balitribune.co.id | Denpasar – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, ngayah sebagai sangging dalam upacara Metatah Massal di Pura Agung Lokanatha Denpasar, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar ini menjadi wujud kebersamaan sekaligus gotong royong untuk membantu masyarakat melaksanakan ritual keagamaan.
Selain Metatah Massal yang diikuti 157 peserta, rangkaian acara ini juga mencakup upacara Menek Kelih untuk 107 peserta dan Mewinten Saraswati yang diikuti 35 peserta. Anggota DPD RI Dapil Bali, I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, juga hadir dan turut ngayah sebagai sangging.
Jaya Negara menyampaikan bahwa keterlibatannya merupakan bentuk pengabdian sekaligus dukungan untuk meringankan beban masyarakat dalam menjalankan yadnya.
"Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan dan gotong royong dalam meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan yadnya. Semoga seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan lancar dan mendapatkan kerahayuan," ujar Jaya Negara.
Ia menambahkan, metatah massal bukan sekadar kewajiban keagamaan, melainkan langkah penting untuk merawat tradisi, nilai Hindu, dan mempererat tali persaudaraan. Pemerintah Kota Denpasar pun berkomitmen terus mendukung kegiatan adat, agama, dan budaya Bali.
Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka, mengapresiasi partisipasi Wali Kota dan seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap prosesi ini dapat berjalan khidmat serta konsisten menjaga kelestarian adat dan budaya di Denpasar.