Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wagub Sudikerta ; Untuk Yadnya Janganlah Berhutang

yadnya
Wagub Sudikerta sampaikan hakekat yadnya saat hadir meninjau ritual ngaben bersama yang dilaksanakan warga Desa Pakraman Luwus, Baturiti Tabanan akhir pekan lalu.

BALI TRIBUNE - Jika atas yadnya yang dilaksanakan meninggalkan hutang maka hal itu adalah persembahan yang bersifat nista. Selain itu, hutang karena yadnya akan menjadi beban bagi umat serta yang nantinya tidak akan mendatangkan kebahagiaan.
Demikian disampaikan Wagub Sudikerta saat menghadiri pelaksanaan ritual ngaben bersama yang dilaksanakan krama Desa Pakraman Luwus, Baturiti Tabanan, Jumat (11/8) lalu.
Menurut Sudikerta, melaksanakan yadnya secara bergotong royong akan jauh lebih baik ketimbang sendiri-sendiri dan bersifat jor-joran namun dipenghujung acara justru menimbulkan beban berupa hutang.
 “Yadnya yang dilakukan untuk menghaturkan upacara kepada leluhur, menghantarkan para leluhur menuju swarga loka jangan sampai meninggalkan hutang, gadai harta benda. Kalau upacara yang meninggalkan hutang itu merupakan upacara yang nista karena tidak membuat bahagia yang melaksanakan upacara tersebut,” ucap Sudikerta.
Dia menambahkan, yadnya yang dilaksanakan secara bergotong royong justru akan semakin mempererat persaudaraan dan sekaligus memperkecil biaya yang dikeluarkan secara pribadi.
"Upacara agama yang dilaksanakan secara massal sangat positif manfaatnya mengingat diselenggarakan secara gotong royong oleh krama  dan biaya yang dikeluarkan pastinya akan lebih murah namun tidak mengurangi nilai dan maknanya," ujar Sudikerta.
Lebih jauh Sudikerta menerangkan, ngaben sebagai  bagian dari ritual pitra yadnya (persembahan suci bagi arwah leluhur,red) merupakan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh umat Hindu di Bali.
Hal itu ungkap Sudikerta sebagai bentuk bhakti, penghormatan dan membayar hutang sebagai anak yang telah dibesarkan oleh para leluhur sebagaimana ajaran Tri Rna.
Pada kesempatan itu, Bendesa Desa Pakraman Luwus I Wayan Jedar Ariana mengucapkan terimakasih atas kehadiran Wagub Sudikerta ke kegiatan dimaksud. Ia menyebutkan, puncak acara ngaben secara bersama di Desa Luwus ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa (15/8) besok.
Bendesa Jedar Ariana menambahkan, ritual ini diikuti105 orang dengan rincian 77 orang berupa sawa dan sisanya 28 orang adalah ngelungah. Adapun biaya yang ditanggung oleh masing-masing peserta adalah Rp 5juta per-sawa.
,pada kehadirannya ke kegiatan ritual itu, Wagub Sudikerta didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Provinsi Bali, I Dewa Putu Mantra.

wartawan
release
Category

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuburan Tergerus Air Laut Pasang, Bangkai Paus Bungkuk Kembali Muncul ke Permukaan

balitribune.co.id I Negara - Dua hari setelah dikuburkan, bangkai paus bungkuk (Humpback Whale) yang sebelumnya terdampar dan mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, kembali muncul ke permukaan. Karena dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan, bangkai mamalia laut tersebut diminta dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengusaha Hiburan Malam Dideadline 30 Hari untuk Lengkapi Izin Mikol

balitribune.co.id I Singaraja - Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait maraknya tempat hiburan malam yang diduga tidak berizin, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng melakukan langkah pembinaan dan pengawasan ketat terhadap puluhan pengusaha hiburan di wilayah Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Pasar Mentigi Direvitalisasi, Pemkab Klungkung Siapkan Alun-alun Sampalan Jadi Tempat Relokasi

balitribune.co.id I Semarapura - Pemkab Klungkung terus berproses dalam persiapan revitalisasi Pasar Mentigi, Nusa Penida. Saat ini Pemkab Klungkung memprioritaskan penyediaan relokasi sementara bagi ratusan pedagang. Kawasan Alun-alun Sampalan kini dikebut untuk dijadikan tempat berjualan sementara agar aktivitas ekonomi tetap berjalan selama proses pembangunan pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.