Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

Kebun kakao
Bali Tribune/ DILANTIK - Puluhan pejabat yang telah dilantik pekan lalu di tengah areal perkebunan kakao diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Tidak seperti pada pelantikan pejabat pada umumnya yang dilakukan di ruangan refresentative berAC, pelantikan puluhan pejabat tinggi pratama (eselon II), administrator (eselon III) dan pengawas (eselon IV) tersebut justru dilaksanakan di tengah areal kebun kakao milik I Ketut Sudomo yang terletak di Banjar Moding, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya pada Kamis (2/1/2026) lalu. Kebun kakao sengaja dipilih sebagai simbol agar pejabat yang dilantik tidak terlepas dari realitas kehidupan masyarakat di Jembrana.

Bupati Kembang Hartawan dikonfirmasi Minggu (4/2026) menyebut kakao merupakan salah satu komoditas sektor pertanian Jembrana khususnya perkebunan yang merupakan komoditas unggulan daerah hingga ke pasar ekspor diberbagai negara dan menjadi penopang perekonomian masyarakat Jembrana. Dengan melaksanakan pelantikan di tengah kebun tersebut, menurutnya pemerintah daerah ingin menegaskan komitmen membangun birokrasi yang membumi dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.

Pihaknya kembali mengingatkan seluruh birokrat khususnya di lingkup Pemkab Jembrana kini tidak hanya sebatas menjalankan tugas administrasi, namun harus memikirkan kondisi yang dihadapi oleh rakyat. Kedepan tidak lagi hanya berpikir urusan-urusan klasik administratif saja, itu harus sudah clear sekarang. Jadi sekarang, bagaimana memikirkan isi perut masyarakat, bagaimana memberdayakan ekonomi masyarakat khususnya para petani, nelayan, buruh dan lainnya, ungkap Bupati Kembang.

Bupati Kembang yang didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) dan Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi menegaskan, pengisian dan pengukuhan jabatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pihaknya pun menegaskan pengisian jabatan ini dilakukan secara objektif sesuai kompetensi yang dimiliki. 

Pejabat yang dilantik tersebut yaitu, 8 orang Pejabat Tinggi Pratama, 44 orang Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas sebanyak 42 orang. Dengan total keseluruhan sebanyak 94 orang yang dilantik pada mutasi di awal tahun 2025 sekaligus mutasi pejabat ke empat kalinya setelah Pilkada Jembrana 2026. Pejabat peraih ranking pertama dalam seleksi terbuka pengisian 4 eselon II yang digelar pada akhir tahun 2025 lalu yang dilantik diantaranya I Gede Gus Diendi sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Jembrana, I Gusti Made Wijaya sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jembrana, Ida Bagus Ketut Budi Aryana sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Jembrana dan terakhir Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana. 

Selain itu empat Pejabat Tinggi Pratama lainnya diangkat dalam jabatan yang sama mengacu pada Perda SOTK, dimana terdapat 4 OPD/Dinas yang digabung atau dirampingkan menjadi 2 OPD/Dinas dan 1 Organisai Perangkat Daerah (OPD) /Dinas yang dilebur kedalam 2 OPD/Dinas.  Diantaranya, Dewa Gede Ary Candra sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Jembrana, I Wayan Sudiarta sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perhubungan Jembrana.

Sedangkan Ni Kadek Ari Sugianti dikukuhkan sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jembrana, dan dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Sosial Jembrana. Posisi Direktur RSU Negara kini dijabat oleh dr. I Gusti Agung Putu Arinsantha menggantikan dr. Ni Putu Eka Indrawati yang bergeser sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Jembrana. 

 

wartawan
PAM
Category

Hingga Agustus 2026, Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang 

balitribune.co.id | Mangupura - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat pelayanan kepada 15,5 juta penumpang pada periode bulan Januari hingga Agustus 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 10 juta penumpang rute internasional dan 5,5 juta penumpang domestik. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Truk Kontainer Terjun ke Dasar Sungai Yeh Bakung

balitribune.co.id | Tabanan - Sebuah truk kontainer berpelat L 9233 UX terjun ke dasar sungai usai banting setir demi menghindari mobil boks di Jembatan Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat.

Insiden lalu lintas yang terjadi pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 13.30 Wita tersebut mengakibatkan satu korban jiwa dan menyebabkan pengemudinya luka-luka.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Toko di Tabanan Terciduk Jual Rokok Tanpa Cukai

balitribune.co.id | Tabanan - Sebanyak tiga dari delapan toko kelontong di Kabupaten Tabanan kedapatan menjual rokok berbagai merek tanpa dilekati pita cukai resmi. Temuan rokok bodong tersebut terungkap saat tim gabungan dari Kantor Bea Cukai dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan menyisir kawasan pemukiman di Desa Bongan dan Desa Kediri, Rabu (30/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemulangan Jenazah PMI dari Taiwan Tunggu Proses Investigasi

balitribune.co.id | Negara - Sampai saat ini belum ada kepastian mengenai jadwal pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) I Made Pariana (49) yang meninggal dunia di Taiwan pada Sabtu (19/9/2026) lalu. Proses pemulangan jenazah masih menunggu penyelesaian proses investigasi oleh pihak berwenang setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Estuary Dam Suwung Surut, PDAM Tirta Mangutama Terancam Krisis Air Baku

balitribune.co.id | Mangupura - Kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air baku untuk produksi air bersih di Kabupaten Badung. Kondisi tersebut terlihat dari menyusutnya muka air di Estuary Dam Suwung yang menjadi salah satu sumber bahan baku utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.