Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Titik Rawan Longsor Ditanami Rumput Akar Wangi

Penanaman rumput akar wangi di Banjar Buangga, Desa Getasan Petang, Senin (26/11). Rumput ini diyakini mampu mencegah terjadinya tanah longsor.

BALI TRIBUNE - Sejumlah titik rawan longsor di Kabupaten Badung ditanami rumput akar wangi. Badan Penanggulangan Bencana Daeragh (BPBD) Badung meyakini tanaman ini mampu menahan longsor didaerah bertebing. Instansi ini bahkan mengalokasikan anggaran ratusan juta untuk kegiatan ini. Sejak Senin (26/11) kemarin, penanaman rumput akar wangi dilakukan di Banjar Buangga, Desa Getasan. Dan Selasa (27/11) ini dilanjutkan di Desa Pangsan, Kecamatan Petang. Kabid Pencegahan dan Kesiap Siagaan BPBD Badung I Wayan Netra yang dikonfirmasi, kemarin, menjelaskan bahwa rumput akar wangi ini sudah mulai ditanam sejak setahun lalu. Ada beberapa desa yang sudah ditanam tumbuhan ini. “Untuk tahap awal kita baru tanam per titik itu seluas 10 meter persergi atau satu are,” ujarnya. Untuk penanaman rumput akar wangi paling banyak dilakukan di wilayah Petang dan Abiansemal. Padalnya, dua wilayah di ujung utara gumi keris tersebut memiliki kerawanan longsor yang cukup tinggi dengan daerahnya yang berbukit dan berundag. “Rumput akar wangi ini kita tanam paling banyak di titik-titik rawan longsor di Kecamatan Petang dan Abiansemal,” kata Netra. Adapun beberapa titik di Petang yang sudah ditanami yakni, kawasan Pura Pucak Tedung, Desa Sulangai, Desa Pelaga dan Desa Belok Sidan. “Hari ini (kemarin, red) kita tanam di Banjar Buangga, Desa Getasan dan besok (hari ini) di Desa Pangsan. Per desa kita beri 1 are dulu, nanti kalau sudah berkembang baru dilanjutkan lagi,” terangnya. Dengan tanaman ini, pihaknya yakin mampu menahan tanah agar tidak amblas. Pasalnya, akar tanaman ini memiliki kekuatan ikat yang cukup baik untuk menahan tanah bertebing. “Di Petang itu ada 14 desa rawan longsor. Beberapa sudah kita tanamani, tapi ada yang belum. Begitu juga di Abiansemal,” katanya. Disinggung soal anggaran program penanaman rumput akar wangi ini, Netra menyebut hanya ratusan juta. “Anggarannya Cuma Rp 200 juta kok.  Yakni untuk pengadaan jaring sabut kelapa atau akar wangi itu,” tukasnya.  

wartawan
I Made Darna
Category

RGS Karangasem Juara Turnamen Bola Voli Bupati Karangasem Cup 2026

balitribune.co.id I Amlapura - Setelah berlangsung sejak tanggal 29 Agustus 2026 lalu, kejuaraan Bola Voli Bupati Karangasem Cup 2026 akhirnya berakhir dan ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Karangasem yang juga Ketua KONI Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa dan Ketua Pengkab PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) yang juga Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, pada Rabu (9/9/2026) malam, saat berlangsungnya babak Final.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kunjungan Wisatawan ke Desa Wisata di Badung Belum Merata, Empat Desa Masih di Bawah 1.000 Kunjungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pengembangan desa wisata di Kabupaten Badung masih menghadapi persoalan pemerataan kunjungan. Dari 568.582 kunjungan yang tercatat sepanjang Januari hingga Juli 2026, lebih dari 92 persen terkonsentrasi di enam desa wisata.

Baca Selengkapnya icon click

Enam Subak di Petang Dilanda Kekeringan, Pemkab Badung Kirim 3 Truk Tangki

balitribune.co.id | Mangupura - Kekeringan mulai mengancam sejumlah lahan pertanian di Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Sedikitnya enam subak terdampak akibat debit air irigasi yang terbatas dan distribusi yang belum mampu menjangkau seluruh areal persawahan, terutama kawasan hilir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wabup Tjok Surya Tinjau Rencana Restorasi Pura Penataran Pratisentana Ki Mantri Tutuan

balitribune.co.id | Semarapura - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, meninjau langsung kondisi Pura Penataran Pratisentana Ki Mantri Tutuan yang berlokasi di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kamis (10/9/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan rencana restorasi pada bangunan Pemedal dan Bale Kulkul pura tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Retribusi DTW Nusa Penida Tembus Rp300 Juta Per Hari

balitribune.co.id | Semarapura -  Penerapan pungutan retribusi pariwisata melalui program One Gate One Destination (OGOD) di Nusa Penida mulai menunjukkan hasil dari sisi penerimaan. Dalam sembilan hari pelaksanaan, 1–9 September 2026, penerimaan retribusi dari daya tarik wisata (DTW) disebut mencapai sekitar Rp2,7 miliar, dengan rata-rata sekitar Rp300 juta per hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.