Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Transformasi Birokrasi

Transformasi
Ida Bagus Adi Saputra

(alumnus Fisipol UGM dan Sekda Kabupaten Gianyar)

TRANSFORMASI birokrasi hingga ke akar akarnya sangat mendesak untuk dilakukan mengingat secara diakronis, genetika birokrasi Indonesia merupakan warisan birokrasi otoriter yang harus didekonstruksi ulang karena keberadaanya sudah tidak relevan lagi. Kharakteristik birokrasi otoriter tidak lagi dapat dipertahankan di era demokrasi saat ini karena cenderung memposisikan birokrasi sebagai abdi negara bukan abdi masyarakat. Konsekuensi dari pemahaman birokrasi sebagai abdi negara adalah terbentuknya birokrasi tanpa empati dan tidak bersifat melayani. Hal ini tentu saja bertentangan dengan hakekat birokrasi sebagai ujung tombak pelayanan publik.

Apabila ditempatkan dalam kerangka Revolusi Mental maka arti Kebangkitan Nasional bagi aparat birokrasi adalah melakukan transformasi mindset secara mendasar dari tradisi mengatur dan memerintah menjadi kebiasaan melayani publik dengan sepenuh hati dan empati tinggi. Apabila kita merujuk pada Kepmenpan Nomor 63/KEP/M.PAN/7/2003, tugas birokrasi pada intinya adalah pelayanan, entah itu pelayanan adminitratif yang menghasilkan bentuk dokumen resmi yang dibutuhkan oleh publik atau pelayanan barang serta pelayan jasa.

Pelayanan masyarakat sering disebut sebagai pelayanan umum yang oleh para ahli didefinisikan sebagai usaha seseorang atau kelompok orang atau instansi tertentu untuk memberi kemudahan kepada masyarakat dalam mencapai tujuan tertentu. Dengan kata lain, hakekat pelayanan publik adalah penciptaan kemudahan. Apabila layanan publik yang diberikan oleh aparat birokasi tidak menciptakan kemudahan maka hal itu bertentangan dengan hakekat pelayanan itu sendiri.

Pelayanan publik tidak terlepas dari administrasi publik yang meliputi pemberian jasa-jasa publik, urusan-urusan publik (kepentingan dan kebutuhan publik) serta pemberian pelayan yang adil dan tidak diskriminatif. Pelayanan birokrasi ini merupakan salah satu indikasi negara kesejahteraan yang maknanya ketersediaan pelayanan publik secara adil dan merata tanpa adanya diskrimasi.

Dalam negara demokrasi kharakteristik birokrasi otoriter tidak lagi dapat dipertahankan karena birokrasi hadir sebagai abdi negara bukan abdi masyarakat. Birokrasi otoriter akan melahirkan birokrasi yang hegemonik yang pada gilirannya akan menciptakan negara pejabat (officialdom). Birokrasi otoriter memerlukan perubahan struktur dan perilaku secara mendasar agar berkesesuaian dengan demokratisasi yang mengedepankan respect terhadap human right, kepolitikan plural, sistem multipartai, akuntabilitas dan transparansi.

Berbeda dengan birokrasi otoriter, birokrasi berkharakter demokrasi bertumpu pada kehendak rakyat karena rakyat berlaku sebagai panglima. Perubahan substansial birokrasi dari alat penguasa menjadi alat rakyat atau pelayanan publik hanya dapat dicapai melalui perubahan yang bersifat transformasional.

Transformasi birokrasi tidak hanya sekadar menyangkut perubahan struktural tetapi juga berkaitan dengan perubahan kultur sehingga transformasi birokrasi merupakan perubahan mendasar dan menyeluruh, kultur dan struktur, jiwa dan raga. Hasil akhir dari transformasi birokrasi ini adalah terbentuknya struktur dan kultur birokrasi yang dinamis dan mampu mengikuti perubahan sosial yang terjadi dengan dilandasi hakekat memberikan pelayanan publik yang maksimal.

Dengan turut terlibat dalam upaya transformasi birokrasi serupa ini maka aparat birokrasi akan memberikan makna terhadap Hari Kebangkitan Nasional secara berarti dan esensial. Apabila dilandasi oleh gerakan revolusi mental maka transformasi birokrasi yang terjadi akan berujung pada terciptanya birokrasi negara yang mudah menyesuaikan diri dengan dinamika masyarakat dan kreatif dalam melakukan perubahan. Ujung akhirnya adalah terciptanya birokrasi yang mampu melayani publik secara penuh empati dan bertangung jawab serta memiliki kemampuan inovasi tinggi.

wartawan
habit

Harga Tetap, Suzuki Beri Potongan Rp15 Juta untuk Pembelian New XL7 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT United Indobali (UIB), selaku main dealer Suzuki wilayah Bali, resmi meluncurkan New Suzuki XL7 di Level 21 Mall, Denpasar, Rabu (30/7/2026). Meski hadir dengan sejumlah penyegaran pada desain, fitur kenyamanan, hingga teknologi keselamatan, harga On The Road (OTR) mobil ini tetap stabil dibandingkan edisi tahun 2020.

Baca Selengkapnya icon click

Pendaftar Pilkel Badung Minim, Sobangan Hanya Miliki Satu Calon

balitribune.co.id I Mangupura - Tahapan pendaftaran bakal calon perbekel pada Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Badung resmi ditutup pada Selasa (28/7/2026).

Dari tiga desa yang menggelar pilkel, hanya Desa Munggu dan Desa Baha yang memiliki dua bakal calon, sementara Desa Sobangan baru diikuti satu pendaftar sehingga harus memasuki tahap perpanjangan pendaftaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Muncul Lagi, Satpol PP Badung Siapkan Sidak Aktivitas Waria di Kawasan Hiburan Canggu

balitribune.co.id I Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung berencana menggelar inspeksi mendadak (sidak) di kawasan hiburan malam Canggu, Kecamatan Kuta Utara, menyusul banyaknya laporan masyarakat dan wisatawan terkait aktivitas sejumlah waria yang dinilai mengganggu kenyamanan.

Baca Selengkapnya icon click

Polres Tabanan Pastikan Penyidikan Kasus Pengeroyokan Maling Ayam di Baturiti Jalan Terus

balitribune.co.id I Tabanan – Penyidik Polres Tabanan memastikan proses hukum terhadap kasus pencurian ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, tetap berjalan meski terduga pelaku pencurian atau maling ayam, KD alias S, telah meninggal dunia.

Di saat yang sama, penyidik juga akan tetap memproses pemeriksaan terhadap lima warga Banjar Juwuk Legi yang menjadi tersangka pengeroyokan KD alias S selaku terduga pencurian ayam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Baru Bebas dari Penjara, Residivis Narkoba di Tabanan Diciduk Lagi

balitribune.co.id I Tabanan – Seorang residivis kasus narkotika berinisial DGP alias G (28) harus kembali merasakan dinginnya sel tahanan meski baru menghirup udara bebas selama tiga bulan.

Pria yang menjadi target operasi (TO) ini dibekuk Satresnarkoba Polres Tabanan di pinggir jalan kawasan Kediri saat kedapatan membawa puluhan paket sabu dan ekstasi siap edar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.