Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tumpek Wayang di Jembrana, Persembahyangan, Sosialisasi Pembangunan PLTS hingga Aksi Bersih Sampah

Tumpek Wayang
Bali Tribune / TUMPEK WAYANG - Salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka peringatan Tumpek Wayang di Jembrana adalah pameran produk pertanian lokal Jembrana.

balitribune.co.id | Negara - Rahina Tumpek Wayang juga diperingati di Kabupaten Jembrana. Berbagai kegiatan dilaksanakan dari bersih-bersih sampah, persembahyangan bersama, sosialiasi rencana pembangunan PLTS di Desa Budeng hingga Pameran Hasil Pertanian Jembrana.

Rangkaian persembahyangan bersama dilaksanakan di Pura Kembar, Desa Budeng, yang dipimpin langsung oleh Sekda I Made Budiasa, dihadiri perwakilan Forkopimda Jembrana, Kepala OPD, Prebekel dan Bendesa, serta masyarakat setempat, Sabtu (10/10/2026). Sekda I Made Budiasa, yang membacakan sambutan Bupati Jembrana, salah satu rencana yang akan dikembangkan yakni pembangunan PLTS di Desa Budeng, pada calon lahan tambak tidak produktif seluas 89,0 hektare yang terdiri dari 20 hektare sebagai aset Pemerintah Provinsi Bali dan 69 hektare masih sertifikat Hak Milik.

Tentu, rencana ini perlu dipelajari secara saksama agar peluang pemanfaatan energi matahari dapat berjalan selaras dengan penggunaan lahan dan kebutuhan masyarakat. "PLTS memanfaatkan cahaya matahari untuk menghasilkan listrik. Pengembangan energi terbarukan dapat mendukung penyediaan energi yang lebih bersih dan membuka peluang kegiatan ekonomi. Namun, kapasitas pembangkit, teknologi, pembiayaan, serta sambungan dan pembelian listrik masih perlu ditentukan melalui kajian dan persetujuan pihak yang berwenang," ucapnya.

 Sesialisasi menurutnya merupakan bagian dari proses penyiapan rencana. Dokumen tanah, kesesuaian tata ruang, kondisi tanah tambak, aliran air, dampak lingkungan, dan kelayakan usaha dikatakannya harus dipastikan. "Perangkat daerah terkait agar berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali, PLN, serta instansi yang berwenang. Status dan batas aset harus jelas. Hak atau penggunaan lahan oleh pihak lain harus diperiksa. Saluran air dan fungsi lingkungan harus diperhatikan. Pilihan konstruksi tidak boleh ditetapkan hanya berdasarkan luas lahan yang tersedia," ungkapnya.

Masyarakat juga diajak menyampaikan kondisi yang diketahui di lapangan. Informasi mengenai genangan, saluran air, akses warga, penggunaan tambak, serta kegiatan yang menjadi sumber penghidupan sangat penting untuk penyusunan kajian. Jika ada kekhawatiran atau keberatan, sampaikan melalui forum ini dan saluran resmi yang disiapkan penyelenggara. Kepada tim yang menyiapkan rencana, saya meminta setiap masukan dicatat, dikaji, dan diberikan tanggapan. Libatkan penggarap dan pekerja tambak apabila ada, kelompok perempuan, warga rentan, serta unsur desa adat.

Informasi mengenai hasil kajian dan perkembangan rencana proyek tersebut menurutnya juga perlu disampaikan kembali kepada masyarakat dengan bahasa yang mudah dipahami. Pihaknya menyampaikan penghargaan kepada para petani, kelompok tani, dan pelaku usaha yang menampilkan hasil kerjanya pada pameran hasil pertanian. Dbalik setiap produk yang dipamerkan, menurutnya terdapat ketekunan mengolah lahan, merawat tanaman, menghadapi perubahan cuaca, dan menjaga mutu hasil panen. 

Selain persembayangan bersama, sebelumnya pada hari Jumat (9/10) Pemkab Jembrana meperingati Tumpek Wayang dengan Resik Sampah di sejumlah lokasi di Civic Center Pecangakan. Kegiatan Resik sampah tersebut melibatkan 210 peserta yang berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dari hasil kegiatan, sampah organik yang berhasil dikumpulkan sebanyak 240 kilogram, sedangkan sampah anorganik sebanyak 70 kilogram. Total sampah yang terkumpul mencapai 310 kilogram.

Selain itu, juga dilakukan pembagian ratusan tas ramah lingkungan kepada masyarakat dan pedagang di Pasar Umum Negara. Bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak swasta tersebut sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan.  masyarakat dan pedagang diharapkan membiasakan diri membawa dan menggunakan tas ramah lingkungan sebagai alternatif pengganti kantong plastik. Langkah sederhana ini menjadi salah satu upaya untuk mengurangi timbulan sampah plastik serta menjaga kebersihan lingkungan pasar.

wartawan
PAM
Category

KPK Dorong PAKSI Bali Perkuat Pendidikan Antikorupsi Berbasis Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Forum Penyuluh Antikorupsi Provinsi Bali (PAKSI Bali) untuk terus memperkuat peran masyarakat dalam membangun budaya antikorupsi. Hal tersebut disampaikan dalam Sarasehan PAKSI Bali yang membahas capaian kegiatan, pengembangan forum, serta penguatan kolaborasi pendidikan antikorupsi di daerah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan Kakaktua-Pattimura Dikebut, Pemkab Buleleng Kucurkan Rp2 Miliar

balitribune.co.id | Singaraja - Keluhan warga soal jalan rusak dan banjir di kawasan padat Kota Singaraja mulai mendapat penanganan serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelontorkan anggaran lebih dari Rp2 miliar untuk merevitalisasi Jalan Kakaktua dan Jalan Pattimura, Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.