Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wiryatama: Lawan Teroris, Gempur Ideologinya

Nyoman Adi Wiryatama
Nyoman Adi Wiryatama

BALI TRIBUNE - Ketua DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Adi Wiryatama, mengingatkan seluruh masyarakat di Pulau Dewata untuk senantiasa mewaspadai gerakan - gerakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan di daerah pariwisata ini. Pasalnya sebagai daerah pariwisata, Bali sangat rentan dengan isu keamanan.

Menurut politikus PDI Perjuangan asal Tabanan itu, salah satu gerakan yang patut diwaspadai saat ini adalah terkait gerakan kelompok teror. Apalagi yang mencengangkan, teroris tidak saja terus memperbanyak personilnya, namun juga memperkuat ideologinya.

"Mereka bahkan sudah masuk kampus. Tidak saja untuk merekrut anggota, tetapi mereka juga sedang memperkuat ideologinya dengan menyasar kaum intelektual di kampus," kata Adi Wiryatama, di Denpasar, Selasa (5/6).

Ia berpandangan, yang paling ditakuti sesungguhnya bukan soal jumlah kelompok teroris yang semakin banyak. Justru yang paling berbahaya adalah ketika ideologi kelompok ini terus menguat dan sudah menguasai masyarakat kalangan intelektual.

"Ini jauh lebih berbahaya. Karena itu, mengingat ini sudah menyangkut ideologi, maka untuk perang melawan teroris itu yang paling penting adalah menggempur ideologinya. Jika ideologi mereka mampu diobrak-abrik, maka dengan sendirinya mereka akan hilang," tegas mantan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini.

Bagi Adi Wiryatama, salah satu cara untuk melawan ideologi kelompok teror ini adalah dengan memperkuat nilai-nilai Pancasila yang menjadi ideologi negara. Nilai-nilai Pancasila, harus menjadi bagian dalam cara berpikir dan aktivitas keseharian masyarakat.

"Semakin kuat nilai-nilai Pancasila dibumikan, maka akan semakin sulit ideologi kelompok teror ini berkembang. Jadi ini salah satu cara untuk melawan kelompok teror, berperang dengan menggempur ideologi mereka," pungkas Adi Wiryatama, yang juga mantan Bupati Tabanan dua periode.

wartawan
San Edison
Category

DPRD Jembrana Tetapkan Dua Perda

balitribune.co.id | Negara - Setelah melalui proses pembahasana, DPRD Kabupaten Jembrana kini telah menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Kedua Perda anyar tersebut adalah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026 dan Perda Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Suara Tuhan di Rumah Rakyat

balitribune.co.id | Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali bergemuruh oleh lautan massa aksi pada tanggal 27 Agustus lalu. Di bawah terik matahari, gelombang demonstran yang datang dari berbagai daerah khususnya elemen warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mendatangi rumah wakil rakyat  membawa tuntutan tajam yang mencerminkan kejenuhan publik terhadap darurat rasuah di tanah air.

Baca Selengkapnya icon click

OJK: SMPN 9 Denpasar Raih Penghargaan Sekolah Implementasi KEJAR Terbaik Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Menorehkan prestasi terbaik, SMP Negeri 9 Denpasar meraih penghargaan sebagai Sekolah Implementasi Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Terbaik Nasional. Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kelelawar Bersarang di DPRD Gianyar, Sekretariat Undang Pawang

balitribune.co.id I Gianyar - Beragam upaya sudah dilakukan pihak sekretariat DPRD Gianyar untuk mengusir  ribuan kelelawar yang selama bertahun-tahun bersarang di Gedung DPRD.  Penyemprotan dan upacara kandas, kali   pawang kelelawar asal Banyuwangi,  Aan Sirojudi alias Abah Aan diundang khusus untuk mengusir kelelawar tanpa harus memusnahkannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.