BALI TRIBUNE - Cuaca buruk yang terjadi sejak Minggu (12/8) siang di perairan Selat Bali, kembali mengakibatkan terganggunya penyeberangan lintas Jawa-Bali. Pelabuhan Gilimanuk maupun Ketapang sempat beberapa kali ditutup sementara lantaran gelombang tinggi disertai angin kencang. Penutupan pertama dilakukan Syahbandar pada Minggu (12/8) siang. Saat itu gangguan cuaca buruk membuat penyeberangan Jawa-Bali terhenti selama dua jam dari pukul 11.55 Wita.
BALI TRIBUNE - Sampai saat ini cuaca buruk disertai gelombang tinggi masih melanda wilayah perairan Selat Lombok, yang merupakan jalur penyeberangan kapal ferry dan kapal cepat dari Pelabuhan Padang Bai, Karangasem menuju Pelabuhan Lembar dan Gili Trawangan Lombok-NTB. Setelah hampir dua pekan ditutup karena cuaca buruk, pihak Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai sempat membuka rute penyeberangan kapal cepat pada tanggal 1-2 Agustus lalu.