balitribune.co.id | Denpasar - Rasa kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan keluarga besar Yayasan Dwijendra. Sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Yayasan Dwijendra menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali.
Bantuan tersebut diserahkan sebagai wujud nyata kepedulian keluarga besar Yayasan Dwijendra terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana. Bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus meringankan beban para korban dalam masa pemulihan pascabencana.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua Pembina, Ketua Pengurus, dan Ketua Pengawas Yayasan Dwijendra. Kegiatan tersebut juga melibatkan mahasiswa dan siswa Yayasan Dwijendra yang berasal dari NTT.
Selanjutnya, bantuan diserahkan kepada BPBD Provinsi Bali untuk diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak gempa bumi di NTT melalui mekanisme penanganan bencana yang terkoordinasi.
Ketua Pengurus Yayasan Dwijendra, Dr. I Nyoman Satia Negara, S.H., M.H., mengatakan aksi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Yayasan Dwijendra dalam menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat semangat gotong royong di lingkungan keluarga besar Dwijendra.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Yayasan Dwijendra kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujar Nyoman Satia Negara di Denpasar, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, kepedulian terhadap sesama merupakan salah satu nilai penting dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter. Karena itu, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan akademik, tetapi juga harus mampu menumbuhkan kepekaan sosial serta mendorong lahirnya aksi nyata yang memberikan manfaat kepada masyarakat.
Ia menilai, situasi bencana menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat rasa persaudaraan dan saling membantu, terutama kepada masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit.
Sementara itu, BPBD Provinsi Bali mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan Yayasan Dwijendra. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat, lembaga pendidikan, maupun organisasi dinilai memiliki peran penting dalam mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.
Penyaluran bantuan melalui BPBD Provinsi Bali diharapkan dapat memastikan bantuan diteruskan secara terkoordinasi dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak.
Aksi kemanusiaan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong masih menjadi kekuatan penting dalam menghadapi berbagai persoalan, termasuk ketika bencana melanda.
Yayasan Dwijendra berharap kepedulian sosial tersebut dapat terus tumbuh dan menginspirasi berbagai pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Seperti diketahui, Yayasan Dwijendra sendiri merupakan lembaga pendidikan yang menaungi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga pendidikan tinggi melalui Universitas Dwijendra.
Selain menjalankan fungsi pendidikan, Yayasan Dwijendra juga berkomitmen memberikan kontribusi dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, aksi kepedulian sosial, serta pelestarian nilai-nilai budaya Bali.