Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pura Buka bukan Merajan

Ajik Sukarata menunjukkan bukti-bukti bahwa Pura Buka bukan merajan.

BALI TRIBUNE - Penganceng Pura Buka Ulun Siwi Subak Rum, yakni Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori Jero  Bongan Kauh, Tabanan dengan tegas menyatakan pura tersebut bukan merajan. Hal tersebut diungkapkan salah satu tokoh Jro Tegeh Kori, Bongan Kauh, I Gusti Putu Sukarata, Selasa (20/11), Kepada Bali Tribune, pria yang akrab disapa Ajik Sukarata ini mengaku prihatin terhadap pengklaiman oleh oknum tertentu bahwa Pura Buka Ulun Siwi Subak Rum yang berlokasi di Desa Senganan, Penebel tersebut merupakan tempat suci suatu keluarga atau umumnya disebut dengan merajan. Klaim tersebut berawal pada tahun 2012 silam, dimana pihaknya menemukan sebuah dokumen yang didalamnya memuat adanya oknum yang mengatasnamakan secara pribadi sebagai pemilik lahan atau duwen Pura Buka. Intinya dalam dokumen tersebut, Pura Buka dinyatakan sebagai merajan. Menurutnya, pada wewidangan pura yang seluas 1,465 hektare tersebut terdapat sumber air yang besar. Sumber air tersebut selama ini dimanfaatkan oleh sekitar 6.000 jiwa yang terdiri dari krama subak dan masyarakat di sekitarnya. Ringkasnya, Ajik Sukarata menyatakan bahwa sumber air tadi dan Pura Buka Ulun Siwi Subak Rum merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. "Seluruh wewidangan Pura Buka yang seluas 1,465 hektare tersebut diperkuat oleh surat Patok DD Hasil Klasiran Penyesuaian tahun 1977," imbuhnya. Terhadap penegasan bahwa pura tersebut bukan merajan, Ajik Sukarata kemudian memaparkan, secara tata letak pura ini memiliki konsep Tri Mandala. Pada bagian nista mandala terdapat bale pesandekan. Sementara pada bagian madya mandala satu pelinggih sebagai stana Ida Bethara Ratu Pengenter yang secara khusus disungsung oleh krama subak dimana krama subak ini dari berbagai soroh dan bukan dari sekelompok keluarga. "Kalau bukan dari soroh yang sama dan jika Pura Buka dianggap sebagai merajan, tentu krama subak yang terdiri dari berbagai soroh tidak akan mau ikut menyungsung Pura Buka," jelasnya. Selain pelinggih  Ida Ratu Pengenter tersebut, di zona madya mandala juga terdapat sebuah Bale Panjang, Bale Gong dan Pewaregan. Sementara pada bagian utama terdapat  empat pelinggih, yakni  sebuah padmasana, pelinggih Padma Kembar, pelinggih Meru tumpang lima dan pelinggih persimpangan Ida Bethara Danau Tamblingan. Selain juga terdapat bale pemujan dan pemiyasan. Tidak hanya itu, kata Ajik Sukarata, Pura Buka ini juga memiliki taman beji yang lokasinya masih di sekitaran area Pura Buka. Adanya taman beji ini membuat ia yakin bahwa Pura Buka bukan merajan karena menurutnya tidak umum merajan memiliki taman beji tersendiri. Ajik Sukarata menambahkan, terkait dengan persoalan yang kini sedang menghangat khususnya adanya pengklaiman kepemilikan lahan pura oleh oknum tertentu,  Ajik Sukarata berharap pihak pemerintah baik Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bali ataupun Pemerintah Pusat agar bisa membantu mengembalikan aset Pura Buka. Terlebih di dalamnya ada sumber air yang dimanfaatkan oleh ribuan jiwa di sekitar pura tersebut.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pedestrian Gajah Mada Dongkrak Bisnis Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah kawasan di Bali mulai melirik penataan ruang pejalan kaki dengan perbaikan jalur pedestrian, penataan kawasan, serta upaya pengendalian parkir liar. Setelah Pemerintah Kota Denpasar melakukan penataan di Kawasan Sanur, saat ini perhatian pemerintah tertuju pada Kawasan Heritage Gajah Mada untuk ditata kembali. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Dalami Dugaan Pencurian Modus Hipnotis di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Dugaan tindak pidana pencurian dengan modus hipnotis yang oleh WNA  di wilayah Ubud didalami  m serius Satreskrim Polres Gianyar bersama Polsek Ubud. Bahkan secara marathon telah  telah melakukan penyelidikan selama  sepekan. Jejak kendaraan pelaku kini diidentifikasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelantikan Dua PAW Anggota DPRD Gianyar Ditarget Oktober

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah prosesi Pengabenan berjalan Proses Pergantian antar Waktu ( PAW)  dua anggota DPRD Gianyar langsung berproses. Alm IGN Yasa digantikan I Made Wardana dan Alm I Wayan Gede Sudarta digantikan I Kadek Era Sukadana. Pelantikan dan pengambilan sumpah ditarget bulan Oktober 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Pohon Sawit di Jalan Depan Kantor BPD Bali bakal Diganti

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan melakukan peremajaan dan mengganti sekitar sepuluh pohon sawit di Jalan Gunung Batur, pusat Kota Tabanan atau Singasana. Peremajaan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya serta menjaga keamanan jaringan kabel utilitas udara yang mulai tersentuh dahan pohon

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.