Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasokan BBM Mulai Pulih, BI Bali Pastikan Dampak ke Inflasi dan Ekonomi Terbatas

BI
Bali Tribune / Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Achris Sarwani

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mengapresiasi langkah cepat Pertamina dan Pemerintah Daerah dalam mempercepat pemulihan pasokan serta distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali. Sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat guna memastikan kelancaran aktivitas ekonomi serta stabilitas harga barang dan jasa.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Achris Sarwani, menyampaikan bahwa dengan kedatangan pasokan BBM tambahan dan optimalisasi distribusi yang sedang berjalan, antrean kendaraan di SPBU diyakini akan berkurang secara bertahap.

"Kecepatan dan keberhasilan langkah pemulihan yang dilakukan Pertamina diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Sinergi seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat untuk menjaga kelancaran distribusi BBM dan keberlangsungan aktivitas ekonomi di Bali," ujar Achris Sarwani dalam keterangannya di Denpasar, Selasa (13/10/2026).

Berdasarkan pemantauan BI Bali, keterbatasan BBM dalam beberapa hari terakhir sempat berdampak pada mobilitas masyarakat dan wisatawan. Hambatan terjadi pada sektor layanan transportasi wisata, penjemputan tamu hotel, hingga keterlambatan pengiriman bahan operasional harian seperti makanan, minuman, dan jasa laundry.

Kendati demikian, BI mencatat kegiatan dunia usaha secara umum tetap berjalan dan tidak menunjukkan adanya gangguan signifikan terhadap perekonomian daerah secara keseluruhan.

Berdasarkan hasil simulasi Bank Indonesia, keterbatasan BBM yang berlangsung 3–5 hari diprakirakan berdampak sekitar 0,014% terhadap pertumbuhan ekonomi Bali, dan meningkat menjadi 0,019% jika berlangsung hingga 7 hari. Keterbatasan pasokan selama 3–5 hari berdampak sekitar 0,010% terhadap inflasi, dan mencapai 0,018% jika berlangsung selama 7 hari.

Mengingat proses normalisasi pasokan tengah berlangsung, BI memperkirakan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi maupun inflasi daerah tetap terbatas dan bersifat sementara.

Dari sisi harga kebutuhan pokok, hasil pemantauan BI di sejumlah pasar tradisional menunjukkan bahwa pasokan pangan relatif terjaga dan harga komoditas utama masih stabil. Stok bahan pangan yang mencukupi menahan munculnya tekanan harga secara meluas, meskipun terdapat potensi kenaikan biaya logistik jangka pendek.

Untuk mengantisipasi gejolak lebih lanjut, BI Bali mengimbau penguatan komunikasi publik secara berkala guna memberikan kepastian informasi kepada masyarakat. Hal ini penting untuk menjaga ketenangan warga serta mencegah aksi pembelian berlebihan (panic buying).

Selain penanganan jangka pendek, BI juga mendorong percepatan langkah jangka menengah dan panjang, salah satunya dengan memperkuat penggunaan kendaraan listrik (EV) demi efisiensi energi dan kelestarian lingkungan Bali.

"Bank Indonesia bersama TPID akan terus memperkuat koordinasi dan pemantauan terhadap perkembangan pasokan BBM, harga pangan, serta kelancaran distribusi barang dan jasa demi menjaga stabilitas ekonomi Bali," tutup Achris.

wartawan
ARW
Category

Pasokan BBM Mulai Pulih, BI Bali Pastikan Dampak ke Inflasi dan Ekonomi Terbatas

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mengapresiasi langkah cepat Pertamina dan Pemerintah Daerah dalam mempercepat pemulihan pasokan serta distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali. Sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat guna memastikan kelancaran aktivitas ekonomi serta stabilitas harga barang dan jasa.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Polda Bali Kerahkan Personel Amankan Antrean BBM

balitribune.co.id | Denpasar - Merespons situasi antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di wilayah Bali, Polda Bali bersama jajaran Polres dan Polsek menerjunkan ratusan personel mengamankan dan mengatur lalulintas di lapangan, Selasa (13/10/2026). Di lapangan personel berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan instansi terkait.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seribu KK Lebih Terdampak Kekeringan di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Kekeringan di Jembrana dampaknya semakin dirasakan. Menyusutnya air dari hulu mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih. Seribu kepala keluarga (KK) lebih beberapa bulan terakhir hanya berharap dari distribusi bantuan air bersih instansi terkait. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Tiga Warga Buleleng Meninggal Gara-Gara Rabies, Dinkes Soroti Rendahnya Kesadaran Penanganan Gigitan

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman rabies di Kabupaten Buleleng masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) tercatat cukup tinggi, dengan tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Minimnya pelaporan setelah gigitan dan ketidakpatuhan menjalani vaksinasi menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng dalam memperkuat upaya pencegahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.