di kejuaraan dunia silat yang digelar di Bali 2016 silam.

“Dan mereka dipastikan menghuni tim silat Bali setelah mengikuti Kejuaraan Silat di Belgia akhir tahun lalu. Jadi ketiganya memang memiliki peluang besar dalam memberikan medali emas untuk Indonesia di Asian Games nanti,” tambah pria yang juga Binpres KONI Bali itu.

Hanya saja, lanjutnya, ketiganya tetap harus menjaga performa terbaiknya saat melakoni latihan di tim definitf tersebut. Pasalnya, mereka nantinya bakal memperoleh saingan keras dari pesilat-pesilat tangguh rival Indonesia, yang datangnya dari para pesilat Vietnam.

Meski demikian, Yamadhiputra tetap optimis ketiganya bakal meraih juara di Asian Games, meski harus waspada dengan para negara rival. Pertimbangannya karena ketiganya memiliki pengalaman yang sangat bagus di event internasional, dan berprestasi. Kalau soal fisik sudah tak

diragukan lagi.

“Bali sendiri diwakili tiga pesilat di tim pencak silat Merah Putih, di bawah pesilat Jawa Timur yang diwakili empat pesilat, yang notabene daerah terbanyak memiliki wakil pesilat di tim pencak silat Indonesia,” pungkas Yamadhiputra.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pedestrian Gajah Mada Dongkrak Bisnis Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah kawasan di Bali mulai melirik penataan ruang pejalan kaki dengan perbaikan jalur pedestrian, penataan kawasan, serta upaya pengendalian parkir liar. Setelah Pemerintah Kota Denpasar melakukan penataan di Kawasan Sanur, saat ini perhatian pemerintah tertuju pada Kawasan Heritage Gajah Mada untuk ditata kembali. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Dalami Dugaan Pencurian Modus Hipnotis di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Dugaan tindak pidana pencurian dengan modus hipnotis yang oleh WNA  di wilayah Ubud didalami  m serius Satreskrim Polres Gianyar bersama Polsek Ubud. Bahkan secara marathon telah  telah melakukan penyelidikan selama  sepekan. Jejak kendaraan pelaku kini diidentifikasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.