Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

AAJI Gelar “Digital and Risk Management in Insurance 2018”

AAJI
AAJI – (dari kiri ke kanan) Hizbullah, Christine Setyabudhi, Semuel Abrijani Pangerapan, Riswinandi, Hendrisman Rahim, dan I Gusti Agung Rai Jentayu, di sela kegiatan “AAJI-DRiM 2018” di Nusa Dua.

BALI TRIBUNE - ASOSIASI Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menggelar rangkaian acara puncak selama dua hari (22-23 Februari 2018), sekaligus sebagai penutup kegiatan “Digital and Risk Managemet in Insurance” (DRiM) 2018 yang baru pertama kali dilaksanakan.

Mengusung konsep seminar internasional dan exhibition, acara ini merupakan lanjutan rangkaian kegiatan perdana guna merespon cepatnya perkembangan teknologi digital serta bagaimana memitigasi risiko yang terdapat di dalamnya. Diikuti lebih dari 500 peserta, seminar dan exhibition, DRiM menandakan wujud nyata komitmen AAJI dalam memajukan industri asuransi jiwa dengan pemanfaatan aplikasi teknologi digital.

Acara puncak kegiatan DRiM dengan format seminar dan exhibition ini dihadiri oleh para insan perasuransian dan dibuka oleh Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Riswinandi. Hal ini merupakan bentuk dukungan OJK terhadap upaya industri dalam memastikan “awareness” para pelaku perasuransian dalam mengelola risiko terkait teknologi digital.

Dari sisi industri, persiapan dalam penerapan transformasi digital masih perlu ditingkatkan. Hal ini merujuk pada data dari “The Microsoft Asia Digital Transformation: Enabling The Intelligent Enterprise” yang menyebutkan bahwa sebanyak 90 persen pebisnis di Indonesia menyatakan perlunya melakukan transformasi digital untuk mendukung pertumbuhan perusahaan. Namun dari jumlah tersebut, hanya 27 persen di antaranya yang mengaku sudah mempunyai strategi yang menyeluruh guna menyambut transformasi digital.
Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI) dan Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim mengatakan, pihaknya sengaja melanjutkan rangkaian kegiatan DRiM yang dibuka di Jakarta, 24 Januari lalu dengan menggelar seminar internasional dan exhibition. Acara puncak ini diselenggarakan dengan menggandeng pembicara berkelas dunia, seperti Scott Bales yang berbicara mengenai “Consumer of The Future 2023”, Prof Rhenald Kasali membahas “Facing The Disruption Era”, serta Dr Antonius Alijoyo memamparkan “Enterprise Risk Management in Digital Environment.

Hal ini diyakini semakin meningkatkan kemampuan industri dalam menjawab kebutuhan konsumen yang terus berubah, meningkatkan penetrasi asuransi, dan memberikan nilai tambah dalam memajukan pertumbuhan industri asuransi. Pihak AAJI juga mengundang beberapa universitas di Bali untuk memperkenalkan industri asuransi melalui perkembangan digital kepada para mahasiswa, hal ini dimaksudkan agar generasi muda tidak hanya melek digital namun melek keuangan dari sejak dini sehingga berguna untuk kelangsungan dan kesejahteraan masa depannya kelak.
Christine Setyabudi selaku Ketua Panitia DRiM menambahkan, dengan fungsi teknologi yang borderless, sudah saatnya hal tersebut mendekatkan semua pihak, terutama para pelaku industri kepada para nasabah dan masyarakat luas. “Semoga semangat peningkatan literasi asuransi nasional ini akan sampai kepada seluruh masyarakat, dan perkembangan teknologi informasi digital akan turut mempercepat proses pertumbuhan kesadaran berasuransi bagi seluruh masyarakat Indonesia,” harap Christine.

Turut hadir, Semuel Abrijani Pangerapan (Dirjen Aptika Kominfo RI), Hizbullah, (Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara), dan I Gusti Agung Rai Jentayu (Kepala Bagian Sarana Perekonomian, Biro Perekonomian Pemda Bali).

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Polres Gianyar Ungkap 30 Kasus Kejahatan, Dua Kasus Libatkan WNA

balitribune.co.id | Gianyar - Polres Gianyar mengungkap 30 kasus tindak pidana sepanjang September 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 33 tersangka. Pengungkapan dilakukan Satreskrim Polres Gianyar bersama jajaran Polsek dan disampaikan dalam konferensi pers di Mapolres Gianyar, Selasa (29/9/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Enam Hari Pencarian Adimas Nihil, Operasi SAR Masuki Batas Akhir

balitribune.co.id | Singaraja - Enam hari sudah Tim SAR Gabungan memburu jejak Gede Adimas Raditya Wibawa (11), bocah yang terseret arus di Pantai Gerokgak, Buleleng. Namun hingga Selasa (29/9/2026), pencarian belum menemukan titik terang. Keberadaan korban masih misterius.

Baca Selengkapnya icon click

Pekerja Bongkar Persoalan di Balik Mekanisme Pengupahan Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Perdebatan mengenai Upah Minimum Provinsi (UMP) Bali 2027 tidak berhenti pada soal besaran kenaikan upah. Di balik proses penetapan upah, serikat pekerja menyoroti persoalan keterwakilan buruh dalam Dewan Pengupahan hingga minimnya dukungan anggaran untuk sektor ketenagakerjaan.

Persoalan tersebut terungkap dalam audiensi Aliansi Semeton Pekerja Bali Bersatu dengan Komisi IV DPRD Bali, Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasar Kreneng Akan Dibangun Ulang, Pemkot Denpasar Bidik Anggaran Rp140 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menyiapkan revitalisasi total Pasar Kreneng di Desa Dangin Puri Kangin, Denpasar Utara. Pasar yang telah berusia lebih dari 30 tahun itu direncanakan dibongkar dan dibangun kembali dengan konsep baru yang menggabungkan area perdagangan, basement mezzanine, serta penataan lingkungan di sekitarnya.

Baca Selengkapnya icon click

TPAKD Badung Ingatkan Warga Kuta Waspadai Ancaman Pinjol Ilegal

balitribune.co.id | Mangupura - Pinjaman online (pinjol) ilegal tidak hanya berisiko menjerat masyarakat dalam persoalan utang, tetapi juga dapat mengancam keamanan data pribadi. Ancaman, intimidasi hingga penyalahgunaan data menjadi sejumlah risiko yang perlu diwaspadai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.