Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Yabes Harap Lawan PSMS Berjalan Sportif

kompetisi
Yabes Tanuri dan mitra kerja baru Bali United sepanjang musim kompetisi Liga 1 tahun ini.

BALI TRIBUNE - Laga perdana Bali United di ajang Liga 1, Sabtu (24/3) besok di Stadion Kapten I Wayan Dipta merupakan laga “ujian” bagi pengadil di lapangan, apakah akan menjunjung tinggi sportivitas dan fair play atau tidak. Sebab, lawan yang dihadapi Serdadu Tridatu adalah PSMS Medan, yang selama ini menjadi perhatian Ketum PSSI Pusat, Edy Rahmayadi.

“Tetapi saya tetap optimistis laga melawan PSMS Medan hari Sabtu bakal berlangsung fairplay dan sportif, memang selalu begitu yang ditanyakan, apakah nanti wasit adil memimpin pertandingan ataukah memihak,” ujar CEO Bali United, Yabes Tanuri, Kamis (22/3) di Denpasar.

Ditemui seusai memperkenalkan mitra kerja barunya, Yabes Tanuri mengatakan dirinya selalu berpikiran positif. Terlebih sekarang sudah ada Director referee (direktur wasit –red) yang baru, dari Jepang.

Diakuinya, jika direktur wasit asal Jepang yang tidak disebutkan namanya itu, merupakan sosok yang keras dan disiplin, didukung dengan pelatihan wasit yang begitu ketat dan bagus sehingga mampu menjadikan wasit benar-benar berkualitas.

“Kami percaya dengan semua itu, dan kami tidak mau berpikir negatif. Terpenting Bali United sudah benar-benar siap menghadapi PSMS Medan, dan saya berharap tim bisa memenangi laga nantinya,” terang adik kandung owner Bali United, Pieter Tanuri itu.

Menyoal target dan persaiangan secara umum di Liga 1 musim ini, pihaknya mengaku jika target terpenting tidak sampai degradasi atau setidaknya masih masuk top ten atau 10 besar. Namun harapannya Fadil Sausu dkk mampu meraih juara nantinya.

“Namanya harapan atau cita-cita kan harus setinggi langit. Jadi kami akan berupaya dan bekerja keras untuk meraih semua itu. Memang membutuhkan perjuangan keras, dan semua pihak seperti manajemen, tim pelatih sampai pemain memiliki komitmen itu,” imbuh Yabes Tanuri.

Sedangkan terkait persaingan, tak dipungkirinya Liga 1 kian bertambah tahun kian bertambah ketat. Sebab, sekarang ini dinilainya sepakbola Indonesia sudah bebas dalam merekrut pemain. Artinya, perekrutan pemain dilakukan kepada pemain-pemain yang berkualitas dan memiliki kesetaraan dengan pemain dunia.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nutug Karya di Pura Dalem Batununggul, Merawat Bhakti dan Tradisi Warisan Leluhur

balitribune.co.id I Semarapura - Rangkaian upacara piodalan di Pura Dalem, Desa Adat Dalem Setra Batununggul, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Piodalan yang bertepatan dengan Rahina Buda Kliwon Matal menjadi momentum penting bagi krama dalam melaksanakan kewajiban adat dan keagamaan, Rabu (26/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Ayam Potong Naik, Kini Rp45.000 per Kilogram

balitribune.co.id I Denpasar - Harga daging ayam di pasaran belakangan mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp45.000 per kilogram. Normalnya daging ayam berada dikisaran Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari minimnya populasi ayam siap panen hingga meningkatnya permintaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.