Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Waspada Gelombang Tinggi, Nelayan Diimbau Hati-hati Melaut

Sejumlah nelayan sedang menambatkan jukungnya di pesisir pantai.

BALI TRIBUNE - Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan akan terus terjadi dalam beberapa hari kedepan. Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar juga memprediksi terjadi angin kencang yang berpotensi menimbulkan gelombang tinggi. Oleh karena itu, masyarakat pesisir pantai khususnya nelayan diimbau berhati-hati bila melaut. Berdasarkan informasi prakiraan cuaca harian wilayah Bali yang dirilis Balai Besar Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, Rabu (20/6), kondisi cuaca hingga Jumat (22/6) besok diperkirakan berawan hingga hujan ringan. Suhu udara berkisar antar 21-33 derajat Celsius dengan kelembaban 60-95 persen. Angin umumnya bertiup dari arah timur-tenggara dengan kecepatan 8-38 km perjam. Di samping itu, tinggi gelombang laut di perairan utara Bali berkisar antara 0,25-2 meter. Sementara di perairan selatan Bali berkisar antara 0,75-3,5 meter. Di selat bali tinggi gelombang berkisar antara 0,5-3 meter. Sedangkan selat Lombok juga berkisar antara 0,5-3 meter. “Prediksi cuaca tiga hari ke depan berdasarkan pemodelan cuaca, kondisi cuaca di wilayah Bali secara umum berawan dan hujan ringan. Potensi hujan terdapat di Bali bagian tengah dan timur,” kata Kepala Bali Besar BMKG Wilayah III Denpasar, Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl. SEIS. Berkenaan dengan itu, pihak Bali Besar BMKG Wilayah III Denpasar mengimbau masyarakat agar mewaspadai tinggi gelombang laut mencapai 2,0 meter atau lebih di perairan utara Bali, Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan Samudera Hindia Selatan Bali. “Masyarakat nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari agar memperhatikan tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di sekitar wilayah perairan selatan Bali,” ujarnya. Ia juga meminta masyarakat selalu memperhatikan informasi BMKG, khususnya peringatan dari cuaca atau iklim ekstrem. “Informasi prakiraan cuaca akan terus kami update,” tegasnya. Terkait prakiraan cuaca ini, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung Putu Oka Swadiana juga mengeluarkan imbauan agar nelayan di gumi keris lebih hati-hati bila melaut. Pihaknya pun meminta nelayan memperhatikan imbauan dari BMKG. “Kami juga mengimbau seluruh nelayan di Badung supaya senantiasa memperhatikan peringatan yang dikeluarkan BBMKG. Sebab, hal itu penting demi menjaga keselamatan ketika sedang meluat,” ujarnya. Oka Swadiana menyatakan, nelayan memang sudah berpengalaman dengan cuaca dan kondisi di laut. Akan tetapi, imbauan ini tetap harus diperhatikan. Sebab, ini menyangkut keselamatan para nelayan sendiri. “Sebetulnya nelayan dengan pengalaman selama ini sudah paham kapan harus melaut dan kapan istirahat. Karena setiap tahun memang siklusnya seperti itu. Tapi sekali lagi kami tetap imbau agar nelayan memperhatikan peringatan BBMKG,”  tegasnya. 

wartawan
I Made Darna
Category

Pemkab Badung Bagi Wilayah Pengolahan Sampah, Kuta ke TPST Padang Sumbu dan Mengwi ke Mengwitani

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung membagi pengelolaan sampah berdasarkan wilayah untuk mengantisipasi penutupan permanen TPA Suwung mulai 1 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Badung I Made Agus Aryawan, mengatakan saat ini pengelolaan sampah di Badung dilakukan melalui dua skema utama.

Baca Selengkapnya icon click

Komisi IV DPRD Badung Evaluasi LKPJ 2025, Soroti Fasilitas Kesehatan dan Kabupaten Layak Anak

balitribune.co.id I Mangupura - Komisi IV DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja (Raker) bersama delapan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengevaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun Anggaran 2025, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Masih Ada Kawasan Kumuh di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia ternyata masih memiliki kawasan kumuh. Pemerintah berlambang keris ini bahkan sampai merogoh kocek bermiliar-miliar rupiah untuk menangani masalah kekumuhan wilayah ini.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Badung menyebut keberadaan kawasan kumuh sebagian besar tersebar di wilayah persewaan yang berkembang seiring pesatnya sektor pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click

Kolaborasi Bali Bangun PSEL Denpasar Raya, Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menandatangani perjanjian kerjasama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya. Penandatanganan tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (13/4).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seniman Fokus Berkarya, Bupati Badung Pastikan Hak Diterima Utuh Tanpa Potongan

balitribune.co.id | Mangupura - Di tengah tingginya ekspektasi terhadap kualitas seni daerah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengambil langkah tegas untuk menjamin transparansi distribusi dukungan bagi para seniman. Langkah ini diambil guna menghapus kekhawatiran adanya intervensi, potongan dana, hingga praktik tidak sehat yang kerap membayangi ruang kreatif pelaku seni di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

TPA Mandung Hanya akan Terima Sampah Residu, TPS3R Sadu Kencana Sudah Curi Start

balitribune.co.id I Tabanan – TPS3R Sadu Kencana di Desa Dauh Peken menyatakan kesiapannya mendukung kebijakan baru Pemkab Tabanan yang hanya akan menerima sampah residu di TPA Mandung mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Pengelola menyebut langkah itu sejalan dengan program edukasi pemilahan sampah dari rumah yang telah mereka rintis sejak 2023 lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.